DIKTUM KETIGA
Diktum Instruksi / Penetapan
yang mensmpati tidak memperkenankan penirai DJKtrl masui k-e orirl vrng ,krn dinilail. oalam rangka penilaian aset, jika su*ei tisi[ aset tidak dapat drlakukan maka dengan sendirinya penilaian tidak dapat dilaksaiat<an. Catatan atas Laporan l(euangan .l 62 Kebijakan Fiskal. Adapun estimasi besaran kewajiban kontinjensi untuk tahun 2009 yang dialokasikan dalam ApBN.p TA 2009 sebesar Rp1.0Q0,000,000,000, namun tidak terealisasi, Terdapat ketidakpastian atas waktu dan jumrah kewajiban yang mungkin timbul terkait dengan penjaminan kepada pT pLN (persero). kewalfuan Pemerintah kepada kreditur PT PLN (persero) baru akan timbut jika pT pLN (Persero) tidak dapat memenuhi kewalibannya/gagal bayar. Terjidinya gagat bayar PT PLN (Persero) tergantung dengan kondisi keuangan pT pLN (Persero). Untuk memperkirakan terjadinya gagal bayar, digunakan rast. clci lconsolidated lntercst coverage fratiol dan DSCR (DeDr servrce Coverage Ratiol. sesuai dengan PMK 44 Tahun 2008, apabila terladi gagal bayar, pemerinrah sebagai penlamin akan membayar kewaliban kepada kreditur pT pLN (Perserol selumlah utang yang jatuh temp0. Kewajiban yang dibayarkan Pemerintah tersebut akan diperhilungkan sebagai piutang pemerintah kepada PT PLN (Perserol. Berdasarkan PMK Nomor 44 Tahun 2008 tentang persyararan dan Pelaksanaan Pemberian Jaminan pemerintah untuk percepatan pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Yang Menggunakan Batubara, Direktur Jenderal Pengelolaan Utang ditunjuk sebagai Kuasa penggunaan Anggaran (KpA) dalam kegiatan penjaminan Pemerintah pada proyek percepalan pernbangunan pembangkit listrik 10.000 MW berbahan bakar batubara oleh PT PLN (Persero). a Jaminan Pcmhangunan Proyck Monorail Jakarta Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor r03 Tahun 2006 tentang pembenan Jaminan Pemerintah untuk Pembangunan proyek Monorair Jakarta yang ditetapkan tanggal l3 Desember 2006, pemerintah memberikan jaminan melalui mekanisme APBN terhadap'pembangunan proyek Monorail Jakarra yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui kerja sama dengan Badan Usaha. Jaminan diberikan sebesar 50% dari shortfall atas baras penumpang minimum sebanyak 160.000 penumpang per hari atau 50yo dari nilai maksimum sebesar us[)22,500.000 pertahun serama rima tahun. Jaminan berlaku efektif selak tanggal r5 Maret 2007 untuk jangka waktu 36 bulan. Apabila ketentuan dimaksud tidak dapar dipenuhi, maka berdasarkan PMK Nomor 30lpMK.02/2007 pemberian jaminan dinyatakan batal dan tidak berlaku. Sampai pertengahan tahun 200g, investor proyek Pembangunan Monorail Jakarta belum berhasil mendaparkan fasiliras pembiayaan Vinancial e/osel sesuai dengan perjanjian perjasama yang telah ditandatangani bersama dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta. ierkait dengan hal tersebur, terdapal kemungkinan proyek ini akan dirinjau kembari oleh pihak'pihak terkait. Mengingat har tersebur, unruk tahun 200g diperkirakan belum ada risiko fiskar terkait dengan proyek ini karena proyek monorail belum beroperasi pada tahun 200g mendatang. Catatan atas Laporan l(euangan .l 64 lfpgg [gt-1g.T lrryilntah Pusat_Tahr rn 200 I 14 r.! iu d dan THT lunlunded liabilityl THT adalah pos belanja yang dialokasikan unruk memenuhi kewajiban Pemerintah dalam rangka penyesuaian perhitungan besarnya manfaat THT PNS dan Hakim. Pada Laporan Keuangan PT TASPEN (program THT) Tahun 200g diungkapkan bahwa terdapat Piutang PSL Pemberi Kerla atas THT yang diestimasi, akibat kenaikan gaji pokok PNS tahun 2007,2008 dan 2009 dengan rincian sebagai berikut: Uraian Jumlah (Rp) PSL Pemberi Kerja akibat PP 912007 1 .639.066.23 r .444 PSL Pemberi Kerja akibat PP '14,2008 Perubahan gali pokok 2.451 .864.039.858 Perubahan tingkat bunga tahun 2008 93.946.230.524 Jumlah 2.545.8 1 0.270.382 !!!!qmberiKerla akibat PP 812009 Perubahan gaii pokok 3.026.994,536.01 0 Perubahan ti4gkat bunga tahun 2008 128.761.758.479 Jumlah 3.1 55.756.294.489 Total 7.340.632.796.3 t 5 Atas Utang Kepada [)ana Pensiun dan THT lunfunded liabilityl tersebut, pT TASPEN (Perserol telah menyampaikan surat nomor SBT.37lDir. I l20l 0 ranggal g April 2010 hal penyelesaian Utang Kepada Dana Pensiun dan THT (unfunded liability) Pemerintah akibat kenaikan gaji pokok PNS rahun 2007, 2008, dan 2009 kepada PT TASPEN (Perserol. Dalam menanggapi surat tersebut, Dirjen Anggaran bersama Ketua BApEpAM LK melalui Nota Oinas Bersama kepada Menteri Keuangan Nomor ND-370/AG/20r0 - ND.45/BL/201 0 pada huruf d menyatakan bahwa sesuai prinsip pertanggungiawaban Pemerintah atas kelangsungan penyelenggaraan program THT PNS, dan prinsip "conpliance", maka untuk kepentingan penyusunan laporan keuangan program THT PNS Tahun Buku 200g, pemerintah perlu menyatakan bertanggungjawab atas kewajiban yang timbul tanpa harus secara langsung menyebutkan besarannya sampai dengan disepakatinya besaran kewajiban berkenaan. Utang Kepada Dana Pensiun dan THT lunfunded tiahilityl sebesar Rp7.340.632.796.315 merupakan esrimasi sepihak oreh pT TASPEN (persero), belum bersifat definitif. Pemerintah sedang melakukan perhitungan ulang dan verilikasi sehingga angka tesebut dapal berubah sesuai hasil verifikasi Pemerintah. Pemerintah juga sedang merakukan evaluasi secara komprehensif terhadap program THT untuk menjamin penyelenggaraan yang berkelanjutan berdasarkan best practices yang berkeadilan dan akuntabel. Penyelesaian Utang Kepada t)ana pensiun dan THT lunlunded tiahitityl tersebut akan disesuaikan dengan perhitungan ulang oleh pemerintah dan ditetapkan dalam APBN pada tahun.tahun yang akan datang. Calatan atas Laporan Keuangan .166. lullllltlle$ PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Pmtdnlrh Purat Tahrrn 200g (Auditeol C.4. KEJAOIAN PENTING SETETAH TANGGAI. PEI.AP()RAN lolctiran =P!ll Crdrnnan SubridilPS0, Danr Cadannan pMN, drn ornr 9adrnpan DBH Drnr Ctdrngrn Disrlurkrn kcprda Disctorhn kc Krs Totll Pihrk srrmpaidenganLKPPTahun200ginidisusun,dariroralRplg.6g6.50l .t3z.l1zdana cadangan subsidi/PS0 dan dana cadangan DBH (lihat catrtsn c.2.26. Asct lainnya. Ona yang Dibttasi Pcngganaannya) yang telah disalurkan kepada pihak ketiga srbesar Rp13.582.041.879.038 dan disetorkan ke Kas Negara sebesar Rp6.090.096.302.655. Dengan demikian, masih terdapal ,rtoo sebesar Rpi4.032.115.059 yang merupakan subsidi pangan program Raskin (ps0 perum Brrlog) tahun anggaran yang lalu. Rincian dana cadangan yang disalurkan kepada pihak keriga, disetorkan ke Kas N,rgara, saldo adalah sebagai berikut (dalam Rp): Subsidi Premium .d!lj4!rty",rJi..h Subsidi Subsidi LPG Subsidi Panorn Suhsidi Benih _ _:*- --- _ -"---, -- -- - . - $rqfi-lcp_qrL ". $1.!qiail_e.q!!_ . .722.812.12,5.300 .. qqq:pqq.6_5s.4q8 2.r41.9.02.683.817 _ r50-000.000.000 r 23_146.034.378 43.750.000.000 I 3.582.04 672.697.5 76.336 360.903.902.457 509.086. r 27.020 596.428-709.593 -295.926.992.400 1 89. I 55.925.554 2.096.269.534.003 672.697.576.336 360.903.902.457 509.086. I 21.020 . 5_q6.428.709.5e3 i,01 8.799. il 7.700 .577.464.58't.022 4.218.172.211.820 " r.5_0.000.000.000 .l 33.750.000.000 _ 43.750.000.000 2.357.600.62 1.50 I - $c!.:idj Subsidi Jumhh PT KAI ir pos a.,i biro - Konvcrsi miny.l t.nah k. tpG. BPH Mioas OBH r 0.603.965.522 2.233.215.511 .842 " 1 24.325.1 03.659 1.234.598.466.05 I Lt ii.zio.aso.zss 9.0 I 3.485.322.284 1.873.038 6.090.0 s6.302,6S5 r s.67 2. r 38. t 75.r33 Catatan atas Laporan l(euangan .l6g PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Iaporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrn 2009 lAuditedl Komposisi Ar:s Kas Bersih dari tiap aktivitas disajikan dalam Grafik 43. 150.000 ., r 25.000 r 00.000 75.000 50.000 25.000 I r 2.583 84.072 ^, TA 2009 r TA 2008 788 IE EL G G = 112.875t 68.559 .75.743], ,rrfi t28.1741"r -* (9) { 25.000} {s0.000} { /5.000) Aktivtt.! 0pcnsi Aktivrtas lnvcstasi As€t Non Keurngan Aktivitas Pembrayaan 151.857) AktrvitasNon Penggunaan penyesuaran Anggarrn SAL pembukuan Grafik 43: Komposisi Arus Kas Bersih per Aktivitas Saldo A*hir Kas per 3l 0cscnbar 2009 sebesar Rp?l,37 triliun SATDI) AKH R KAS DAN BANI( saldo Akhir kas dan Bank per 3r Desember 200g sebesar Rpgr.36g.7r0.r52.403 merupakan kas Pemerintlh Pusat yang tersedia dan siap digunakan untuk membiayai aktivitas pemerintah lahun berikulrrya, dengan rincian (dalam Bp): Uraian TA 2009 (,udited TA 2008 Rekening Prrmerintah Iainnya Kas di Bendahara Pengeluaran Kas di Bendahara Penerimaan Kas lainnyir dan Selara Kas Kas pada Bt_U ") Jumlah Srldo Akhir Kas ') Saldo Aktrir Kas BUN, KppN & BLU rerdiri dari: Uraian 109.1 28.878. I 58 r .021 .550.862.953 8r.368.710.15 2.403 I 1 4.957.787.1 72.859 Kas BUN, KPPN & BLU .) 46.062.7 46.044.414 32.218.505.71 1.694 r .036.241.894.537 r.040.200. I 95.970 901.887.427.630 75.830.1 97.373.908 35.642.938.767.447 1.154.7 12.127 .961 1 .308.388.040.590 TA 2009 fi TA 2008 Rekenirg Kas BUN di Bl Rekening Kas di KppN Kas di tttu Jumlrt 32.185.520.242.213 8.309.379.301 .258 67.707.599.065.05s 6.755.052.343.27 1 5.567 r.367.545.965.s 72 46.062.746.044.4t4 75,.830.t 97.373.908 Keterantlan:. Rekening Kas Bltfil di Bt ternasuk frekening atas penerimaan Hibah sunatera sebesar Rp483.t80.606.908. "l Kas pada BLU sebesar Rpr0g.r2g.g7g.15g merupakan Kas pada BLU yang berum disahkan Catatan atas Lapolan Keuangan 170 ! PF ES I DEN REPUELIK INDONESIA Lrponn Keutngan Pemerintah Pusat Ta hrrn 2009 lAuditedt Pcmrinun Puptjtlon litctol Rpil9,9l triliun U.2.1. Pener rl!? il ! .!19jp-al!.L1'l Penerimaan Perpajakan pada TA 200g sebesar Rp619.914.985,063.499 rerdrri dari Penerimaan lrajak Dalam Negeri sebesar Rp601.251.757.069.894 dan penerimaan pajak Perdagangan lnternasional sebesar Rpl 8.663.227.993.605. penerimaan Perpajakan tnt merupakan prrnerimaan pemerintah yang dihimpun dari sektor perpajakan sepanjang TA 2009 setelah dikuringi pengembalian pendapatan perparjakan. Bincian Penerimaan perpajakan TA 2009 dan 20t)8 adalah sebagai berikut (dalam Rp) Uraian TA 2009 TA 2008 Auditcdt Pajak Dalam Negeri Paiak Pengha ;ilan (pph) Pajak Pertamhahan Nilai dan penjualan Barang Mewah (PPN & ppnBM) Pajak Bumi d; n Bangunan (pBB) Bea Perolehar Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Cukai Pajak Lainnya Jumlah Penerimaan pajak DIU (tllcto) Palak Perdallan gan lnternasional 8ea Masuk Bea Keluar Jumlah Pene rimaan pajal perdagangrn lnternasiona I Penerimaan Perpajakan Uraian 3r 7.614.988.31 1.624 I 93.067.541.998.775 24.270.191.705.513 6.484.s 1 7.415,416 327 .497.716.210.755 209.647.424.433.640 25.354.279.618.301 5.5 73.095.008.708 56.718.468.581.956 51.251.752.624.651 3.r r6.049.056.610 3.034.423.41 7.1 86 601.25 t.757.069.894 622.358.691.313.241 18.098.273.245.280 22.763.778.701.766 564.954.748.325 r 3.578.320.649.229 I 8.663.227.993,605 36.342.099.350.995 619.9 t 4.985.0 63.499 658.700.790.664.236 Dengan demilrian, penerimaan perpajakan dalam TA 200g lebih kecil Rp3g.7g5.g05.600.737 atau 5,89 persen dari TA 2009.
a. Pajak lrenghasitan
Penerinraan pajak penghasilan (pph) pada TA Z00g adalah sebesar Rp317 614'988.311.G24 yang-berasar dari palak penghasiran Migas dan Non Mrgas. Rincian penerimaan kas dari pph pada TA 200'g dan TA 2008 adarah sebagai berikur (dalam Rp); TA 2009 Auditcdl TA 2008 lAaditcdl PPh Mrgas l,Ph Minyak Bumi l,Ph Gas Alam l,Ph tainnya Minyak gumi l'Ph Migas tainnya Jumlah PPh Migas PPh Nrrn Migas l,Ph pasal 2l t,Ph pasal22 l,Ph Pasal 22 lmpot l,Ph pasal 23 t,Ph pasat 25/29 0rang pribadi l'Ph Pasal 25/29 Badan l'Ph Pasal 26 1 8.360.480.065.849 3l.683.1 94.144.689 29.634.966.041 .552 47.383.937.086.253 50.043.674.2t 0.s38 77.0 I 8.903.t 27.805 52.072.653.972.683 4.368.552. I 38.289 I 9.202.894.609.796 r 6.032.496.664.21 7 3.346.803.263.201 I 20.31 2.764. I 56.957 18.365,1 76.514.472 51 .709,584.47 4.27 1 4.950.928.530. I 34 2s.06 L597.325.045 I 8.073.368.980.207 3.608,085.804.988 r06.368.031.139.1 10 r 4.880.3 I 9.679.351 Catatan atas Laporan Keuangan .172 PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 (Auditedl
e. Gukai Uraian Penerirnaan cukai pada TA 2009 adarah sebesar Rps6.7rg.46g.sgr.gs6, dengan rincian sebagai berikul {dalam Rpl: TA 2009 TA 2008 Cukai Nasil Tembakeu 55.379.914.472.652 385.069.410.227 s27.224.651.121 15.946.685.476 r 0.313.362.480 49.926.361 .20 6.384 420.655.725.793 878.524.341.908 I 1.664.567.796 r 4.546.781.770 cukai Erhyt Atkohot Cukai [tlinuman mengandung Ethyl Alkohol 0enda r\dministrasi Cukai Cukai L ainnya Jumlal Penerimaan Cukai (lUcto) Uraiarr 56.718.468.58tJl6 51.25t.7s2.624.651 Dengar, demikian, pgne,rrrsE, cukai pada TA z00g lebih besar 8ps.466.7r5.g57.305 alau ll),67 persen dari penerimaan Cukai TA 200g.
f. Pajak Lainnya Penerirraan Palak Lainnya pada TA 200g adarah sebesar Rp3.l 16.04g.056.6r0. Rincian
Penerirraan Pajak Lainnya adalah sebagai berikut: TA 2009 tAuditedt TA 2008 rAuditedl Penjualan Benda dan Bea Materai Pajak lidak Langsung Bunga Penagihan paiak: - Burrga Penagihan pph - Burrga Penagihan ppN - Burrga Penagihan ppnBM - Burrga Penagihan pTLL Jumlal Bunga Penagihan pajak Jumlah Pajak Iainnya (Neto] Uraiirn Bea lVlasuk Bea Masuk Bea Masuk DTp atas Hibah (SpM Nihit) Pendapatan Denda Administrasi Pabean Bea Masuk dalam rangka KITE Bea Masuk .DTP Pabean Iainnya .lumlah Boa Masux {lUeto} 3.035.798.665.298 t.l s9.386.323 2.8 30.223.58 7.094 1.241.408.827 32,277,412,571 44,936,249,306 68,297,251 r,769,045,861 139.9r 2.417.040 62.91 2.s25.736 58.962.447 74.516.042 !e1Oar, demikian, penerimaan pajak Lainnya Rp81.625.639.424 atau 2,69 persen dari TA 200g. 79.05t.004.989 202.958.421 .265 3.r r6.04s.056.610 3.034.423.4t 7.t 86 pada TA 2009 lebih besar TA 2009 TA 2008
g. Pajak lrerdagangan tnternasional
Penerintaan Pajak Perdagangan lnternasional pada TA 200g adalah sebesar Rp18.663.227.993.605, yang terdiri dari penerimaan Bea Masuk sebesar Rp18.098.273.24i.280 dan penerimaan Bea Keruar sebesar npso+-gi+. 74g,32s.
Rincian Penerimaan pajak perdagangan lnternasional adalah sebagai berikut (dalam Rp): r 7.737.630.922.39 I 3.656.606.296 680.420.327.241 (366.083.630.565) 22.341.7 42.521.621 9l 0.079.236 42.649.019.9 t 7 662.02 I .390.304 1271.416.637 .07 tl 3.5 73.882.79 I 26.947.464.885 3.245.280 22.t63.778.101.1 65 t 8.0s8.27 Calatan alas Laporan Keuangan t7 4. Leporan Keua ngan Pemerintrh Pusal Ta hrrn 2009 lAuditedt Psnerirnaan ini terdiri dari (drlrm Rp) Urair n Pendirpatan Penjurlan Hasil Produksi/ Sitaarr Pendirpatan Penjualan dari Kegirtan Hulu Migar, Pendirpatan Sewa Pendirpatan Jasa I Pendlpatan Jasa ll Pendirpatan Jasa Luar Negeri Pendirpatan Jasa Perbankan Pendirpatan atas Pengelolaen (TSA) danlatau atas Penempatan Uang Negara Pendapatan Jasa Kepolisian Pendirpatan Jasa Pelayanan Tol Pendirpatan Jasa Iainnya Pendirpatan Bunga Pendrrpatan Gain 0n Bond Redemption Pendirpatan tee atas Security Landing Pendr,patan Premium atas 0bligasi Negar a Pendi patan Kelaksaan dan peradilan Pendi patan Pendidikan Pendi,patan Gratifikasi dan Uang Sitaan Hasil Korupsi Pendi patan luran dan Denda Pendr patan Pelunrsen piutang Pendr patan dari Penutupan Rekening Pendi patan tain.lain Pcnd rprtrn B[U Jrrmlah PlllBP Lainnya flIerol 0.2.3. Pener rnaan Hibah Uraian 81.435 6 6.964.396.t 7 t.290 009 5.245.1 74.7 1 9.960 r r.007.170.053.975 I 24.823.250.679 I 3.31 7.228.679.684 1.614.683.875.661 436.564.995.570 971.796.825 3.001 .226.634.244 1.756.304.250.420 7t.l 63.765.630 175.245.203.121 1.575.21 5.565. I 89 790.983.202.5s7 3 1.033. r 05 373.1 58.620.000 r 63,745.970.532 3.257.742.968.625 635.620.302.960 605.357.951.32S 80.51 6.516.546 217.842.978.081 9.255.900.940.724 106.041 2.780.70s.999.300 r 6.945.896,Ss9.837 r 05.804.495.424 r 3.603.569.484.065 1.542.435.1I1.832 337.097.503.805 2.779.99t.726 353.540.863.222 269.696.992.630 206.222,008.7 I 6 2r4.711.500.000 78,023.491 .000 483.533,775.8 I I 4.144.460.220.207 581.543.822.s50 648.294.535.990 8.252.846.640.991 r.968.682. I 02.559 10.710.252.479.5 t 8 3.734.294.1 86.t 07 T 6 !e1oa1 demikian, penerimaan pNBp Lainnya pada TA 2009 rebih kecir Rp4.9C8.193.789.8SS arau 7,33 porsen dari TA 2608. Penerinaan Hibah sebesar Rpl,67 triliun Penerimaan l{ibah pada TA 2009 adarah sebesar Rpr.666.643.s04.3g7. pendapatan ini merupakan penerimaen negara yrng berasar dari sumbangrn daram negeri perorangan, lembaga/badan usahe den hibah daram negeri rainnya. serain itu jrga uror.iiari ruar negeri polorangan, hilateral, murtiraterar dan hibah ruar negeri rainnya. Rincian pendaparan Hibah adalah sebagr,i berikut (dalam Rpl: TA 2009 TA 2008 Hibah Dalam [tleged Hibah Dalam Negeri - perorangan Hibah 0alam Negeri - lembagalBadan Usaha Hibah 0alam Negeri Iainnya Jumlah Hibah Dalam lllcgari 385.1 73.221?s6 t 8.0 r 59.266 77.350.000 1 r.628.100.575 430.000 15.361.000 r 7.994.568.266 Catatan atas Laporan l(euangan .176. ' Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2009 lAuditeol Belanja Perlalanan Belania Barang BIU Jumlah Be lanjr Barrng (Nctol r5.156.091.21 1.519 5.r 83.760.897.789 r 1,r09.638.927.693 2.534.399.610.100 Rehnja Penbayaran Eunga Utang sehesar Rp93,78 trilian 80.604.398. I 6 t.767 55.887.772.437.8 I 3 Dengan demil:ian, Belanja Barang TA 2009 ini lebih besar 8p24.775.62s.723.gs4 arau 44,33 persen dari Tr\ 2008. !L._6_&tiUt a Pe nrb.qya ra n Bunoa_ _U ta og Belanja Pembayaran Bunga uiang pada TA 2009 sebesar Rpg3.7gl.g32 .4zz.gl3merupakan pembayaran 'rang dilakukan atas kewajiban penggunaan pokok utang loutstanding principah, baik utang dalam negeri maupun utang luar negeri, yang dihitung berdasarkan posisi pinjaman. Belania Bungir Utang mengalami kenaikan Rp5.429.606.579.693 atau 6,15 persen dari Belanja Bunga Utang fA 2008 sebesar Rp88.352.32S.843.120. Pemhaya,,an Bunga atas lltang Dalan llcgcri Belanja P:mbayaran Bunga atas utang Dalam Negeri sebesar 8p75.33g.g42.g5g.629 merupakarr pembayaran bunga dan kewajiban lain atas surat Berharga Negara baik berdominasi rupiah maupun valas, serla pembayaran imbalan denda, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 TA 2008 Belanja Pembayaran Bunga 0bligasi Negara DN Bincian Belania Bunga Utang tersebut terdiri dari Pembayaran Bunga atas Ulang palam Negeri dan Luar Negeri masing-masing sebesar Rp7E.33g.g42.gsg.62g dan Rplg.44l.ggg.564.lg4 dengan rinciarr sebagai berikut: Belan;a Pembayaran lmbalan SBSN DN Belanja Pembayaran Discount 0bligasi Negara DN Belan,ja Pembayaran Loss 0n Bond fredenption Belanje Pembayaran 0iscount SBSN 0N Belanja Pembayaran Bunga 0bligasi Negara Valas Belanla Pembayaran lmbalan SBSITJ Valas Belanja Pembayaran liscount 0bligasi Negara Valas Belanja Pembayaran Denda Jumhn Pcmbryaran Bungr Utang DN (lUctol 75.339.942.8 58.629 66.137 t45.378.309 55.835.r 19.571.928 r .242.704.483.099 5.400. I 84.906.000 200.531.500.000 20.51 1.309.000 1 r.057.884.166.031 286.65L303.585 239.658.250.000 r .056.697.368.986 50.656. r 77.098.456 9.644.400.000 8.r90.473.166.800 68.887.500.000 5.609.586.833.745 693.2t 3.930.000
909. I 62.449.308 Eclanja Penhayaran Runga atas lltang luar ltegeri Belanja Pembayaran Bunga atas utang Luar Negeri sebesar Bplg.44r.ggg.s64.lg4 merupakarr pembayaran bunga dan kewajiban rain atas pinjaman i,ogrm dan pinlaman proyek, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rpl: Uraian TA 2009 Aaditcdt TA 2008 Eelanja Eunga Pinjaman program 4.012.667.518.042 14.429.322.046.142 3.629.784.77 LI74 r 8.585.395.693.637 Belanja Bunga Pinjaman proyek Jumlah l)embayaran Bunga Utang tN (Neto) r 8.441 .989.564.1 84 22.2t5.180.464.81I Catatan atas Laporan l(euangan .l 7g, PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAuditedj Relanja lain.lain sehesar 8p38,96 triliun 08H Pajak sebesar Rp39,27 triliun 08H S0A sebesar Rp36,86 triliun Dr2_.€. B-clirrr ;t Lairr.{airr Belanla Lain'lain pada TA 2009 adalah sobesar Rp38.955.711.251.750, dengan rincian (dalam Rpl: Urairn TA 2003 TA 2008 tAuditcdl Belanja Rekonstruksi Aceh Kerjasama Teknis lnternasional Pengeluaran I ak Tersangka Cadangan Um,rm Pemilu Tahunirn Cadangan Tunlangan Beras PNS/TNl/polri Cadangan Dara Reboisasi Tunggakan dan Klaim Pihak Ketiga 0ana Cadangan Tanggap Darurat (Dana Kontilensi) Belanja lainn1 a Jumlah Bchrrja tain.lrin (ihto) 2.r68.250.071.603 (9.856.000) 548.81 9.540.925 2.560.316.000 305.973.497.740 r 66.961,798,926 35.783.1 55.882.582 r.761.238.677 9.8 r 5.01 6. I 53 l1 68.474.382) (r 28.2S2. I 88) r .967.422.531 .623 1 2.302.535.600 r .853.993.336. I 58 22.960.310.040 27.228.698.836,370 3 1 1 .251 .7 50 .038.06r Dengan de nikian, Belanja Lain.lain TA 2009 mengalami kenaikan sebssar Rp7.859.054 213.695 atau 25,27 persen dari TA 2009. q,?..l.q. Dani Bagi Ha!! PaiQ.! Bagi Hasil Palak merupakan transfer oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah gaerah berupa penerimaan pajak yang merupakan bagian pendapatan Pemerintah Daerah. Transfer Bagi Hasil Pajak pada T/\ 2009 adalah sebesar Rp3g.26g.l26 .s7s.4z4,dengan rincian (datam Rp): Uraian TA 2009 fiuditcd TA 2008 lAuditctt Bagi Hasil Palak Penghasilan Bagi Hasil PBB Bagi Hasil BPHTB Jumlah Bagi Hasit pajak (tllcto) 1 0.2r 9.078.886.979 23.073.8S5.1 00.0s5 5.976.'t 52.588.390 9.988.288.799. I 68 22.251 .771 .7 46.088 5.638.895.057.61 I 39.269.r 26.575.424 37.878.955.602.847 Dengan demi<ian, Bagi Hasil pajak TA 2009 lebih besar Rpl.3g0.1lo.g7z.g77 arau 3,67 perssn dari TA 2008. 0.2.1 i. Dali Baqi Hasil Sumber Daya Alarn Bagi Hasil Sumber Daya Alam (SDAI merupakan transfer oleh Pemerintah pusat kepada Pemerintah Daerah berupa penerimaan sumber daya alam yang merupakan bagian pendapatan Pemerintah Daerah. Transfer Bagi Hasil Sumber t)aya Alam dalam TA 200g adalah sebesar 8p36.860.82 1.003.51 3 dengan ilncian sebagai berikur (dalam Rpl: Urairn TA 2003 TA 2008 Bagi Hasil Minyak Bumi 14.61 3.344.635.284 r L515.305.364.716
7. I 97.559.262.497 r.093.1 68.337.439 r ,307.098.277.783 69.277.945.794 r 8.9 r 6.323.740.451 14.178.199.225.782 6.r91.652.830.572 0 I .389.443.1 04.456 64.000.000.000 0 Bagi Hasil Gas Alam Bagi Hasil Perlambangan Umum Bagi Hasil Pertambangan panas Bumi Bagi Hasil Kehutanan Eagi Hasil Perikanan Bagi Hasil lukai Tembakau Jumlah Blgi Hrril SDA (lthtol I .003.5 t 3 40.739.6t 8.901.26t 1 80.000 Catalan atas Laporan Keuangan .lg0 Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAuditedl Penjualan Aset sebesar flp|09,44 nilier Eelanja Aset Tetap sebesar frp75,85 triliun Kenai*an kes dari Aktiuitas Penbiayaan sebesar 8pl 12,58 triliun Penjualan Kendaraan Bermotor Penlualan Serua Beli Penlualan Asrrt Tetap Lainnya .,. Penjualan Asrrt Lainnya Jumlah Pcnluahn Asrt (t[rto) 28.539.972.7t I 1.250.275.075 45.972.247.413 417.757.500 33.257.414.966 2.508.71 1.855 r.380.325.056 50.342.1 04.439 2.523.973.328 32.101,321.758 Dengan demikian, Arus Kas Keluar Bersih dari Aktivitas lnvestasi Asel Non Keuangan pada TA 2009 lebih besar Rp3.062.940.544.981 atau 4,21 persen dari TA 2008. Urrhn Panlualan Rur 2009 TA 2008 nah, Gedung, Brngunrn, dan Trnrh .0-?._1 Q.-Pe lj ra la-n Aser Pendapatan f'enjualan Aset merupakan pendapatan yang berasal dari penjualan Asel Telap baik berupa rumalr tinggal, kendaraan bormolor, dan aset yang rusak atau berlebihan. pendapatan yang berasal dari Penjualan Asot Totap pada TA 200g adatah sebesar Rp109.437.667.665 dengan rinciar sebagai berikut (dalam Bp): I 0s.437.007.685 88.856.436.436 Dengan demil<ian, Pendapatan ini pada TA 2009 lebih bssar Rp2O.Egl.23l .zzg atau 23,16 persen dari T/\ 2008.
0. U_2._! q E,, a_ Asq!_J_qEr Belanja Aset Tetap pada TA 200g adarah sebesar Rp75.gs2.367.411.406 dengan rincian sebagai berikut (dalam Rpl: Urrian TA 2009 tAaditcd TA 2008 IA Belanja ilodal Tanah Belanja l,lodal Peralatan dan Mesin Belanja i4odal Gedung dan Bangunan Belanja irlodal Jalan, lrigasi, dan Jaringan Belanja f emeliharaan Yang Dikapitalisasi Belanja llodal Aset Tetap Lainnya Belanja trtodat BLU Jumlah Belanja Asct Tctap (Ncto) L7 r 3.705.981 .324 20.r 64.01 0.627.379 r 3.236.296.487.81 2 37.529.420.81 9.921 r ,353.41 6.610.290 20.094.404.266.955 r 3,842.369.999.536 3r.503.297.1 09.25 I r .057,91 0,007.841 4,685.620.833.654 23 L820,807.669 Belanja ini parla TA 2009 lebih besar Rp3.0g3 .szl .776.210 arau 4,z4persen dari TA 200g. Dengan Arus Kas Masuk Bersih dariAktivitas 0perasi sebesar minus Rp12.g75.g54.630.S43 dan Arus Kas Bersih Keluar dari Aktivitas lnvestasi Aset Non Keuangan sebesar minus Rp75.742.929.743.741 mengakibarkan defisit anggaran sebesar Rpgg.6tg.7g4.374.zg4. Defisit anggaran tersebut ditutup dari sumber.sumbei pembiayaan sebagaimana dijelaskan pada bagian berikur ini. ARUS KAS DARIAKTIVITAS PEMBIAYAAN Arus Kas darr Aktivitas Pembiayaan menjelaskan aktiviras penerimaan dan pengeluaran kas sehubungan dangan pendanaandelisit atau penggunaan surprus anggaran yang bertuiuan untuk memprediksi I laim (tuntutan] pihak lain terhadap arus kas pemerintah dan tuntutan pemerintah 2.428.592.778.794 720.340.736,1 76 7s.852.367.41 1.406 72.768.839.63s.t96 Catatan atas Laporan Keuangan .lg2 c PRES I DEN rrrFilFl I lK lNtnrlt.rtrsr^ Lrporen Keuangan Pernerintah Pusal lalrun 2009 lAuditedl Perbendlharaan Negarr (SPN), 0bligasi Negrra, drn Surat Berhargr Syariah Negrrr (sBsN), baik berdominasi rupiah mrupun valas. penerimaan pembiayaan sBN pada TA 2009 se:esar 8p148.537.685.651.903. dengan rincian sebagai berikur (datam Rp): Urrirn I4 2009 Auditod IA ?008 lAadittdl Penerbilirn/Penjualan SPN Penerbitan/Penjuahn 0bligasi Negara DN Utang Bringa 0bligasi Negara DN Penerbitirn/Penjualan 0bligasi Negara . Valas Penerbitan/Penjualan SBSN . DN Penerbitirn/Penjualan SBSN . Valas lmbalan l)ibayar di muka SBSN .DN fotal Pcncrimrrn SBN 25.200.000,000.000 65.974.730.000.000 1 .027.625.034.000 39.770.426.000.000 s,5r 9.290.000.000 7.03 r .748.227.903 I 3.866.390.000 r 0.0 r 2,000.000.000 76.791 .640.000,000 r .248,846,053.000 39.309.830.43 I .s00 4,699,700.000.000 616.621.652.4'14 r 6.665.1 66.900 Penerinaan Penbiayaan lN sebesar 8p58,66 triliun I 48.537.085.65 1.S03 r 32.695.303.303.844 Dengan demikian, penerimaan pembiayaan sBN pada TA 2009 lebih besar Hp I 5.842.382.348.059 arau I I ,94 persen dibanding TA 200g. D. 2 1 !J P'; n r i r nr a i, rr _P1i!Ul g y_rry1. L-rr,r r_lUr.g.., r Penerimaan )embiayaan Luar Negeri dalam TA 200g sebesar Rpsg.662.045.g06.54g merupakan seluruh penerimaan Pemerintah sehubungan dengan penarikan pinjaman luar negeri yang terdiri dari pinjaman plogram dan pinjaman proyek, serta penjadualan kembali bunga uting luar negeri. Rincian Pembiayaan Luar Negeri adarah sebagai berikut (dalam Rpl: Uraian TA 2009 TA 2008 tAuditcd Pinjaman Prog'am Pinjaman Proy.,k Jumlah Penorimaan Pembiayaan U[ 28,937.702.908.655 29.724.342.897.894 30.100,439,755.1 74 20.1 r8.310.176.732 58.662.045.806.549 50.2r 8.749.931.906 0engan dem kian, penerimaan Pembiayaan Luar Negeri dalam TA 200g lebih besar Rp8.443.295 874.643 atau 16,81 persen dari TA 2009,
a. Pinjaman Program
Pinjaman Program yang diterima daram TA 200g adalah sebesar Rp2g.937.702,g0g.65s, dengan r ncian (dalam Rpl: Uraian TA 2009 lAuditctt TA 2008 Progran Bilateral Progran Mutilateral Jumhh Pinjaman Progrrm
9. I 36.727.594.800 r9.800.975.3 r 3.855 8.021.748.614.400 22.078.691.140.774 28.937.702.908.65s 30.1 00.439.755.1 74 Dengan rlemikian, Pinjaman program TA 2009 lebih kecil Rp1.162.736.g46,51g atau 3,g6 persen d,rri TA 2008.
b. Pinjamrn Proyck
Pinjaman Proyek yang direrima dalam TA 200g adalah sebesar Rpzg.724.342.gg7.gg4 , dengan nncian (dalam Rp): Catatan alas Laporan Keuangan .194. PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 200g lAuditeo) 0engan denrikian, Pengeluaran Pembiayaan Dalam Negeri Rp2.287.746.030.819 atau 4,89 persen dibandingkan 8p46. 779.04 1 .97 7 .082. TA 2009 lebih besar TA 2008 sebesar Pmgeluann Pcnbiayaen lll sebasar Rp08,03 triliun PMil/0ana lnyestasi Pcneriotah sebesar frp13,08 triliun Penerusan Pinjanan lR0l/RP0) sebesar Rp6,l8 triliun PMN UNIUK BUMN lnvestasi Pemerintah untuk BLU PIP Dana Bergulir Jumlah
9. 2, ? l._lp tU r) U ?.r*q rLtgrn!.!_ry ! a n [_uar 1u-e gl ; r Pengeluaran Pembiayaan Luar Negeri dalam TA 200g sebesar Rp69.031.113.9s7.077 merupakan pr:mbiayaan cicilan pokok utang luar negeri, yang lerdiri dari (dalam Rpl: Uraian TA 2009 lAuditolt TA 2008 lAuditcd Pinlaman Program 8.755,976.S68.9 I 0 5.866,i22. I 94.538 Pinjaman Proyek 59.275.130.880.188 57.490,860.565.371 Pengembalian Pinlaman karena Pengeluaran lneligibte samlrai dengan Tahun 1008 77 '727'982' I 68 Jumlah Panarimatn Pcmbiryarn Lttl 88.031.fi 3.857.077 63.435.310.142.017 Dengan dernikian, Pengeluaran Pembiayaan Luar Negeri TA Rp4.595.803.1 I 5.000 arau 7,24 perssn dibandingkan dengan Rp63.a35.31 0.7 42.077 . 2009 lebih besar TA 2008 sebesar 0.2.2_4&U q(aa! Modal NeqaraiDana lrtveslirsr Prrp1,yin1.1' Pengeluaran Penyertaan Modal Negara (pMNl/Dana lnvestasi pemerintah merupakan penyertaan nrodal Pemerintah Pusat dalam rangka pendirian, pengembangan, dan peningkalan kinerja Badr n Usaha Milik Negara/Daerah atau Badan Hukum lainnya yang dimiliki Negara/Daerah, serta investasi dalam bentuk dana bergulir. PMN/Bana lnvestasi Pemerinlah dalam TA 201)9 adalah sebesar Rp13.084.g4g .l7S.Zg1, yang rerdiri dari: Uraian Jumhh (Bpl r 1.673.967.076.291 500.000.000,000 g 10.982,699,000 1 3.084.949.775.29 I Oengan demikian, PMN/Oana lnvestasi pemerintah TA 2009 lebih besar Rp1 0.584.929 .775.291 arau 423,3g persen dari, TA 200g sebesar Rp2.s00.020.000.000. sejak TA 2109, investasi Pemerinlah dalam bentuk dana bergulir dianggarkan sebagai pembiayaan. !.L 2 !... f-e1r ;usan Pirrjaman Pembiayaan R0llBPD merupakan pengeluaran pemerintah atas pemberian pinjaman dan penerusan pirrjaman luar negeri yang disalurkan untuk pemerintah daerah, dan BUMNIBUMD.
Penerusan pirjaman luar negeri pada TA 2009 adalah sebesar Rp6.1g0.700.434.07g untuk pemda dan luMN. Jumlah tersebut lebih besar Rpggl.3g4.230.l97 atau lg,l0 persen dibandingkan dengan TA 2008 sebesar Rpb.lgg.3l6.203.gg2. Catalan atas Laporan Keuangan .lgE. s PR ES I DEN REPIJBLIK INDONESIA Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAuditedt Pengembr ran Penermaln pFK Berrs Bulog Pengembr ian Psnenmmn ?lK Ztl pcnda Pengembr ran Pencrimarn pFK Lrin.hin Pengeluarirn Non Anggaran pFK karcna Kesalahan Rekening Jumhh Pcngcluurn pFK PFI( (flletol PFK Prelinancing sebasar ninus frp2,50 tiliun Kirinan Uang sebesar ninus 8p1,55 triliun 1.23t 1244.r 55.293.370) p.. ?.? q,- | f !! 11 ry {_i 1.1 11 qrgn rt a1_f_F( L a-i ri r r y a PFK Prefinan:ing dan PFK Lainnya TA 2009 sebesar minus Rp2.s00.000.000.000 merupakan transaksi yartg dilakukan BUN berupa prelinancing (pembiayaan pendahuluan), penerimaan/ pengembalian dana talangan, dan pembayaran rekening khusus kosong (reksus kosongl, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Urrian TA 2009 TA 2008 Pencrimrrn PFI( Prclinancing: Penerimarn 0ana Talangan Jumlah Penerimaan PFK prrlinencing Dikurangi: Pcmbayrnrr PIK Prcfinrncing dan pFK BUIiJ Irinnya dan Pcngcmbrlirn Danr Trlrngrn: Pembayarirn kepada PPHTN . p engeluarn ln.Eligible Pembayarirn dari Rekening BUN . Reksus (osong Pengemba ian Dana Talangan ke Rekening SAI_ Pengemba'ian Dana Talangan ke Dana Moratorium Jumlah Pembayrrun pFK pralinancing Jumlrh Ptl( Prclinancing lilctol Unirn TA TA Penerimaan l.iriman u'ang !_,_2. ? 9._tt irg,{L_Ueln Kiriman Uang (KU)Neto TA 2009 sebesar minus Rp1.545.543.155.898 antara tain merupakan penerimaan dan pengeluaran kiriman uang antar rekening pemerintah yang berasal dari KppN ke Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan.Deparlemen Keuangan dan sebaliknya, Pemindahbukran intern rekening BUN, pemindahbukuan intern KppN, dan wesel pemerintah. Dalam transeksi KU TA 2009 masih terdapat selisih antara penerimaan dengan pengeluaran ;1U yang disebab(an bslum sspenuhnya seluruh transaksi atas rekening yang s;ling terkait dengan transaksi kas dibukukan dalam Sistem Akuntansi Pusat, dan ketidaktepatan dalam penggunaan akun. Hincian KU adalah ssbagai bedkut (dalam Rp): r0.000.000.000.000 1.000.1000.000.000 r0.000.00m ,"1331;:',iilii ( r 2.500.000.000.000) ( r 3.3 I 9.254.729.5 I 3) {1.000. 000.000.000) [2.500.000.000.0001 0 4.385.978.626.337t (2.500.000.000.0001 (1 3.385.978.626.3 371 Penerimaan I iriman Uang Dalam Rangkr TSA Penerimaan I rriman Urng Dahm Rangkr Reksus Penerimaan I emindrhbukuan Psnerimaan f emindrhbukuan penutupan Rekening Penerimaan Iemindahbukuan 0ahm Rangka Penempatan Penenmaan U/esel Pemerintah Koreksi Peng,lluaran pemindrhbukurn Jumlah Penurimran (U 587.1 88.1 87.776.4 1 3 485.55 t.004.467.303 1 93.533.422.980 742.252.369.032.078 1.274.445 2.202.0 I 7.6 I 8.830.220 5 79.985.78 7.982.268 443.632.666.104. I 79 43.092. I 85.232 722.93 7.549.558.797 365.000 72.564. .475 30.566. 324.000 ll t.l00 6 7.215.2 Catatan atas Laporan Keuangan .lgg fl74.361.917.476) [54.143.839.301] { 1.698.969.644.025) ( I .423.298. I 47.8041 (360.744.778.000) 1353.172,719.326) 1243.344.229.042t (185.260.833.754) {t5.064.28tm Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun Z00g lAuditedl rekening salah dan rekening tutup sebesar Rpg72.162.762 untuk 2 (dua) kabupaten yattu:
l. Kabupaten Tapanuti Utara ssbesar Rp765.103.83g
2. Kabupaten Wonosobo sebesar Rp207.658.923 2l Koreksi pembukuan kredir sebesar Rp781.832.710,00 adalah koreksi kredrl akrbat rotur pemindahbukuan pembayaran PBB panas Bumi Triwulan ll Tahun 200g untuk Kabupaten Tapanuli Ulara. 3) Pembayaran PBB Panas Bumi sebesar Rp24S.0l 7.477.786 terdiri darr:
1. Pembayaran PBB Panas Bumi Tahun 200g sebesar Rp1g2.097.757.7g6.
2. Pembayaran PBB Panas Bumi Tahun 2008 untuk 5 wilayah Ke4a panas Bumr yang baru sebesar Rp62.929.720.000. 4l Pembayaran kembali PPN kepada pengusaha panas bumi sebesar Rp70.764.g2g.g54 tardiri dari:
l. Pembavaran kembarr PpN yang pengajuannya pada Tahun 200g sebesar Rp66.400.278.1 77
2. Pembayaran kembali PPN yang talah dicadangkan pada akhirTahun 200g sebesar Rp4.36 4.651 .777 . 5) Pemindahbukuan PNBP Pertambangan panas Bumi ke Rekenrng guN sebesar Rp400.393.666.556 lerdirr dan: I ' PNBP Pertambangan panas Bumi Trrwulan r 2009 sebesar Rp79.2'17.756.61 7;
2. PNBP Perrambangan panas Bumi Trrwuran il 2009 sebesar Rp81.32 l. I 90.657; 3' PNBP Pertambangan panas Bumi Triwuran ilr 2009 seoesar Rpl 19.589.81 1.699;
4. PNBP Pertambangan panas Bumi Triwuran rv 2009 sebesar Rp 1 20.264.907.583; 6) Koreksi pembukuan debit sebesar Rp.|.754.5gs.472 adalah koreksi dehr akibat retur pemindahbukuan pembayaran pBB panas gumi tahun 2009 sebesar R9972.762.762 dan pBB panas Bumi Triwutan ll Tahun 200g unrul Kabuparen Tapanuli Ulara sebesar Rp781.832,71 0. 7l saldo akhir sebasar Rp1g0.638.768.899,49 merupakan cadangan pembayaran kenbali VeimbursenentlppN panas bumi kepada:
1. pT psrtamina (persero) ssbesar RpS5.g61.720.143,73
2. Chevron Geothermal Satak. hd sebesar Rp6g.363.1g7.207,50
3. Chevron Geothermal lndonesra, Ltd sebesar Rp61.973.40g.367,75
4. Oayabumi Salak Pratama, Lrd sebesar Rp3.340.442.1g0,51
2. Penertiban Barang Milik Ncgara Berdasarkan Laporan Hasil pemeriksaan BpK atas LKpp Tahun 2004, LKpp Tahun 2005, LKPP Tahun 2006. dan LKpp Tahun 2007 terdapat beberapa temuan yang terkait dengan Barang Milik Negara (BMN), antara lain: (r) BMN yang disajikan pada Neraca belum dapat diyakini kewajarannya, (rr) Aset Tetap Kementerian Negara/Lembaga belum disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, (iii) prosedur pencatatan dan pelaporan barang milik negara tidak dilakukan sesuai dengan sistem akuntansi yang telah diterapkan, dan (vi) sistem Catatan atas Laporan Keuangan .lb0 Fpgs Keuangan Pemerintah Pusat Tah.rn 2009 lAuditedl PRESIDEN REPUBLIK INDONESII\ I l. Kementrrian Perindurtrian 1 2. Kemcnterian Enrrgi drn Sumber 0aya Mrnerrl
13. Kem.ntarian Prndrdrlan Nrsronal
14. (.mrnhrirn Krsrhrtrn I 5. (rmontcrian Agamr I 5. Kcmenterran Trnaga Kerjr dan Transmrgrasr 1 7. Ksmtnterirn Sosirl
18. Krmrntnian (ehutanrn I 0. l(rmcnt.rirn Krltutrn drn Penkrnrn
20. (amrntuirn Prkrrjran Umum 21, Ktmtntrirn (oordinrtor Bid.ng pohlrl dan Kmmantn 22, Kemrntcrian (oordinrtor Btdrng Perokonomran 23, Kcmanterian Koordinrtor Erdang Xesejahteraan R:kyat
24. Xemrnterian Kcbud:yran dan Pariwlsata
25. X.mtntilian Nrgan Brdrn Usaht Mrlik Negarr
26. Kementrrien Ntgrrr Rrsrt den Teknologr
27. Kamrntrrian Nrgarr Lingkungan Hrdup
28. Xrmrntrrirn Negrrr Xopcrasr dan U(M
29. (emantlrrn Ncgrrr Prmberdayaan plnmpuan
30. Kemrntcrirn Nrgrrr Pendrytgunra0 Aparatur Na0an
31. B.d.n lnt.lijtn N.g.rr
32. tembaga Sendi Nrgara
33. Dewrn Krtahanan Narional
34. Badan Pus.t Statistrt
35. (ementarirnNrgrrrPPN/Eappenrs
45. Badan Xoordrnrrr Keluargr Blrencrnr Nastonal
46. Komlsl Nasronal Hak Asasr Manusra
47. Badan Mrteorologr, Geofrrrkr, dan Xftnratologr
48. (omrsi Pcmrhhrn Umum
49. Mahkamah Konstttust Rr
50. Pusat Palaporan dan Analsrs Transaksr Xeurngan 5 I . Lrmbaga llmu Pcngrlrhurn lndonrsra
52. Brdan Tenaga Nuklir Nesional
53. Brdan Pcngkejirn den Prnrrapan Trknologr
54. Lrmbrgr Ptn.rbeng.n den Antrrits. Ns3iofil
55. Brdrn Koordrnrsi Survgy d.n Ptm0t.an Nrsronal 56, Badan Standansasr Nasronrl
57. Badan Pengawas Trnrga Nuklr
58. Lembrga Admrntstrasr N6g.ra
59. Arsrp Nasronrl Bepublk lndonerra
50. Badrn Kepcgrwarrn Negare
61. Eadan Pengtwrsan Xeurngan dan Pembrngunan
62. KrmenterranPerdagangrn
63. Krmrnterran Negara Perurnahan Rakyat
64. Xrmcnttnrn Nagarr Prmudr dan 0lalr Rrga
65. Komiu Prmbcnntrsln Korupsr
66. Badan Rehabrltasi dan Rlkonstruksi N.d.Nr.s
67. 0swan Perwakrlan Orerah
68. Xomrsi Yudrsral
63. 8(NP8
70. BNP2TKI sementara ilu, K/L yang belum selesai merakukan rnventarisasi dan penilaran (lp) adalah:
1. Kementerian Keuangan telah mencapai penyeresaian inventarisasi dan ponilaian 99,71 % dengan nitai koreksi sebesar Rp1 3.g6g.925.567.140;
2. Kementerian Perhubungan telah mencapai penyelesaian inventarisasi dan penilaian 98% dengan nilai koreksi sebesar Rp16,ga6.g56.7r0.g06; dan
3. Kementerian Pertahanan lelah mencapai penyelesaian invenlarisasi dan penilaian 73% dengan nilai koreksi Rp76.653.637.644.991. sedangkan aset pada Badan Penanggulangan Lumpur sidoarlo tidak dilakukan lp. Rincian mengenaiHasilPenertiban BMN per K/L dapat dilihat pada Daltar 3g. lenertiban Rekenino rintah pada Kementerian Neoar a Dalam rangka melanjutkan penerliban rekening pemerinlah untuk mewuiudkan akuntabilitas dan transparansi keuangan negara serra untuk memenuhi amanat undang'undang yang meniadi randasan bagi reformasi pengeroraan keuangan negara, Menteri Keuangan melakukan rangkah-rangkah lanjutan penerriIan rekening pemerintah pada seluruh instansi K/L melalui 3 pMK, yaitu: o Nomor 57iPMK.05/2007 tentang pengeroraan Rekening Mirik Kementenan Negara/ LembagaiKantor/Satuan Kerla; o Nomor 58iPMK.05/2007 tentang penertrban Rekening pemerintah pada Kementerian Negara/Lembaga; Catalan atas Laporan l(euangan .152 Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAudited clear and free. IPRP tsrus mengupayakan penyelesaian terhadap rekening. tekening tersebul agar statusnya segera ditetapkan sebagai rekening yang clear and free. Termasuk di dalamnya adalah K/L yang memiliki kantor vertikal (diantaranya satker Bekonsentrasi dan Tugas Pembantuan) yang sangat banyak antara lain: Mahkamah Agung, Kejaksaan Agung, Kementenan Pendidikan Nasional, Kementerian Agama, Badan Pusat Statistik, dan Kepolisian Rl. Penertiban Rekening Pemerintah masih lerus dilanjutkan pada TA 2010, dengan tugas antara lain Updating data; Tindak lanjut terhadap rekening.rekening diinvestigasi; Penyusunan daftar rekening yang telah disetuiui; lnventarisasi Rekening Bendahara Umum Negara (BUN), termasuk Rekening Kas Umum Negara (RKUN); Percepatan penyelesaian data rekening pada 43 KlL, anlara lain Mahkamah Agung, Kelaksaan Agung, Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Agama, Badan Pusat Statistik, dan Kepolisian Rl; dan Pengulianlpengkajian ulang rekening.rekening yang telah diberi persetujuan. Laporan lengkap mengenai Penertiban Rekening Pemerinlah Tahun 200g disajikan tersendiri dalam benluk Suplemen.
4. Aset Berseiarah (//erifa.qe /ssels) Aset Bersejarah pada K/L antara lain:
a. Kementerian Perhubungan berupa Tugu Peringatan.
b. Kementerian Luar Negeri, berupa aset dari Museum Konlerensi Asia Afrika (KAA) Bandung sebanyak 67 unit dan aset yang berada pada Gedung Pancasila yang pengelolaannya berada pada Sekretariat Jenderal sebanyak 524 buah.
c. Arsip Nasional Republik lndonesia, berupa arsip/dokumen negara yang terdirr atas: . Arsip Kertas sebanyak27.247 km linier . Arsip Kartografik dan Kearsitekturan sebanyak gg.7g4 lembar o Arsip Film sebanyak 70.060 reel . Arsip Video sebanyak 30. 1 25 buah r Arsip 0ptical Disc sebanyak 427 keping . Arsip Mikrofilm sebanyak 13.648 reel . Arsip Rekaman Suara sebanyak 37.34g kaset . Arsip Foto sebanyak 1.663.000 lembar
d. Lembaga llmu Pengetahuan lndonesia. berupa tumbuhan langka yang terdapat pada Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor, Konservasi Tumbuhan Kebun Raya cibodas, Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi, dan Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Eka Karya Bari,
e. Kementerian Energi dan sumber Daya Mineral, pusat survei Geologr berupa Gedung Museum yang terletak di Jalan Diponegoro 57 Bandung beserta berbagai koleksi yang ada di dalamnya. Catatan alas Laporan l(euangan .l 54 Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAuditedl Rekonstruksi Wilayah dan Kehidupan Masyarakat Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Kepulauan Nias Provinsi Sumatera Utara dan Kesinambungan Rehabilitasi dan Bekonstruksi di Wilayah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Kepulauan Nias Provinsi Sumatera Ulara serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 167/PMK.0512008 tentang Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan Ponutup dan Laporan Keuangan Likuidasi Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah dan Kehidupan Masyarakat Provinsi Nanggroe Aceh 0arussalam dan Kepulauan Nias Provinsi Sumatera Utara. Tugas Tim Likuidasi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 118/KMK.0512009 antara lain menyusun Laporan Keuangan Likuidasi Bagian Anggaran 094 (BRB NAD.Nias). Namun demikian, sampai dengan penyusunan LKPP Semester I Tahun 2010, LK Likuidasi belum diterbitkan, sehingga Neraca BRR NAD-Nias yang disajikan dalam LKPP LKPP Semester I Tahun 20'10 merupakan Neraca Penutup yang disusun berdasarkan Neraca per 31 Desember 2008 lAuditedl, sebagai berikut: NERACA PENUTUP PER 3I DESEMBER 2(lO8 Asct Aset Lancar Piutang Xepada Pihak Ketiga Uang Mukr Belanla Eelanja Dibayar Di Muka Persediaan Jumlah Aset Lancar Aset Tetap Tanah Peralatan Dan Mesrn Gedung Dan Bangunan Jalan lrigali [)an Jaringan Aset Tetap Lainnya Konslruksi Dalam Pengeriaan Jumlah Aset Tetap Aset Lainnya Aset Lain.Lain Jumlah Aset [ainnya Jumlah Aset Kewrjiban Ekuitas Dant Ekuitas Dana Lancar Cadangan Piutang Cadangan Persediaan Jumlai Ekuitas Dana Lancar Ekurtas 0ana lnvestasi Dlinvestasrkan Dalam Aset Tetap 0unvestasikan Dalam Aset Lainnya Jumlah Ekuitas 0ana lnvestasi Jumlah Eluitas Dana 5 r 6.968.200 24.546.204.400 r 2.r49.584.5r0 78.951.r23.7r3 r 06. r 63.880.823 572.821.7l9.812 r.538.503.845.802 i 3.35r.099.589.5r0 l 4.771.805.420.047 I 27.483.007. r 1 r r.049.831.238.560 | 1 1.3r r.544.820.842 66 r.364.926.29 I 66 r.364.926.2S 1 12.079.073.627.956 r 0 27.212.757.110 , 78.95 r. 1 23.7 I 3 r06.163.880.823, 1 r.3 r r.544.820.842 66 r.364.926.29 I r 1.972.909.747.t33 , I -*l?,01!'-073,627'956 i j t-2.079.073.627.9561 Jumhh den Ekuitos Oanr Catatan atas Laporan Keuangan .l 55. Uraian PRESIDEN REFUBLIK INDONESIA l.efgg [fgllgg lem_e.rg1gh Pusar Tah rn 2009 lAuditedt i'. lembaga Non Struktura] dan Yayasan di tinqkungan Kementerian Negaraltembaga Lembaga Non struktural merupakan bagian eksekutif (berada di bawah atau bertanggung jawab kepada presiden atau menteri), namun bukan merupakan struktur/bagian dari kemsnterian negara/lembaga (K/L), Eksistensi dan lungsinya diatur dalam uu, PP, Keppres maupun Peraturan Presiden. pembentukan lembaga negara non struktural dimaksudkan untuk membantu pemerintah menangani masalah yang belum bisa dilaksanakan dan diselesaikan oleh lembaga negara formal. lstilah non struktural dikaitkan dengan tidak adanya hubungan organisatoris antara lembaga ini dengan K/L selain hubungan kerja meskipun pendanaannya menginduk ke K/1. lstilah tersebut secara eksplisit juga diungkap dalam peraturan perundangan yang membentuknya. Kata "independen" atau mandiri, ofon0m terkadang menjadi kata lambahan dalam peraturan pembentukan lembaga tertentu. Biasanya dikaitkan dengan keterlibatan pihak.pihak diluar pemerinlahan sepe(i: praktisi, pakar dan lokoh masyarakat dalam komposisi keanggotaan atau pengurus LNS. Nomenklatur lembaga itu bermacam.macam. Ada Akademi, badan, dewan, komisi, komite, konsil, korps, lembaga, majelis, otorita, dan unir kerja. Kesekrelariatan LNSII biasanya berada di K/L atau instansi resmi pemerintah yang sudah ada sebelumnya, sedangkan pegawai seluruhnya berasal atau merupakan piniaman dari K/1. Gajr pegawai sekretariat LNS sebagai pegawai Negeri sipil (pNS) tetap dibayar oleh instansi asal, sedangkan dari LNS biasanya mereka mendapat tunjangan tambahan, Hingga akhir Tahun 2009, Kementerian Keuangan terah mengidenrilikasi g0 lembaga non struktural. Dari g0 lembaga tersebut, lebih dari sepertiganya {35 lembaga) merupakan amanat yang tertulis dalam undang-undang. Menirik legalitas pembenrukannya, sebanyak 20yo dibenluk berdasarkan peraluran pemerintah. sedangkan yang dibentuk berdasarkan kepulusan presiden sebanyak 60% dan 20 % berdasarkan peraturan presiden. Komposisi sumber dana untuk membiayai kegiatan operasional LNS bisa dikategorikan dalam 3 jenis: 1' sekitar 75% (68 LNS) dibiayai dari ApBN. sebanyak 43 sekrerariat LNS merupakan satker yang berada dibawah Kementerian Negara/Lembaga (K/L), sedangkan 25 sekretariat LNS dibiayai dari Kegiatan K/1. 0ari 4i sarker tersebut, diantaranya adarah 1 3 Badan pengelora Kawasan pengembangan Ekonomi Terpadu (Bp KAPETI yang didanai ApBN melalui Dana Dekonsentrasi di SKPD Dinas pU & Kimpraswil. 2' Empat LNS yakni: Bapertarum, Badan pengerora Dana Abadi Umat, 0torita Asahan, dan LPS mendanai kegiatannya dari penerimaan terrentu tanpa kucuran dana dari APBN.
3. Empat Lembaga Non strukturar yang menerima dana dari ApBN dan Non APBN yakni: Badan Wakaf lndonesia (BWl), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap perempuan (K0MNAS PEREMPUAN) dan Komisi penanggulangan AIDS Nasional (KpAN). ,} Catalan atas Laporan Keuangan .l 58 Laponn Keurngtn Pamerintrh Pusat Tahrrn 2009 lAuditedl
4. Yayasan Kesejahteraan pegawai Bhumibhakti Adhiguna di ringkungan Badan Pertanahan Nasional.
5. Yayasan Gedung Arsip Nasional Rl
6. Yayasan Yustitia Dharmayukti Karini di lingkungan Mahkamah Agung
7. Yayasan Purna Bhakti (yARNATI) di lingkungan Kemenrerian Dalam Negeri 8' Yayasan Pengembangan BUMN di ringkungan Kementerian Negara BUMN Badan Pemeriksa Keuangan mengkonfirmasi telah melakukan pembekuan kegiatan yayasan di lingkup BpK.Rl yaitu Yayasan Cakra Bhakti dan pT pentas milik negara di BpK.Bl, yang ditindaklanjuti negarallembaga, yang menurut Akta Notaris dan Anggaran Oasarnya didirikan atau dipimpin oleh pelabat pemerintah aktif di kementerian negara/rembaga tertentu atau yayasan yang menerima dan memanfaatkan aset negara daram melaksanakan kegiatannya. ldentifikasi atas yayasan di lingkungan kementerian negara/lembaga ini diperlukan untuk kemaluan tata kelola pemeiintahan melalui transparasi dan akuntabilitas sektor publik, ldentifikasi lebih lanjut atas.,yayasan di lingkungan kementerian negara/lembaga dipisahkan dari yayasan-yayqsan yang bernaung dibawah institusi TNr. Har rni karena karena pasal 76 undang-undang nomor 34 tahun 2004 tentang TNr lerah mengamanatkan bahwa dalam jangka waktu s (lima) tahun sejak -berlakunya undang'undang ini, pemerintah harus mengambil alih seluruh aktiliias bisnis yang dimiliki dan dikelola oleh TNI baik secara langsung maupun tidak langsung. !aat ini ada 900'an unit bisnis baik berupa yayasan maupun koperasi di bawah naungan TNI yang telah teridentifikasi oleh Badan pengelola Translormasi Bisnis TNI yang diketuai oleh Sekretaris Kementerian Negara BUMN unruk diserahkan kepada Presiden. Selanlutnya yayasan ,ruprn koperasi lersebut ditransformasikan dalam korporasi atau dimasukkan dalam mekanisme ApBN, sehingga TNI bisa berkonsentrasi mengembangkan profesionalitas tentara dan meninggalkan bisnis. sejauh ini, yayasan dalam lingkup keuangan negara yang sudah teridentifikasi dan menyampaikan laporan keuangan yakni:
1. Yayasan Harapan Kita dalam hal ini Badan pengerora dan pengembangan TMll yang mengelola ,Taman Mini lndonesia lndonesia lndah.
2. Yayasan Sarana Wana,Jaya dalam hal ini Badan pengelola Gedung Manggala Wanabakti yang berada di Kementerian Kehutanan.
3. Yayasan Gedung veteran Rr yang mengerora gedung "Graha purna yudha,,di Jalan Sudirman, Semanggi - Jakarta pusar. Yayasan Kesejahteraan pegawai Bhumibhakti Adhiguna (yBBA) di ringkungan Badan Perranahan Nasionar terah dibubarkan sesuai Akta Notaris s.-nurm, c'Hardiyanto Hoesodo, sH Nomor 3 tanggar rg Desember 200g dan menunjuk Tim Likuidasi yang bertugas merakukan riiuidasi arau pemberesan hak.hak dan kewajiban yayasan meriputi administrasi, kekayaan, dan keuangan yayasan. saat ini tim likuidasi yayasan telah melakukan audiensi dengan Direktorar Jenderat Kekayaan Negara menyangkut tata cara penyerahan dan perimpahan aset-aset YBBA. Cakra Bhakti datam pengelolaan asel Catatan atas Laporan l(euangan .l 60 _t.lg!n l(rggltt Pernednrah pusat T ahrrn 2009 lAuditedl
e. dihibahkan;
f. dikembalikan kepada pemilik perorangan yang sah; atau
g. dikeluarkan dari daftar Aset Bekas Milik Asing/Cina, sampai dengan 31 Desember 200g, dari totar r.00g asel yang berum teridentifikasi berdasarkan Lampiran pMK No. lgg/pMK.0ot200g'ranggiL io November 2008, telah teridentifikasi sebanyak E aset. sehingga jumrah asset yang belum teridentifikasi adalah .|.004 aset. Assel' aset yang sudah teridentifikasi tersebut adalah sebagai berikut:
1. Pemantapan status hukum ABMA/C di Jalan Kartini No. l6 Oenpasar Bali menjadi Barang Milik Negara yang digunakan
2. Pemantapan status hukum ABMA/C di Jalan Karrrni No. 36 Denpasar Ba[ menjadi Barang Milik Negara yang digunakan TNr AD berdasarkan SKMK No. 197/KM.6/2009.
3. Pelepasan ABMA/O di Jr. Kerenteng No. r 7g Tg pandan Beritung kepada Yayasan Budi Darma Hok Tek dengan kompensasi Rp346,4Oi,SOO,OO berdasarkan SKMK No. I 67/KM.6/2009.
4. Pengeluaran ABMA/O berupa tanah gedung perkumpuran Kemarian cina Dharma Bhakti di Jaran p. Hidayatuilah samarinda Karimantan Timur berdasarkan SKMK No. I 6g/KM.6/2009
5. Pengeluaran ABMA/C berupa tanah kosong (lapangan pemuda) di Jalan Mulawarman Samarinda Kalimantan Timur berdasarkan SKMK No. 176/KM.6/2009 Pemerintah masih rerus merakukan inventarisasi dan peniraian ABMA/O daram rangka updating dala. pada tahun 2007 telah dilakukan penilaian atas sejumlah 67 aset dengan nilai rotar Rp6r3.6rg.r3r.523 yang terah diungkapkan pada LKPP Tahun 2007 . pada rahun 200g. terah dirakukan penilaian alas sejumlah 1 3g aset dengan nilai rotal Rp733.g20.331.364. pada rahun 200g telah dilakukan penilaian atas sejumrah 6g aset dengan nirai totar Rp102.497,551.696, sehingga jumlah ABMA/C yang telah dinilai pada tahun 2007, 200g, dan 200g aoatatr sejumlah 27S unir dengan nilai totat Rp1.449.g37.014.bg3. ienoan demikian, dari iumrah keseruruhan r.00g aset yang berum seresai status hukumnya per 31 Desember 200g, 5 (rima) aset terah diseresaikan, 645 aset atau 64% aset telah dilakukan cek fisik, dan z7E asel atau zr% rerah dirakukan penilaian. Selama semester ll tahun 2009 tidak ada peningkatan jumlah ABMA/C yang telah dinilai, karena adanya hambatan dari pihak penghuni, serta prioritas'perierlaan saat ini adalah ditujukan untuk penyeresaian irrt* hrk* ABMA/0 sesuai Peraturan Menteri Keuangan No. r gg/pMK.06/200g. Hambaran orri -p,ili penghuni dalam pelaksanaan peniraian di rapangan menyebabkan penirai DJKN tidak dapat melaksanakan survei fisik atas aset'ipenghuni/penguasatpif,ri fet,f, yang menempati tidak memperkenankan penirai DJKN masuk k-e otiri yang ,krn dinilail. Dalam rangka peniraian aset, jika survei fisik aset tidak dapat drrakukan maka dengan sendirinya penilaian tiUat aapat dilaksanakan. Catatan atas Laporan l(euangan I 62 EpgtU [gggy p_.pql[{' Pusat Tah rn Z00g tAuditedt Kebijakan Fiskal. Adapun estimasi besaran kewaliban kontinjensi untuk lahun 2009 yang dialokasikan dalam ApBN.p TA 2009 sebesar Rp1,000.000.000.000, namun tidak terealisasi, Terdapat ketidakpastian atas waktu dan jumlah kewajiban yang mungkin timbul terkait dengan penjaminan kepada pT pLN {persaro}, rawalLan PEmerintah kepada kreditur PT PLN (persero) baru akan timbul jika pT ptN (Persero) tidak dapat memenuhi kewajibannya/gagat bayar. Terjidinya gagal bayar PT PLN (Persero) tergantung dengan kondisi keuangan pT-p-LN (PerseroI. Untuk memperkirakan terjadinya gagal bayar, digunakan rasio clct lconsolidated lnterest coverage fratill dan DSCR (0efr service Coverage fratiol. sesuai dengan PMK 44 Tahun 2008, apabila terjadi gagal bayar, pemerrntah sebagai penjamin akan membayar kewaliban kepada kredrtur pT pLN (Perserol sejumlah utang yang jatuh tempo. Kewajiban yang dibayarkan Pemerintah tersebut akan diperhitungkan sebagar piutang pemerintah kepada PT PLN (Persero), Berdasarkan PMK Nomor 44 Tahun 200g tentang persyararan dan Pelaksanaan Pemberian Jaminan pemerintah untuk percepatan pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Yang Menggunakan Batubara, Direktur Jenderal Pengelolaan urang ditunjuk sebagai Kuasa penggunaan Anggaran (KpA) dalam kegiatan penjaminan pemerintah pada proyek percepatan pernbangunan pembangkit listrik 10.000 MW berbahan bakar batubara oteh PT PLN (Persero). a Janinan Pcnhanganan Proyek Monorail Jakarta Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor r03 Tahun 2006 tentang pemberian Jaminan Pemerintah untuk pembangunan proyek Monorail Jikarta yang ditetapkan tanggal 13 Desember 2006, pemerintah memberikan lrrlnrn melalui mekanisme APBN terhadap pembangunan proyek Monorair Jakarta yang dilakukan Pemerintah provinsi DKI Jakarta melalui kerla sama dengan Badan Usaha. Jaminan diberikan sebesar s0% dari sho,tfail atas batas penumpang minimum sebanyak 160.000 penumpang per hari atau S0% dan nilai maksimum sebesar USD22,S00,000 perlahun selama lima tahun. Jaminan berlaku efeklif sejak tanggar r s Maret 2007 untuk jangka waktu 36 bulan, Apabila ketentuan dimaksud tidak dapal dipenuhi, maka berdasarkan PMK Nomor 30/pMK.02/2007 pemberian jamrnan dinyatakan batal dan tidak berlaku. sampai pertengahan tahun 200g, investor proyek Pembangunan Monorair Jakarta berum berhasir mendapalkan fasiritas pembiayaan lfinancial e/ase) sesuai dengan perjanlian perjasama yang telah ditandatangani bersama dengan pemerintah piovlnsi DKI Jakarta. ierkait dengan hal tersebur, terdapat kemungkinan proyek ini akan ditinjau kembari oleh pihak'pihak terkair. Mengingat hal rersebut, untuk rahun 200g diperkirakan belum ada risiko fiskar terkair dengan proyek ini karena proyek monorail belum beroperasi pada tahun 200g mendatang. Catatan alas Laporan l(euangan .164 -L rglrn [qlgrl Pegg11! gh Pusat_Ta hr rn 2009 lA u-d it e d _ dan THT lunfunded liabilityl THT adalah pos belanja yang dialokasikan untuk memenuhi kewajiban Pemerintah dalam rangka penyesuaian perhitungan besarnya manfaat THT PNS dan Hakim. Pada Laporan Keuangan PT TASPEN (program THT) Tahun 2009 diungkapkan bahwa terdapat Piutang PSL Pemberi Kerja atas THT yang diestimasi, akibat kenaikan gaji pokok PNS tahun 2007,2008 dan 2009 dengan rincian sebagai berikut: Uraian Jumlah (Rp) PSL Pemberi Kerja akibat PP 9/2007 r .639,066.231 .444 PSL Pemberi Kerla akibat PP 14/2008 Perubahan gali pokok 2.451.864.039.858 Perubahan tingkat bunga tahun 2008 93.946.230.524 Jumlah 2.545.8 1 0.270.382 PSL Pemberi Kerla akibat PP 812009 Perubahan gaii pokok 3.026.994.536,0l 0 Perubahan tingkat bunga tahun 2008 128.761.758.479 Jumlah
3. r 55.756.294.489 Total 7.340.632.796.31 5 Atas Utang Kepada [)ana Pensiun dan THT lunfunded liabilityl tersebut, pT TASPEN (Persero) telah menyampaikan surat nomor SRT.37lDir, I l20l 0 ranggat g April 2010 hal penyelesaian Utang Kepada Dana Pensiun dan THT (unfunded liabilityl Pemerintah akibat kenaikan gaji pokok PNS tahun 2007, 2008, dan 2009 kepada PT TASPEN (Persero). Dalam menanggapi surat tersebut, l)irjen Anggaran bersama Ketua BApEpAM LK melalui Nota Dinas Bersama kepada Menteri Keuangan Nomor N0.370/AG/20.l0 - ND.45/BL/201 0 pada huruf d menyatakan bahwa sesuai prinsip pertanggunglawaban Pemerintah atas kelangsungan penyelenggaraan program THT PNS, dan prinsip "conpliance", maka untuk kepentingan penyusunan laporan keuangan program THT PNS Tahun Buku 2009, Pemerinlah perlu menyatakan bertanggungjawab atas kewaiiban yang timbul tanpa harus secara langsung menyebutkan besarannya sampai dengan disepakatinya besaran kewaliban berkenaan. Utang Kepada Dana Pensiun dan THT lunfunded liahilityl sebesar Rp7'340.632.796.315 merupakan estimasi sepihak oteh pT TAspEN (perserol, belum bersifat definitif. Pemerintah sedang melakukan perhitungan ulang dan verifikasi sehingga angka tesebut dapat berubah sesuai hasrl verifikasi Pemerinlah. Pemerintah juga sedang melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap program THT untuk menjamin penyelenggaraan yang berkelanjuran berdasarkan best practices yang berkeadilan dan akunlabel. Penyelesaian Utang Kepada Dana Pensiun dan THT lunfunded tiahilityl lersebul akan disesuaikan dengan perhitungan ulang oleh pemerintah dan ditelapkan dalam APBN pada tahun.tahun yang akan datang. Catatan atas Laporan Keuangan .166 ltp_o,.g$grlgg Prmodnrrh purar Tahun 2009 (Auditei _ C.4. KEJADIAN PENTING SETEI.AH TANGGAI. PEI.APOBAN Pcncairan Drna Crdangan SubridilPS0, Dana Cadansan PMlll, dan Drnr ladanqan DBH sirmpaidengan LKPP Tahun 200g inidisusun, dariroralRplg.6g6.E0l .73z.31zdana ci dangan subsidi/PS0 dan dana cadangan DBH (lihat catatan c.2.26. Asct lainnya. Ona yang Dibatasi Panggunaannya) yang telah disalurkan kepada pihak ketiga stbesar Rp13.582.041.873.038 dan disetorkan ke Kas Negaia sebesar 81t6.090.096.302.655. Dengan demrkian, masih terdapar rrtoo sebesar Rp14.032.115.059 yang merupakan subsidi pangan program Baskin (ps0 perum Bulog) tahun anggaran yang lalu. Rincian dana cadangan yang disarurkan kepada pihak ketiga, disetorkan ke Kas N,)!ara, saldo adalah sebagai berikut (dalam Bpl: 0rnr Crdrngrn Disrlurkrn kcpada Oiselor&rn kc K!s Totrl Pihrk l(rtigt Itlcgrrr .s_,I!_s 1!i_ltenr.ul!,_... -_ Subsidr Minpt-Tan_ah Subsidi Minvak Solar Subsidi LPG - SutsiAi langin. _ _ Subsidi Bsnih - s,liidi-i*,ir -- _ SubsidlPlLNl Subsidi PT KAI Subsidr PT Por dan Giro Konversi mrnyal taneh ke tpc. BPH Migas OBH .lumrirr 722.872.125.300 388.308.655.458 2.1 41.902.683.8 I 7 r 50..000.000.000 r 23.146.034.378 43.750.000.000 2.233.27.5.511 .842 7.7 78.78 5.856.233 672.69 7.576.336 360.903.902.45 7 509.086.1 27.020 596.428.709.593 -295.926.992.400 r 89. I 55.925.554 2.096.269.534.003 . 6-72.697.576.335 360.903.902.457 509.086. I 27.020 596.428.709.593 r.018.799,il7.700 . 5_77.464.58 1.022 4.218.172.211.820 . 150.000.000.000 r 33.750.000.000 . 43.750.000.000 2.357.600.62 1.50 I | 0.503.965.622 r 24.325. I 03.659 l.234.698.466,05 I 9.0 r 3.485.322.284 I 3.582.04t.87 3.038 6.090.0 96,3 02.695 r s.67 2. r 38. I 75.73 3 Catatan alas Laporan l(euangan .16g. PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Laporan Xeuangan Pemerintah Pusat Tah rn 2009 lAuditedt Komposisi Ars Kas Bersih dari riap aklivitas disajikan daram Grafik 43 1s0.000 r 25.000 r 00.000 /5.000 50.000 25.000 {2s.000) { 50.000) 1 i 5.000) r I 2.583 ", TA 2009 r TA 2008 788 & (9t 84.072 E e =E G = 68.559 (75.7431 [ 2.875) Aktivltas 0pcrasr ,,ffi' (28. r 74) (5 r.857) AklrvrtasNon Penggunaan penyesuaran Angg.r.n SAL pembukurn Altrvrtas I nvs!tasr Aset Non Keuangan Aktrvttas Pembrayaan Gralik 43: Komposisi Arus Kas Bersih per Aktivitas Saldo Akhir Kas per 3l 0esenbcr 2009 sebeser 8p81,37 triliun SALDO AKH R KAS DAN BANK saldo Akhir l'as dan Bank per 3r Oesember 200g sebesar Bpg1.36g.7,l0.r52.403 merupakan kas Pemerintrh Pusat yang tenedia dan siap digunakan untuk membiayai aktivitas pemerintah tahun berikutrrya, dengan rincian (dalam Bp): Uraian TA 2009 lAudited TA 2008 tAuditcdl (as BUN, KPPN & BLU .) Rekenrng Ptmerintah Iainnya Kas di Bendahara Pengeluaran Kas di Bendahara penerimaan Kas Lainnyir dan Setara Kas Kas pada B,.U *.) Jumlah Srldo Akhir Kas 46.062.7 46.044.414 32.218.505.71 1.694 1 .036.241 .894.53 7 r .040.200.1 95.970 901 .887.42 7.630 75.830.1 97.373.908 35.642.938.767.447 1 .1 54.7 I 2. I 27.961 r .308.388.040.590 1 09. r 28.878. I 58 1.021.550.862.953 81 .368.7 t 0.1 52.403 1 14.957.787.r 72.859 ') Saldo Aklrir Kas BUN, KppN & BLU rerdiri dari: Uraian TA 2009 (, TA 2008 Rekenirg Kas BUN di Bl Rekenirg Kas di KppN Kas di t;LU Jumhl 32.185.520.242.213 8.309.379.301 .258 67,707.599.065.065 6.7 55.052.343.271 1.367.545.965.572 5.567.846.500.943 46.0 62.746.044.414 75.830.197.37 3.908 Keterantpg Rekennp Kas Btlil di Br ternasuk frekening atas penermaan Hibah sunatera sebesar frp483.t'80.666.908. *'l Kas pada BLU sebesar Rpr0g.r2g.g7g.r5g merupakan Kas pada BLU yang berum disahkan Catatan atas Laporan Keuangan .l 70 PF ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Lrporrn Pemerintah Pusat Tahun 2009 lAuditedj Pcncrinttn Pupthhn lilcto) Rp6l9,9l triliun U. 2. 1 . -Pe.ne r rlg i11 .{l_clp-aigL(-Ul Penerimaan Perpajakan pada TA 2009 sebesar Rp619.914.9g5,0 63.499 terdrri dan Penerimaan lrajak Dalam Negeri sebesar Rp601.251.757.069.994 dan penerimaan p'ajak Perdagangan lnternasional sebesar Rp18.663.227.993.60S. penerimaan perpajakan ini merupak an prnerimaan Pemerintah yang d n dari sektor perpalakan sepanjang TA 2009 ihimpu setelah dikurrngi pengembalian penda patan perpaiakan. Rincian penerimaan Perpalakan TA 2009 dan 2Ot)B adalah sebagai berikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 Pajak Dalam Negeri TA 2008 (Auditedl Pajak Pengha,;ilan (pph) Pajak Pertamhahan Nilai dan penjualan Barang Mewah (ppN & ppnBM) Pajak Bumi dr n Bangunan (pBB) Bea Perolehar Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Cukai Pajak Lainnya Jumlah Penerimaan pajak Dlll (lUeto) Pajak Perdal;angan lnternasional Bea Masuk Bea Keluar Jumlah Penerimaan pajak perdagangan lnternasiona I Penerimaan perpajakan
a. Pajak lrenghasilan Uraiatr 56.718.468.581,956 51.251.752.624.651 3.r 16.049.05 6.6 l0 3.034.423.41 7.1 86 60r .25 t .757.069.894 622.358.691.31 3.241 1 8.098.273.245.280 22.7 63.778.701 .766 564.954.748.32 5 13.578.320.649.2 29 I 8.663.227.993.605 3 6.342.09S.350.995 619.914.S85.063.499 658.700.790.664.236 3r7.614.988.311.624 193.067.541.998.7i5 24.270.191.705.513 6.464.51 7.415.416 327 .497.716.210.155 209.64 7.424.433.640 25.354.279.618.301 5.s 73.095.008.708 Dengan demikian, penerimaan perpajakan dalam TA 200g lebih kecil 8p3g.7g5.g0b.600.737 atau 5,89 persen dari TA 2009.
Penerinraan pajak penghasilan (pph) pada TA Z00g adalah sebesar Bp3l7'614'988.311'624 yan-g berasar dari palak penghasilan Migas dan Non Migas. Rincian penerimaan kas dari pph pada TA 200g dan TA 2008 adarah sebagai berikut (dalam Rp); TA 2009 r uditedl TA 2008 Uuditedl PPh Migas t,Ph Minyak Bumi l,Ph Gas Alam l,Ph lainnya Minyak gumi l,Ph Migas tainnya Jumlah pph Migas PPh Nun Migas t,Ph pasal 21 t,ph pasal 22 l,Ph Pasal 22lnpor l,Ph pasal 23 t,Ph pasal 25/29 0rang pribadi l,Ph pasal 25/2g Badan I,Ph Pasal 26 1 8.360.480,065.849 3 L683.1 94.144.689 29.634.966.041 .552 47.383.937.086.2s3 50.043.874.2t 0.538 77.018.903.127.805 52.072.653.972.683 4.368.552. I 38.289 I 9.202.894.609.796 r 6.032.496.664.217 3.346.803.263.201 r 20.31 2.764.1 56.957 r8.365.176.514.472 51 .709.584.47 4.271 4.950.928.530. I 34 25.06 L597.326.045 I 8.073.368.980.207 3.608.08 5.804.988 r06.368.031.139.110 1 4.880.3 I S.679.35 1 Calalan atas Laporan lhuangan .ll2- Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahr rn 2009 lA u diteo)
e. Cukai Uraian
Penerirnaan cukai pada TA 2009 adalah sebesar Rps6.7lg.46g.sgl.gs6, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rpl: TA 2009 uditcd TA 2008 lAaditcd Cukai Hasil Tembakau 55.379.914.472.652 385.069.410.227 921.224.651.121 r 5.946.685.476 10.313.362.480 49.926.361 ,206.384 420.655.726.793 878.524.341.908 1 1.664.567.796 r 4.546.78 1 .7 70 Cukai Erhyl Atkohot Cukai Minuman mengandung Ethyl Alkohol Denda r\dministrasi Cukai Cukai Iainnya Jumlah Penerimaan Cukai (Nato) 56.718.468.581 .956 51.251.752.624.651 Dengar demiki?n, pefl€rrrnaar cukai pada TA 2009 lebrh besar Rp5.466.7.l5.g57.305 atau ll),67 persen dari Penerimaan Cukai TA 200g.
f. Pajak Lainnya
Penerinaan Pajak Lainnya pada TA 200g adalah sebesar Rp3.l 16.04g.056.610. Rrncian
Penerirraan Pajak Lainnya adalah sebagai berikut: Uraialr TA 2003 tAudited TA 2008 tAaditcd Penjualan Benda dan Bea Materai Pajak iidak Langsung Bunga Penagihan Pajak: - Burga Penagihan Pph - Burrga Penagihan PPN . Burrga Penagihan PPnBM - Burrga Penagihan PTLL Jumlal Bunga Penagihan pajak Jumlah Paiak lainnya (Neto] 3.035.798.66 5.298 1.1 9S.386.323 2.8 30.223.587.094 1.241.408.827 32,277,412,571 44,936,249,306 68,297,2s1 r,7 69,045,86 1 139.912.41 7.040 62.9 I 2.s25.736 58.962.447 74.516.042 Dengar demikian, penerimaan pajak Lainnya Rp81.625.639.424 atau 2,6g persen dari TA 200g. 79.051.004.989 202.958.42 L265 3.t I 6.049.056.61 0 3.034.423.417.t 86 pada TA 2009 tebih besar
g. Pajak irerdagangan lnternasional
Penetinlaan Pajak Perdagangan lnternasronal pada TA 200g adalah sebesar Rpl 8.663.227.993.60s, yang rerdiri dari penerimaan Bea Masuk sebesar Rp18.098.273.245.280 dan penerimaan Bea Keruar sebesar Rps64.g54. r4g.3zi.
Rincian Penerimaan pajak perdagangan rnternasional adalah sebagai berikut (daram Bpl: Uraiirn TA 2009 tAudiled TA 2008 (/4uditcll Bea lvlasuk Bea Masuk Bea Masuk DTp atas Hibah (SpM Nihit) Pendapatan Denda Administrasi Pab ean Bea Masuk dalam rangka KITE Bea Masuk. DTP Pabean Lainnya ,lumlah Bea Macux (tueto) r 7.737.630.922.391 3.656.606.296 680.420.327.241 (365.083.630.565) 22.341.7 42.521.621 9l 0.079.236 662.021.390.304 (27r.4t6.637.07I) 3.5 73.88 2.79 I 42.649.019.91 7 26.947.464.885 r 8.098.273.245.280 22.763.178.70 r.755 Calatan alas Laporan Keuangan .l 74 Lrporan Keurngan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAuditedl Penerirnaan ini terdiri dari (dalam Rp) Urair n TA 2009 TA 2008 (rqditoti Pendirpatan Penjualan Hasil Produksi/ 5.245.1 74.7 I 9.960 I r.007.1 70.053.975 124.823,250.679 r3.3r 7.228.679.684 r .614.683.875.661 436.564.995.570 971 .796.825 3.00 1.226.634.244 I .756.304.250.420 7 l. I 63.765.630 175.245.203.121 I .575.21 5.565. I 89 790.983.202.537 31.033.105 373.1 58.620.000 I 63.745.970.532 3.257.742.968.625 635.620.302.960 605.357.951.328 60,51 6.516.546 2l 7.842.978.081 9.255.900.940.724 Sitaarr Pendirpatan Pen;ualan dari Kegiatan Hulu Migar, Pendirprtan Sewa Pendirpatan Jasa I Pendirpatan Jasa ll Pendirpatan Jasa Luar Negeri Pendirpatan Jasa Perbankan Pendirpatan atas Pengelolaan (TSA) dan/atau atas Penempatan Uang Negara Pendapatan Jasa Kepolisian Pendirpatan Jasa Pelayanan Tol Pendirpatan Jasa Lainnya Pendi,patan Bunga Pend.rpatan Gain 0n Bond Redemption Pendirpatan Fee atas Security landing Pendt,patan Premium atas 0bligasi Negar a Pendi patan Kejaksaan dan peradilan Pendi patan Pendidikan Pend; patan Gratifikasi dan Uang Sitaan Hasil Korupsi Pendr patan luran dan Denda Pendt patan Pelunasan piutang Pendr patan dari Penutupan Rekening Pendi patan Lain.lain Pandrpatrn B[U Jrrmlah PitBP tainnya flIetol 2,780.709.999.300 r 6.945.896.959.837 r 05.804.495.424 r 3.603.569.484.065 r.542.435.1 I 1.832 337.097.503.805 2.779.997.726 353.540.863.222 269.696.992.630 206.222.008.716 214.71 t.500.000 78.023.491 .000 483.533.775.8 I I 4.144.460.220.207 58 1 ,543.822.550 648.294,535.990 8.2s2.846.640.99 t r.968.882. I 02.559 r 0,710.252.479.518 9rlg_rl demikian, penerimaan pNBp Lainnya pada Rp4.9C8.193.789.885 arau 7,33 persen dari TA 2b0g. 106.041 3,734.294.1 86.t 07 62.056.202.38 t.43s 66.964.396.1 7 t.290 TA 2009 lebih kecit Penerinaan Hibah sebesar frp1.67 triliun D._2.3.?errer rnaan Hibah Penerimaan tlibah pada TA 2009 adarah sebesar Rpr.666.643.s04.3g7. pendapatan ini merupakan penerimaan negara yang berasar dari sumbangan daram negeri perorangan, lembaga/badan usaha dan hibah dalam negeri lainnya. selain itu luga berar.iiari luar negeri pororangan, hilateral, murtiraterar dan hibah ruar negeri rainnya. iincian pendapatan Hibah adalah sebagi,i berikut (dalam Bpl: Uraian TA 200s t, TA 2008 (/uditet'l Hibrh Dalam ftlegari Hibah Dalam Negeri - perorangan Hibah Dalam Negeri - tembagafBadan Usaha Hibah Dalam Negeri lainnya Jumlah Hibah 0alam tlcgari 77.350.000 r 1.628.100.575 385.1 73.221 430.000 I 5.361.000 r 7.994.568.266 r 2.090,623,796 r 8.010.35 9.266 Catatan atas Laporan l(euangan .l l6 Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009lAuditedl Eelanja Penbayaran Bunga Utang sebesar frp93,78 triliun 80.664.398.r 6t.767 55.887.772.437.81 3 Dengan demiJ:ian, Belanja Barang TA 2009 ini lebih besar 8p24.776.62s.723.gs4 arau 2t4,33 persen dari Tr\ 2008. Q. 2.-6, B e t:L,t ;r P e nr b aya ra n Plglgq_,U llltt Belanja Pembayaran Bunga uiang pada TA z00g sebesar Rpg3.7g1 .932.422.g13 merupakan pembayaran 'rang dilakukan atas kewaiiban penggunaan pokok utang loulstanding principah, baik utang dalam negeri maupun utang luar negeri, yang dihitung berdasarkan posisi pinlaman. Belania Bunga Utang mengalami kenaikan Rp5.429.606.579.693 atau 6,15 persen dari Belanja Bunga Utang IA 2008 sebesar Rp88.352.325.843.120. Belanja Perlalanan Belanja Barang B[U Jumlah Belanja Barang (l[lcto] r 5.1 56.091 .21 1 .5 I I 5.1 83.760.8S7.789 r 1 . 109.538,927.693 2.534.399.61 0. I 00 Rincian Belania Bunga Utang tersebut terdiri dari Pembayaran Bunga atas Utang Dalam Negeri dan Luar Negeri masing.masing sebesar Rp78.339.942.g59.629 dan Rplg.441.ggg.564.lg4 dengan rinciarr sebagai berikut: Pembaya,,an Banga atas lltang Dalan llegeri Belanja P"'mbayaran Bunga atas utang Daram Negeri sebesar Rp75.339.g42.gsg.629 merupakarr pembayaran bunga dan kewajiban lain atas Surat Berharga Negara baik berdominasi rupiah maupun valas, serta pembayaran imbalan denda, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): TA 2009lAudibni TA 2008 rAuditcd Belanja Pembayaran Bunga 0bligasi Negara DN 55.835.r 19.57t.928 r .242.704.483.099 5.400. I 84.906.000 200.53 1.500.000 20.51 r.309.000 I 1.057.884.166.031 286.65L303.585 239.658.250.000 50.656. r 77.098.456 9.644.400.000
8. r 90.473.1 66.800 68.887.500.000 Belanja Pembayaran lmbalan SBSN 0N Belanla Pembayaran Discount 0bligasi Negara DN Belanja Pembayaran loss 0n Bond fredenption Belanle Pembayaran 0iscount SBSN DN Belanja Pembayaran Bunga 0bligasi Negara Valas Belanla Pembayaran lmbalan SBSN Valas Belanja Pembayaran liscount 0bligasi Negara Valas Belanp Pembayaran 0enda Jumlan Pcmbayaran Bunga Utang DN (Neto) 5.609.586.833.745 7.368.986 693.2 I 3.930.000
909. r 62.449.308 75.339.942.858.629 66.1 37.145.378,309 Eelanja Pemhayaran Bunga atas lltang luar llegeri Belanja Pembayaran Bunga atas utang Luar Negeri sebesar Rplg.441.ggg.s64.lg4 merupakarr pembayaran bunga dan kewajiban lain atas pinjaman program dan pinjaman proyek, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 lAuditcd TA z008 (,udited Belania Bunga Pinjaman program Belania Eunga Pinjaman Proyek 4.0r 2.667.518.042 3.629.784.77 l.l 74 1 8.585.395.693.637 22.046.142 Jumlah lrembayaran Bunga Utang LIU (Neto) 1 8.441.989.564.1 84 22.215.180.464.81 r Catatan atas Laporan l(euangan .17g. Uraian PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 200g lAuditedl Eelanja lain.lain sebesar flp38,96 triliun OBH Pajak sebesar 8p39,27 fiiliun 1BH 80A sebesar Rp36,86 uiliun D.2,.-3. B_cla rr ;r Larn.{ain
Belanja Lain-lain pada TA 2009 adalah sebesar Rp38.955.711.251.756, dengan rincian (dalam BP)' Uraian TA 2009 lAuditod TA 2008 lAuditcdl Belanja Rekonstruksi Aceh Kerjasama Teknis lnternasional Pengeluaran Iak Tersangka Cadangan Um,rm Pemilu Tahunirn Cadangan Tun;angan Beras PNS/TNl/polri Cadangan Dar a Reboisasi Tunggakan dan Klaim Pihak Ketiga Dana Cadangan Tanggap Darurat (Dana Kontijensi) Belanla lainny a Jumlah Bchrrja Lain.lain (ltlctol r.761.238.677 9.81 5.01 5.1 63 {1 68.474.382) (r 28.292. I 88) I .967.422.531 .623 1 2.302.535.500 1 .853.993.336.1 58 22.960.31 0.040 166.961 .798.926 35.763.1 55.882.562 27.228.698.836.370 38.955.7t 1.251.750 3 r.096.657.038.061 mengalami kenaikan sebesar
2. r 68.250.07 L603 (9.8s6.000) 548.81 9.540.925 2.560,31 6.000 305.973.497.740 Dengan de nikian, Belanja Lain.lain TA 2009 Rp7.859.05a 213.695 atauZ1,ZT persen dari TA 2009. q,2..1q ,Qani BaglHlq! Paiq.tt Bagi Hasil Pa;ak merupakan transfer oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah berupa penerimaan pajak yang merupakan bagian pendapatan Pemerintah Daerah. Transfer Bagi Hasil Paiak pada Tr\ 2009 adalah sebesar Rp3g.26g.r26 .s7s.424, dengan rincian (dalam Rp): Uraian TA 2009 $uditcdt TA 2008 tAuditedt Bagi Hasil Pajak Penghasilan Bagi Hasil PBB Bagi Hasrl BPHTB Jumlah Bagi Hasil Pajak (t[cto) 1 0.2r 9.078.886.979 23.073.8S5.1 00.05s 5.976. I 52.588.390 9.988.288.799.1 68 22.251.771.7 46.068 5.638.895.057.61 I 3S.269.1 26.575.424 37.878.955.602.847 Dengan demi<ian, Bagi Hasil pajak TA 200g tebih besar Rp1.390.llo.glz.sll atau 3,67 persen dari Tr\ 2008. 0.2.11. Darri Baqi Hasil $qmber Daya Alarn Bagi Hasil Sumber Daya Alam (SDAI merupakan transfer oleh pemerintah pusat kepada Pemerintah Daerah berupa penerimaan sumber daya alam yang merupakan bagian pendapatan Pemerintah Daerah. Transfer Bagi Hasil Sumber Daya Alam dalam TA 200g adalah sebesar 8p36.860.821.003.513 dengan rincian sebagai berikur (dalam Rp): Uraian TA 2009 TA 2008 Bagi Hasil Minyak Bumi 14.61 3.344.635.284 r r.515.305.364.716
7. r 97.559.262.497 r .093.I 68.337.439 I .307.0S6.277.783 69.277.945.794 r ,065.069.1 80.000 r 8.9 r 6.3 23.740.45 I 1 4. 1 78. I 99.225.782 6.r 91.652.830.572 0 1 .389.443.1 04.455 64.000.000.000 0 Bagi Hasil Gas Alam Bagi Hasil Pertambangan Umum Bagi Hasil Pertambangan panas Bumi Bagi Hasil Kehutanan Bagi Hasil Perikanan Bagi Hasil lukai Tembakau Jumlah Birgi Hrril SDA (lUrto) 38.880.82 t.003.s!3 40.739.618.90t.261 Catatan atas Laporan l(euangan .190. Laporan Keuangan Pemerinlah Pusat Tahrrn 2009 lAuditeo) Penjualan Aset sebesar frp109,44 niliar Eelanja Aset letap sebesar frp75,85 tilliun Kenail<an kas dari Aktivitas Penbiayaan sehesar Rpl 12,58 Uiliun Dengan demikian, Arus Kas Keluar Bersih dari Aktivilas lnveslasi Asel Non Keuangan pada TA 2009 lebih besar Rp3.062.946.544.981 atau 4,21 persen dari TA 2008. Q.|J.Q. Pelt ralan Aset Pendapatan f'enjualan Aset merupakan pendapatan yang berasal dari penjualan Aset Tetap baik berupa rumalr tinggal, kendaraan bermotor, dan asst yang rusak alau berlebihan. Pendapatan yang berasal dari Penlualan AsBt Totap pada TA 2009 adalah sebesar 8p10g.437.667.565 dengan rinciar sebagai berikut ldalam Rp): U rrian TA 2009 Audhcdt TA 2008 Uaditcdl Penjualan Ru nah, Gedung, Brngunan, dan Trnrh Peniualan Kerrdaraan Barmotor Penlualan Se,ua Beli Penjualan Asrrt Tetap Lainnya Penlualan Asrrl Lainnya Jumlah Pcnlualan Arrt (Ncto) 1 09.437.867.E65 88.856.43 6.43 6 28.53S.S72,71 1 1.250.275.075 45.972.247.413 417.757.500 33.257.4r 4.966 2,508.71 r.855 r.380.325.056 50.342. r 04.439 2.523.97 3.328 32.10r.321.758 0engan demikian, Pendapatan ini pada TA 2009 lebih besar Rp20,5g1.231.22g arau 23,16 persen dari Tr\ 2008. 0.2 l_1._Bglq r1a {s_trt_lg@
Belanja Aset Tetap pada TA 2009 adalah sebesar Rp75.952.367.4,l1.406 dengan rincian sebagai berikrrt (dalam Rpl: U raian TA 2009 $uditcdl TA 2008 lAuditcdl Belanla i4odal Tanah Belanja lVlodal Peralatan dan Mesin Belanja i,lodal Gedung dan Bangunan Belanja i4odal Jalan, lrigasi, dan Jaringan Belanla Iemeliharaan Yang Dikapitalisasi Belania ilodal Aset Tetap Lainnya Eelanla ilodal BLU Jumlah Eelanja Asct Totap (Ncto) I .7 1 3.705.981 ,324 20.1 64.0 1 0.627.37S r 3.296.296.467.8I 2 37.529,420.81 9.921 2.428.592.778.794 720.340.736. I 76 r.353.416.610.290 20.094.404.266.S55 r 3.842.369.939.536 31.503.297.109.251 r.057.910.007.841 4.685.620.833.654 23r.820.807.669 Belanja iniparla TA 2009lebih besar Rp3.083.s27.7t6.210 atau4,z4persen dariTA 200g. Dengan Arus Kas Masuk Bersih dari Aktivitas Operasi sebesar minus Rp12.g75.g54.630.543 dan Arus Kas Bersih Keluar dari Aktivitas lnvestasi Aset Non Keuangan sebesar minus Rp75.742.929.743.741 mengakibatkan defisir anggaran sebesar npaa.ota.za+ 374.2g4. Defisit anggaran tersebut ditutup dari sumber.sumber pembiayaan sebagaimana dijelaskan pada bagian berikur ini. ARUS KAS DARIAKTIVTTAS PEMBIAYAAN Arus Kas darr Aktivitas Pembiayaan menielaskan aktivitas penerimaan dan pengeluaran kas sehubungan dengan pendanaan defisit atau p€nggunaan surplus anggaran yang bertujuan untuk memprediksi I laim (tuntutanl pihak lain terhadap arus kas Pemerintah dan tuntutan pemerintah 75.852.367.411.406 72.768.839.63s.1 96 Catatan atas Laporan Keuangan -lg2 PR ES I DEN r?FTrttFrt lK lNtnoiltrst^ Laporan Kourngrn Pernerintah PusaI Iahrrn 2009lAuditedl Perbendaharaan Negara (SPNl, 0bligasi Negara, dan Surat Berharga Syariah Negarr (SBSN), baik berdominasi rupiah mrupun valas. penerimaan pembiayaan sBN pada TA 2009 se,resar Rp148.537.685.651.903. dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Urrian TA 2009 lAuditodl TA 2008 lAaditcd Penerbitirn/Penlualan SPN Penerbitirn/Peniualan 0bligasi Negara 0N Utang Brrnga 0bligasi Negara DN Penerbitirn/Penjualan 0bligasi Negara . Valas Penerbitirn/Peniualan SBSN . DN Penerbit;rn/Penjualan SBSN . Valas lmbalan l)ibayar di muka SBSN .DN Total Pcnerimrrn SBN I 48.537.685.651.903 132.695.303.303.844 25,200.000.000.000 6s,974.730.000.000 r .027,625.034.000 39.770.426.000.000 s.5 r 9.290.000.000 7.03r .748.227.903 I 3.866.390.000 r 0.0 r 2.000.000.000 76,791 .640.000.000 r .248.846.053.000 39,309.830.43 I .s00 4.699.700.000.000 6r 6.621.652.444 1 6.665. I 66.900 Penerinaan Penbiayaan ltrl sebesar Rp58,66 triliun Dengan demikian, penerimaan pembiayaan sBN pada TA 2009 lebrh besar Rp15.842.382.348.059 atau I 1,94 persen dibanding TA 2008. qJ I I Ir:nr irnrodr.p!iirl.!lqy_4j-ll L-rr,rr-Nr.g. r Penerimaan rembiayaan Luar Negeri dalam TA 200g sebesar Rpbg.662.045.g06,s4g merupakan stluruh penerimaan Pemerintah sehubungan dengan penarikan pinjaman luar negeri yang terdiri d,rri piniaman program dan pinjaman proyek, serta penjadualan kembali bunga uting luar negeri. Rincian Pembiayaan Luar Negeri adarah sebagai berikut (dalam Rp): Uraian U 2009 tAuditett TA 2008 Uuditcdl Pinjaman Prog.am Pinjaman Proy.,k Jumlah Pencrimaan Pembiayaan LN Uraian 28.937.702.908,655 29.724.342.897.894 30.1 00,439.755.1 74 20.r 18.310,176.732 58.662.045.806.549 50.2 t 8.749.931 .906 Dengan dem kian, penerimaan pembiayaan Luar Negeri dalam TA 200g lebih besar Rp8.443.295 874.643 arau 16,81 persen dari TA 2008. Pinjaman Program
Piniaman Program yang diterima daram TA 200g adalah sebesar Rp2g.937.702.g0g,65s, dengan r ncian (dalam Rpl: TA 2009 lAuditedt TA 2008 Progran Bilateral Progran Mutilateral Jumlah Pinjaman Program 9.r 36,727.594.800 19.800.975.313.855 8.021 .748.614.400 22.078.691 .140.77 4 28.937.702.908.655 30.r 00.439.755.1 74 b. Dengan rlemikian, Pinjaman program TA z00g lebih kecil Rp1,162.736.g46.51g atau 3,g6 persen d,rri TA 2008, Pinjamrn Proyck
Pinjaman Proyek yang direrima dalam TA 200g adalah sebesar Rpzg.l24.34z.89i.gg4 , dengan rrncian (dalam Rp): Catatan alas Laporan Keuangan .194. Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAuditedl Dengan denrikian, Pengeluaran Pembiayaan Dalam Negeri TA Rp2.287.746.030.819 atau 4,89 persen dibandingkan TA Rp46. 779.04 I .97 7 .082. 2009 lebih besar 2008 sebesar Pengeluaran Penbiayaan LN sebesar flp60,03 triliun PMtl/0ana lnyestasi Penerintah sebesar Rpl3,08 triliun Penerusan Pinjanan lROl/BPD) sebesar Bp6,l8 triliun PMN untuk BUMN lnvestasi Pemerintah untuk BLU PIP Dana Bergulir Jumlah D_=!,_2.1._f eq *lgq.11 r1 |grn!_g1rean Luar 1Uegrr;r Pengeluaran Pembiayaan Luar Negeri dalam TA 2009 sebesar Rp68.031.1,l3.8s7.077 merupakan pcmbiayaan cicilan pokok utang luar negeri, yang terdiri dari {dalam Rp}: Uraian TA 2009 tAuditcd TA 2008 Auditod Pinjaman Program Pinlaman Proyek Pengembalian Pinjaman karena Pengeluaran lneligible sampai dengan Tahun 1008 Jumlah Pcncrimaan Pcmbiryarn tlU 8.755.976.968.9 r 9 59.275.r 36.888.1 58 5.866,722, r 94.538 57.490.860.565.371 77.727.982.168 68.031.1t3.857.077 63.435.310.142.077 Dengan dernikian, Pengeluaran Pembiayaan Luar Negeri TA Rp4.595.803,1 1 5.000 atau 7,24 psrsen dibandingkan dengan Rp63.435.3 1 0 .7 42.07 7 . 2009 lebih besar TA 2008 sebesar 0.2.24. Penr ertaarr M od.al Neqara/D.ana I rtvesl ;rs r P',rrrr,r in ta i' Pengeluaran Penyertaan Modal Negara (PMNI/Dana lnvestasi pemeilntah merupakan penyertaan nrodal Pemerintah Pusat dalam rangka pendirian, pengembangan, dan peningkatan kineria Bada n Usaha Milik NegarafDaerah atau Badan Hukum lainnya yang dimiliki Negara/Daerah, serta investasi dalam bentuk dana bergulir. PMN/Dana lnvestasi Pemerinlah dalam TA 201)9 adalah sebosar Rp13.084.949,775,291, yang rerdiri dari: Uraian Jumlah (Rp) 1 r.673.967.076.291 500.000.000.000 9r 0.982.699.000 r 3.084.949.775.29 I Dengan demikian, PMN/Dana lnvestasi Pemerintah TA 2009 lebih besar Rp10.584.929 .775.291alau 423,39 persen dari TA 2008 sebesar Rp2.b00.020.000.000. Seiak TA 2109, investasi Pemerintah dalam bentuk dana bergulir dianggarkan sebagai pembiayaan. Q.!,_7 !.. f e 1r ;rrsan Piniama :r Pembiayaan RDI,RPD merupakan pengeluaran pemerintah atas pemberian pinjaman dan penerusan pirrjaman luar negeri yang disalurkan untuk pemerintah daerah, dan BUMN/BUMD. Penerusan pirlaman luar negeri pada TA 200g adarah sebesar Rp6.1g0.700.434.07g untuk pemda dan IUMN. Jumlah tersebut lebih besar Rpggl.3g4.230.l97 atau lg,l0 persen dibandingkan dengan TA 2008 sebesar Bpb.l8g.3l 6.203.992. Catatan atas Laporan Keuangan .l86 Laporan Keuan gan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAuditeol Pengemba ran Penerrmarn PFK Beras Bulog Pengembr ran Ponerrmarn PFK 2$ pcmda Pengemba ran Pencrmaan PFK l_ain,lain Pengeluaran Non Anggaran PFK karena Kesalahan Rekenrng Jumhh Pengclurrrn PtK PFI( (ltleto) (1 74.36r.9r 7.476) { r .698.969.644.025) (360.744.778,000) t243.344.229.0421 ( r 54. 143.839.30't I { r.423.298. r 47.8041 (353.r72.719.326) ( r 85.260.833.754) PFK Prefinancing scbasar ninus f,p2,50 triliun Krinan Uang sebesar ninus Rpl,55 triliun fl 5.064.28r.293.r90) il3.30 r.946.39 1.388) 956.696.29r.231 (244.155.29 3.370) Q.?.?8.lf K 're{ilanuing d11P-F[ [aiririya PFK Prefinan:ing dan PFK Lainnya TA 2009 ssbesar minus Rp2.500.000.000.000 merupakan transaksi yarrg dilakukan BUN berupa prerinancing (pembiayaan pendahuruanl, penerimaan/ pengembalian dana talangan, dan pembayaran rekening khusus kosong (reksus kosong), dengan rincian sebagri berikut (dalam Rp); Uraia n TA 2009 lAuditcd TA 2008 tAuditedl Penarimaan PFI( Prclinancing: !l ?9._ttirg,q1_U_gns Kiriman Uang (KU)Neto TA 2009 sebesar minus Rp1.545.543.155.898 antara tain merupakan penerimaan dan pengeluaran kiriman uang antar rekening pemerintah yang berasal darr KppN ke Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan-Departemen Keuangan dan sebalrknya, Pemindahbukran intern rekening BUN, pemindahbukuan intern KppN, dan Wesel pemerintah. Dalam transaksi KU TA 2009 masih terdapat selisih anlara penerimaan dengan pengeluaran KU yang disebab<an belum seponuhnya seluruh transaksi atas rekening yang s;ling terkait dengan transaksi kas dibukukan dalam Sistem Akuntansi Pusat, dan ketidaktepatan daiam penggunaan akun. Rincian KU adalah sebagai berikut (dalam Rp): Penenmaen Dana Talangan Jumlah Pencrimaan PtX prrlinancing Drkurangi: Pambayarorr PFK Prelinrncing dan pFK BUN tainnya dan Pengembalirn Dant Talangan: Pembayar;r n kepada PPHLN . p engeluann tn.E lig ibte Pembayar; n darr Rekenrng BUN . Reksus Kosong Pengemba ran Dana Talangan ke Rekening SAL Pengemba ran 0ana Talangan ke Dana Moralonum Jumlah Pembayarrn pFK prclinancing Jumlah Ptl( Prcfinancing 0lcto) U ra ian r 0.000.000.000.000 r .000.000.000.000 r 0.000.000.000.000 r .000.000.00 0.000 ,uullSl:ll?:9?li (r2.500.000.000.000) il3.319.254.729.513) ( r .000.000. 000.000) (1 2.500.000.000 .0001 fl 4.38 5.9 78.62 6.33 7) .2.s00.000.000.000) (1 3.385.978.626.337) TA 2009 lAudittti TA 2008 (r,uditcd Penerimaan I iriman Uang 587.1 88. I 87.776.4 I 3 485.55 1.004.467.303 1 93.533.422.980 742.252.369.032.078 1.274.445 2.202.0 I 7.6 I 8.830.220 5 79.985.787.982.268 443.632.666.104.179 43.092. I 85.232 722.937.549.558.797 365.000 Penerimaan I rriman Uang Dalam Rangka TSA Penerimaan I rriman Uang Dalam Rangkr Reksus Penerimaan f emindahbukuan Penerimaan I emindahbukuan penutupan Rekenrng Penerimaan Iemindahbukuan Dalam Rangka Penempatan Penenmaan !/esel pemenntah Koreksi Peng lluaran pemrndrhbukuan Jumlah Pcn,rrimarn l(U 72.564.947.475 324.000 30.566.1 I 1.100 9.750.91 62.630.576 4.017.27 Catatan atas Laporan Keuangan .lgg. t. PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Laporan Ksu.ngan Pemerintah Pusat Tah rn 2009 lAuditedl Komposisi Arus Kas Bersih dari tiap aktivitas disajikan dalam Grafik 43 150.000 125.000 100.000 75.000 50.000 25.000 (25.000) ( 50.000) { /5.000) I r 2.583 84.072 TA 2009 u TA 2008 788 .E EL = EC .9 = 58.559 Aktivnas 0perrsi { 1 2.875) ,rrfl' 128.114)r * (5-1.857) AktrvrtasNon Penggunaan penyesuaan Angg.rrn SAL pembuluan (9) 7431 Altivrtas lnvsstast As€t Non Keuangan {4.08.01 Akttvttas Pembrayaan Grafik 43: Komposisi Arus Kas Bersih per Aktivitas Saldo Akhh Kas per 3l 0esenhcr 2009 sehesar frpi1,37 tilliun SATDO AKH R KAS DAN BANK saldo Akhir l'as dan Bank per 3r Desember 200g sebesar Rpgr.36g.7r0.rs2.403 merupakan kas Pemerintrh Pusat yang tersedia dan siap digunakan untuk membiayai aktivitas pemerintah tahun berikutlya, dengan rincian (dalam Rp): Uraian TA 2009 fiaditedl TA 2008 (/aditedl Kas BUN, KPPN & BIU .] 46.062.746,044.41 4 32.21 8,505.71 1.694 1 .036.241 .894.537 r.040.200. I 95.970 901.887.427.630 75.830.1 97.373.908 35.642.938.767.447 r .1 54.7 1 2. 1 27.961 1 .308.388.040.590 Rekening Pcmerintah Lainnya Kas di Bendahara pengeluaran Kas di Bendahara Penerimaan Kas Lainnyir dan Setara Kas Kas pada Bi-U '*) Jumlah Saldo Akhir Kas ') Saldo Aklrir Kas BUN, KppN & BLU rerdiri dari: Uraian I 09. r 28.878. I 58 r .0 21 .550.862.9s3 81 .368.7 t 0. t 52.403 1 r4.957.787.172.859 TA 200s I uditod TA 2008 lAaditcd Rekenirg Kas BUN di Bl Rekenirg Kas di KPpN Kas di tiLU Jumla] 32.185.520.242.213 8.309.379.301 .258 6i.707.599.065.065 6.755.052.343.2 7l 5.567 r .367.545.965.5 7 46.062.746.044.4t 4 7s,830.t 97.373.908 Keterantpg Rekeninp Kas Buil di Br rernasuk frekening atas penerinaan Hibah sunatera sebesar Rp48i.t'80.666.908. "l Kas pada BLU sebesar Rpr0g.r2g.g7g.15g merupakan Kas pada BLU yang berum disahkan 2 Catatan atas Laporan Keuangan r70 Pcncrintn Parptjthn lllcto) RpOl9,9l triliun PFJ'ES ID EN REPUBLIK INDONESIA (eu Pemerintah Pusat Tahrrn 200g lAuditedl U. ?,_.1._Pgtte' illa i! n .[)erpa]lltUr Penerimaan Perpajakan pada TA 2009 sebesar RpG19.914.985.063,499 rerdiri dari Penerimaan lrajak Dalam Negeri sebesar Rp601.281.757.069.994 dan penerimaan p'aiak Perdagangan lnternasional sebesar Rp18.663.227.993.60S, penerimaan perpajakan ini merupakan prrnerimaan Pemerintah yang dihimpun dari sektor perpajakan sepanjang TA 2009 setelah dikurangi pengembalian penda patan perpajakan. Rincian Penerimaan perpajakan TA 2009 dan 20t18 adalah sebagai berikut (dalam Rp): Uraian T! 2009 Wuditedt TA 2008lAuditcd Pajak Dalam Negeri Pajak Pengha,ulan (pph) Pajak Pertamlrahan Nilai dan penjualan Barang Mewah (PpN & ppnBM) Palak Bumi din Bangunan (pBB) Bea Perolehar Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Cukai Pajak Larnnya Jumlah Pencrimaan pajak Dlll (Ncto) Palak Perdallangan tnternasional 8ea Masuk Bea Keluar Jumlah Penerimaan pajak perdagangan Internasiona I Penerimaan Perpajakan Uraiarr 3r7.614.988.311,624 I 93.067,541.998.775 24.270.191.705.513 6.464.517.415.416 327 .497 .716.210.155 209.647.424.43 3.640 25.354.279.618.301 5.5 73.09s.008.708 56.7 r 8.468.58 1 .956 5 I .25 I .752.624.65 I 3.1 16.049.056.610 3.034.423.417.186 60t .25 t .757.069.8S4 622.358.69r.31 3.24t 1 8.098.273.245.280 22.763.7 78.701 .7 66 564.954.748.325 13.578.320.649.229 r 8.663.227.993.605 3 6.342.099.350,995 619.914.985.063,499 658.700.790.664.236 0engan demilrian, penerimaan perpajakan dalam TA 200g lebih kecil Rp3g.7g5.g05.600.737 atau 5,89 persen dari TA 200g.
a. Pajak l)enghasilan
Penerinraan Pajak penghasilan (pph) pada TA Z00g adalah sebesar Rp317.614'988.311.824 yang berasar dari palak penghasiran Migas dan Non Migas. Rincian penerimaan kas dari pph pada TA 200g dan TA 2008 adirah sebagai berikut (dalam Rp); TA 2009 Uuditett TA 2008 lAuditcdl PPh Mrgas l,Ph Minyak Bumi l'Ph Gas Alam l,Ph Lainnya Minyak gumi l,Ph Migas Iainnya Jumlah PPh Migas PPh Non Migas t,Ph Pasal 21 l,Ph Pasal 22 l'Ph Pasal ZZlmpot l'Ph Pasal 23 t'Ph pasal 25/29 0rang pribadi l,Ph Pasal 25/29 gadan l'Ph Pasal 26 I 8.360.480.065.849 31.683.1 94,1 44.689 29.634.966.041.552 47.383.937.086.253 50.043.674.2,l 0.538 77.01 8.903.1 27.805 52.072,653.972,683 4.368.552. I 38.289 r 9.202.894.609.796 r 6.032,496.664.21 7 3.346.803.263.20 1 r 20.31 2.764.1 56.957 18.365.1 76.514.472 51 .709.584.47 4.271 4.950.928.530. I 34 25.061 .597.325.045 18.073.368.980.207 3.608.085.804.9 88 r06.368.031.139.1 t0 14.880.3 I 9.679.35 I Catatan atas Laporan l(euangan .l 72 Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAuditeol
e. Cukai Uraian Penerirnaan cukai pada TA 2009 adarah sebesar Rp56.71g,46g.5g1.g56, dengan rincian sebagai berikul (dalam Rpl: TA 2009 TA 2008 (/4uditcll Cukai Nasil Tembakau Cukai Ethyl Alkohot Cukai ilinuman mengandung Ethyl Alkohol Denda r\dministrasi Cukai Cukai Iainnya Jumlah Penerimaan Cukai (Neto) Uraiarr 55.379.914.472.652 385.069,410.227 927.224.651.121 r 5.945.685.476 10.313.362.480 49.926.36 I .206.384 420.655.726.793 878.524.341.908 I 1.664.567.796 r 4.546.781 .770 56.718.468.58 t.956 51.25 t.752.624.65 r Dengar, demikian, p€rerrffidan cukai pada TA z00g lebih besar Hp5.466.7.l5.g57.305 atau 1l),67 persen dari penerimaan Cukai TA 200g,
f. Pajak Lainnya
Penerinaan Pajak Lainnya pada TA 200g adalah sebesar Rp3.l 16.04g.056.510. Rincian
Penerirraan Pajak Lainnya adalah sebagai berikut: TA 2009 Auditedt TA 2008 lAuditcdl Penjua lan Benda dan Bea Materai Palak 'fidak Langsung Bunga Penagihan Pajak: - Burrga Penagihan pph - Bunga Penagihan ppN . Burrga Penagihan PPnBM . Burrga Penagihan PTLL Jumlal Bunga Penagihan palak Jumlah Pajak l_ainnya (Neto) 3.03s.7S8.665.298 r.l s9.386.323 2.8 30.223.587.094 1.241.408.827 32,277.412,571 44,936,249,306 68,297,251 r,769,045,861 I 39.91 2.41 7.040 62.91 2.525.736 58.962.447 7 4.516.042 Dengar demikian, penerimaan pajak Lainnya Rp81.625.639.424 atau 2,6g persen dari TA 200g. 7S.051.004.989 202.958.421.265 3.r r6.04!,.056.610 3.034.423.41 7.1 86 pada TA 2009 lebih besar
g. Pajak irerdagangan lnternasional
Penerintaan Pajak Perdagangan lnternasional pada TA 200g adalah sebesar Rp18.663.227.993.00s, yang terdiri dari penerimaan Bea Masuk sebesar Rp18.098.273 -z4s.z8,1 dan penerimaan Bea Keruar sebesar npso+.si+. 74g.32s. Rincian Penerimaan pajak perdagangan rnternasionar adarah sebagai berikur (daram Rp): TA 2009 TA 2008 IAuditcll Bea lUlasuk Bea Masuk Bea Masuk DTp atas Hibah (SpM Nihil) Pendapatan 0enda Administrasi Pabean Bea Masuk dalam rangka KITE Bea Masuk .DTP Pabean Lainnya .lumlah Bea Masux (Neto) r 7,737.630.922.391 3.656.606.296 680.420.327.241 (366.083.630.565) 22.341.7 42.521.621 9l 0.079.236 662.021 .390.304 (271 .416.837 .0711 3.5 73.882.7S 1 42.649.0 I 9.91 7 26.947.464.885 18.0s8.273.245.280 22.763.778.701 766 Calatan alas Laporan Keuangan .l 74 PR ES I DEN REPUELIK INDONESIA Lrporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahr rn 2009 lA u diteol Penerirnaan ini terdiri deri (dalam Rp): Urair n T 2009 lAudhcnt TA 2008 Prril rpatan Penjualan Hasil produksi/ 5.245.1 74.7 1 9.960 1 I .007.1 70.053.975 r 24.823.250.679 r 3.3r 7.228.679.684 1 .6r 4.683.875.681 436.564.995.570 97 1 .796.82s 3.001.226.634.244 r.756.304.250.420 7l.l 63.765.630 175.245.203.121 1,575.21 5.565.1 89 7S0,983.202.537 3l.033.10s
373. I 58.620.000 I 63.745.970.532 3.257.742.968.62s 635.620.302.960 605.357.95 1.328 60.51 6.516.s46 217.842.978.081 9.255,900.940.724 8.369.529.1 06.041 Sitaarr Pendirpatan Penjualan dari Kegiatan Hulu Migar, Pendirpatan Sewa Pendirpatan Jasa I Pendirpatan Jasa ll Pendirpatan Jasa luar Negeri Pendirpatan Jasa Perbankan Pendirpatan atas Pengelolaan (TSA) danlatau atas Penempatan Uang Negara Pendirpatan Jasa Kepolisian Pend:rpatan Jasa Pelayanan Tol Pendirpatan Jasa tainnya Pendirpatan Bunga Pendapatan Gain 0n Bond Redemplion Pendi,patan Fee atas Security landing Pendi,patan Premium atas 0bligasi Negar a Pend: patan Kelaksaan dan peradilan Pendi patan Pendidikan Pendr patan Gratifikasi dan Uang Sitaan Hasil Korupsi Pendi patan luran dan Dende Psndi patan Pelunasan Piutang Pendi patan dari Penutupan Rekening Pendi patan Lain.lain Pandrpatan BtU Jrrmlah PltlBP [ainnya (ltleto] 2.780.70S.999.300 r 6.945.896.959.837 r 05.804.495.424 r 3.603.559.484.065 1.542.435.1 I 1.832 337.097.503.805 2.779.997.726 353.540.863.222 269.696.S92.630 206.222.008.716 214.7 I I .500,000 78,023.491.000 483.533.775.81r 4.144,460.220.207 58 I .543.822.550 648.294,535.990 8.252.846.640.991 r.968.682, I 02.559 r 0.710.252.479.518 3.734.294.t 86.t 07 62.056.202.381 .435 66.964.396.17 t.290 Penerinaan Hibah sebesar Rpl,67 triliun !e1o-ar demikian, penerimaan pNBp Lainnya pada TA 2009 rebih kecir Rpa.9C8.193.789.8SS arau 7,33 persen dari TA 200g. D-.2. 3.Tener rrua.n Hibah Penerimaan l{ibah pada TA 2009 adarah sebesar Rpr.666.643.s04.gg7. pendaparan ini merupakan penerimaan negara yang berasar dari sumbangan daram negeri perorangan, lembaga/badan usaha dan hibah dalam negeri lainnya. selain itu juga berasai dari luar negeri perorangan, hilateral, multilateral dan hibah luar negeri lainnya. Rincian pendapatan Hibah adalah sebagiri berikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 (,uditcdl TA 2008 fiudrtcd Hiba h Dalam lUegeri Hibah Dalam Negeri - perorangan Hibah Dalam Negeri - lembaga/gadan Usaha Hibah Dalam Negeri [ainnya Jumlah Hibah Dalam lUcgeri 7S6 1 8.0 t 0.359.266 77.350.000 r 1.628.100.575 385.1 73.22 I 430.000 15.361.000 1 i.994.568.266 1 Catatan atas Laporan l(euangan .l 76 Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 200g lAuditeol Belanja Peryalanan Belania Barang BIU Jumlah Belania Barang (Natol r5.156.091.21 1.519 5.1 83.760,897.783 1 1.109.638.927.693 2.534.399.610.1 00 80.664.398.t 6t.767 55.887.772.437.81 3 Eelanja Penbayaran Runga Utang sebesar Rp93,78 triliun Dengan demilrian, Belanja Barang TA 2009 ini lebih besar Rp24.776.62s.723.gs4 atau 214,33 persen dari Tr\ 2008. 0.2.6. Belan ;r _Pemb 1ya ra n 8u rlSp_.ptqrlfl Belania Pembayaran Bunga utang pada TA 2009 sebesar Rpg3.7g1,g32.422.g13 merupakan pembayaran'rang dilakukan atas kewajiban penggunaan pokok utang loutslanding principah, baik utang dalam negeri maupun utang luar negeri, yang dihilung berdisarkan posisi pinyaman. Belania Bungir Utang mengalami kenaikan Rp5.429.606.579.693 atau 6,lS persen dari Belanja Bunga Utang iA 2008 sebesar Rp88.352.325.843.120. Rincian Belanla Bunga Utang tersebut terdiri dari Pembayaran Bunga atas Utang galam Negeri dan Luar Negeri masing-masing sebesar Rp75.33g.942.gsg.62g dan Rptg.44i.9gg.b64.lg4 dengan rinciarr sebagai berikut: Pembaya,,an Bunga atas lltang Dalan llegcri Belanja P:mbayaran Bunga atas Utang Daram Negeri sebesar Rp75.33g.g42.g5g.629 merupakarr pembayaran bunga dan kewajiban lain atas surat Berharga Negara baik berdominasi rupiah maupun valas, serla pembayaran imbalan denda, dengan rincian sebagai berikut (delam Rpl: -qEE! TA 2009 TA 2008 Belanja Pembayaran Bunga 0bligasi Negara DN 55.835.1 19.571.928 1 .242.704.483.099 5.400. I 84.906.000 200.531.500.000 20.51 1.309.000 r r.057.884.166.031 286.65L303.s85 239.658.250.000 r .056.697.368.986 50,656. I 7 7.098.456 9.644.400.000
8. r 90.473.1 66.800 68.887.500.000 5.609.586.833.745 Belanja Pembayaran lmbalan SBSN 0N Belanja Pembayaran Discount Obligasr Negara DN Belanla Pembayaran loss 0n Bond Bedenption Belanp Pembayaran 0iscount SBSN DN Belanja Pembayaran Bunga 0bligasr Negara Valas Belanla Pembayaran lmbalan SBSN Valas Belanje Pembayar an liscount 0bligasi Negara Valas Belanja Pembayaran 0enda Jumlan Pcmbryaran Bunga Utang DN (ltlcto) .858.629 66.1 37.145.378,309 693.2r 3.930.000
909. r 62.449.308 75.339.942 Rclanja Penhayaran Bunga atas lltang luar llcgeri Belanja Pembayaran Bunga atas utang Luar Negeri sebesar Rplg.44r.ggg.s64.rg4 merupakarr pembayaran bunga dan kewajiban lain atas pinlaman program dan pinjaman proyek, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 lAaditcd T A z008 (/uditcd Belanja Bunga Pinjaman proqram Belanja Bunga Pinjaman proyek 4.01 2.667.518.042 14.429.322.046.142 3.629.784.77 1. r 74 1 8.585.395.693.637 Jumlah l)embayaran Bunga Utang LN (Neto) 1 8.44t.S89.564. 1q4 22.215.t80.464.8il Catatan atas Laporan l(euangan .l 7g. PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Laporan Keuangan Pemerinlah Pusat Tahun 2009 lAuditedl Relanja Lain.lain sebesar Rp38,96 triliun DBH Pajak sehesar Rp39,27 triliun 08H S0A sebesar Rp36,86 triliun D.2.9. 8cl;rrr ir Larrr-iltrirr Belanja Lain'lain pada TA 2009 adalah sebesar Rp38.955.711.251.756, dengan rincian (dalam RP)' Uraitn TA 2009 Auditod TA 2008 lAuditcdl Belanla Rekon struksi Aceh Kerjasama Tel(nis lnternasional Pengeluaran Iak Tersangka Cadangan Umrm Pemilu Tahunirn Cadangan Tunjangan Beras PNS/TNl/Polri Cadangan Dara Reboisasi Tunggakan dan Klaim Pihak Ketiga Dana Cadangan Tanggap Darurat (0ana Kontilensi) Belanla Lainnya Jumlah Bchrrja Lain.lain (tlctol 1.761.238.677 9.815.016.163 fl 68.474.382) (1 28.292.1 88) r .967.422.531 .623 1 2,302.535.600 1 .853.993.336. I 58 22.960.3 I 0.040 1 66.961 .798.926 35.783.1 55.882.562 27.228.698.836.370 38.955.7r 1.25r.758 31.096.657.038.06 t Dengan de nikian, Belanja Lain-lain TA 2009 mengalami kenaikan sebesar Rp7.859.054 213.695 atau25,27 persen dari TA 2008. q,41q. Uani Bagr t!q_sll Paie.[ Bagi Hasil Palak merupakan transfer oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah berupa penerimaan paiak yang merupakan bagian pendapatan Pemerintah Daerah. Transfer Bagi Hasil Pafak pada T/\ 2009 adalah sebesar Rp3g.26g.l26 .s7s.424, dengan rincian (datam Rpl: Uraian TA 2009 lAuditcd TA 2008 lAuditedt 2.168.250.071.603 (9.856,000) 548.81 9.540.925 2.560,31 6.000 305,973.497.740 Bagi Hasil Pajak Penghasilan Bagi Hasrl PBB Eagi Hasrl BPHTB Jumlah Bagi Hasil Pajak (Neto) 1 0.2r 9.078.886.979 23.073.895.1 00.055 5.976. I 52.588.390 9.988.288.799.1 68 22.251.771.7 46.068 5.638.895.057.6 I I 39.269.r26.575.424 37.878.955.602.847 Dengan demi<ian, Bagi Hasil pajak TA 200g lebih besar Rp1.3g0.170.g72,i77 atau 3,67 persen dari Tr\ 2008. 0.2,f i. Dani Baqi Hasil Sumber Daya Alatn Bagi Hasil Sumber Daya Alam {SDA} merupakan transfer oleh pemerintah pusat kepada Pemerintah 0aerah berupa penerimaan sumber daya alam yang merupakan bagian pendapatan Pemerintah Daerah. Transfer Bagi Hasil Sumber Daya Alam dalam TA 200g adalah sebesar Rp36.860.82 I.003.51 3 dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Urrian TA 2009 tAuditcd TA 2008 (4uditcdl Bagi Hasil l\4inyak Bumi Bagi Hasil Gas Alam Bagi Hasil Pertambangan Umum Bagi Hasil Pertambangan panas Bumi Bagi Hasil Kehutanan Eagi Hasil Perikanan Bagi Hasil lukai Tembakau Jumhh Brrgi Hrril SDA (lUcto) I 4.61 3.344.635.284 r r.5r 5.305.364.716
7. r 97.559.262.497 r .093.1 68.337.43S r ,307.096.277.783 69.277.945.7S4 r 8.91 6.323,740.45l 14.178.199.225.782
6. I 9r.652.830.572 0 1 .389.443. I 04.456 64.000.000.000 1.065.069.1 80.000 0 36.880.82 r.003.51 3 40.7 39.61 8.901 .26 t Catalan atas Laporan Keuangan .190. PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Laporan Keuangan Pemerintah Pusal Tahrrn 2009lAuditedl Penerirnaan ini terdiri dari (dalam Rpl: Urair n 2009lAudltodr TA2 008 Prril rpatan Penjuala n Hasil Produksil 5.245.1 74.7 1 9.960 r r .007.1 70.053.975 r 24.823.250.679 r 3.3r 7.228.67S.684 r .614.683.875.661 436.564.995.570 971 .796.825 3.00 r .226.634.244 r.756.304.250.420 7 l.t 63.76s.630 175.245.203.121 r.575.215.565.189 790.983.202.537 31.033.105
373. I 58.620.000 r 63,745,970.532 3.257 .742.968.625 635.620.302.960 605.357.95 1.326 60,51 6,516.548 21 7.842.978.081 9.255.900.940.724 8.369.529.1 06.041 Sitaarr Pendirpalan Penjualan dari Kegiatan Hulu Miga, Pendirpatan Sewa Pend;rpatan Jasa I Pendirpatan Jasa ll Pendirpatan Jasa Luar Negeri Pendirpatan Jasa Perbankan Pendirpatan atas Pengelolaan (TSA) dan/atau atas Penempatan Uang Negara Pendirpatan Jasa Kepolisian Pendirpatan Jasa Pelayanan Tol Pendirpatan Jasa Lainnya Pendirpatan Bunga Pend; patan Gain 0n Bond Redemption Pendirpatan Fee atas Security tanding Pendirpatan Premium atas 0bligasi Negar a Pendi patan Kejaksaan dan peradilan Pendi patan Pendidikan Pendi,patan Gratifikasi dan Uang Sitaan Hasil Korupsi Pendi patan luran dan Denda Pendi patan Pelunasan piutang Pendi patan dari Penutupan Rekening Pendi patan Lain.lain Pandrpatan BtU Jrrmlah PltlBP tainnya fl[eto] 2.780.709.999.300 r 6.945.896.959.837 105.804.495.424 r 3.603.569.484.065 r.542.435.1 1 1.832 337.097.503.805 2.779.997.726 353.540.863.222 269.696.992.630 206.222.008.716 2r4.71t.500.000 78.023.491.000 483,533.775.81 r 4.144.460.220.207 58 r .543.822.550 648.294,535.990 8.252,846.640.99 t r.s68.682. I 02.559 r 0.710.252.479,518 3.734.294.1 86.t 07 2.38 t.435 66.964.396.1 7 t,290 lenO1r demikian, penerimaan pNBp Lainnya pada Rp4.9C8.193.789.855 atau 7,33 persen dari TA 200g. TA 2009 lebih kecit Penerinaan Hibah sebesar Rp 1,67 triliun 0.2.3._Perrer rrEan Hibah Penerimaan llibah pada TA 2009 adarah sebesar Rpr.666.643.s04.397. pendaparan ini merupakan penerimaan negara yang berasar dari sumbangan daram negeri perorangan, lembaga/badan usaha dan hibah dalam negeri lainnya. selain itu juga berasai dari luar negeri pelorangan, hilateral, multilateral dan hibah luar negeri lainnya. iincian pendapatan Hibah adalah sebagiri berikut (dalam Rpl: Uraian TA 2009 TA 2008 Hibah Dalam Negcri Hibah Dalam Negeri - perorangan Hibah Dalam Negeri - Lembaga/gadan Usaha Hibah 0alam Negeri Iainnya Jumlah Hibah Dalam tlcgeri 3,796 r 8.010.359.266 77.350.000 r 1.628.100.575 430.000 I 5.361 .000 1 7.994.568.266
385. I 73.22 I r 2,090,62 Catalan atas Laporan l(euangan .l 76 PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Laporan Keuangan Pemerinlah Pusat Tahrrn 2009 lAudited Belanja Per;alanan Belania Barang BLU Jumlah Bclanja Barang (Natol 15.156.091.21 1.519 5.1 83.760,897.789 1 r.1 09.638.927.693 2.534.399.61 0.1 00 Relanja Penbayaran Eunga Utang sebesar Rp93,78 triliun 80.664.3S8.16t.767 5s.887.772.437.813 Dengan demilrian, Belanja Barang TA 2009 inilebih besar Rp24.776.62s.723.gs4 atau 44,33 persen dari Tr\ 2008. 0.2.6. Belan ;r _P e mbirya ra n P,iUgq.U!l:tt Belanja Pembayaran Bunga utang pada TA 2009 sebesar Rpg3.7g1 .932.422.g13 merupakan pembayaran 'rang dilakukan atas kewaiiban penggunaan pokok utang loutstanding principah, baik utang dalam negeri maupun utang luar negeri, yang dihitung berdasarkan posisi pinlaman. Belania Bunga Utang mengalami kenaikan 8p5.429.606.579.693 atau 6,15 persen dari Belanja Bunga Utang IA 2008 sebesar Rp88.3S2.325.843.120. Rincian Belan;a Bunga Utang tersebul terdiri dari Pembayaran Bunga atas Utang Dalam Negeri dan Luar Negeri masing-masing sebesar Rp7s.339.g42.gs9.629 dan Rplg.44l.gg9.b64.lg4 dengan rinciarr sebagai berikut: Pcmbaya,,an Bunga atas lltang Dalan llegcri Belanja P:mbayaran Bunga atas utang Daram Negeri sebesar Rp75.33g.g42.8sg.62g merupakarr pembayaran bunga dan kewajiban lain atas surat Berharga Negara baik berdominasi ruprah maupun valas, serta pembayaran imbalan denda, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 TA2008 Bela nja Pembayaran Bunga 0bligasi Negara DN Belan;a Pembayaran lmbalan SBSN 0N Belanja Pembayaran Drscount 0bligasi Negara DN Belanla Pembayar an loss 0n Bond Bedenption Belanla Pembayaran 0iscount SBSN [)N Belanla Pembayaran Bunga 0bligasi Negara Valas Belanja Pembayaran lmbalan SBSII Valas Belanja Pembayar an Discount 0bligasi Negara Valas Belanja Pembayaran 0enda Jumlrn Pcmbayaran Bunga Utang DN (ileto) 5.609.586.8 33.745 r.056.697.368. 986 693.2 r 3.930.000
909. r 62.449.308 75.33 9.942.858.629
66. r 37.1 45.378.309 55.835.r 19.571.928 1 .242.704.483.099 5.400. I 84.906.000 200.53 1.500.000 20.51 1.309.000 I r .057.884. I 66.03 I 286.65 L303.s85 239.658.250.000 50.656. r 7 7.098.456 9.644.400.000
8. r 90.473.1 66.800 68.887.500.000 Relanja Pemhayaran Bunga atas lltang laar llegeil Belanja Pembayaran Bunga atas Utang Luar Negeri sebesar Rprg.44r.ggg.b64.rg4 merupakarr pembayaran bunga dan kewajiban lain atas pinjaman program dan pinjaman proyek, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 lAuditcdt TA 2008 (/ Belanja Bunga Pinjaman Program Belanja Bunga Pinlaman proyek Jumlah l)embayaran Bunga Utang [N (Neto) 4.01 2.667.51 8.042 14.429.322.046.142 3.629.784.77 1.1 74 r 8.585.395.69 3.637 I 8.441 .989.564.1 84 22.21 5.1 80.464.81 I Catatan alas Laporan l(euangan .l 7g Laporan Keua ngan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAuditedj Belanja lain.lain sebesar 8p38,96 triliun 1BH Pajak sebesar Rp39,27 triliun 0BH S0A sebesar Rp36,86 uiliun D.2.3. B--clarr lr. Larrr-lairr Belania Lain'lain pada TA 2009 adalah sebesar Rp38.955.711,251.756, dengan rincian (dalam RP)' Uraian TA2009 lAuditcdt TA 2008 Waditcdl Belanja Rekonstruksi Aceh Kerjasama Tel(nis lnternasional Pengeluaran Iak Tersangka Cadangan Um,rm Pemilu Tahunirn Cadangan Tunlangan Beras PNS/TNl/polri Cadangan Dar a Reboisasi Tunggakan dan Klaim Pihak Ketiga Dana Cadangan Tanggap Darurat (Dana Kontijensi) Belanla [ainny a Jumlah Bchrrja Lain.lain (lllato) r.761.238.677 9.8 r 5.01 6. I 63 {168.474.382) (1 28.292.1 88) r .967.422.53 I .623 1 2.302.535.600 r .853.993.336. I 58 22.950.31 0.040 166.961,798.S26 5.763,1 55.882. 27.228.698.836.370 38.955.711.251.756 3 1 .096.657.038.06 r mengalami kenaikan sebesar 2.r 68.250.071.603 {9.856.000) 548.81 9.540.925 2.560.316.000 305.973.497.740 Dengan de,nikian, Belanja Lain.lain TA 2009 Rp7.859.054 213.695 atau25,27 persen dari TA 200g. q,2.1 q. Uan; Bagr Llesl&iet( Bagi Hasil Pavak merupakan transfer oleh Pemerintah Pusal kepada Pemerintah Daerah berupa penerimaan palak yang merupakan bagian pendapalan Pemerintah 0aerah. Transfer Bagi Hasil Pajak pada T/\ 2009 adalah sebesar Rp3g.26g.126.s7s.4z4,dengan rincian (datam Rp): Uraian TA 200S fiudiled TA 2008 tAudited Bagi Hasil Pajak Penghasilan Bagi Hasrl PBB Bagi Hasrl BPHTB Jumlah Bagi Hasil Pajak (Neto) I 0.21 9.078.886.979 23.073.895.1 00.055 5.976. r 52.588.390 9.988.288.799.1 68 22.251.771.746.068 5.638.895.057.6 1 l 3S.269.126.575.424 37.878.955.602.847 Dengan demi<ian, Bagi Hasil pajak TA 200g lebih besar Rp1.390.170.972.s77 arau 3,67 persen dari Tr\ 2008. !.zI-,-Qett, Baqi Hasil Sumlrer Daya Alarn Uraian TA 2009 Auditcdl TA 2008 Uaditolt Bagi Hasil Sumber Daya Alam (SDA) merupakan transfer oleh Pemerintah pusat kepada Pemerintah Daerah berupa penerimaan sumber daya alam yang merupakan bagian pendapatan Pemerintah Daerah' Transfer Bagi Hasil Sumber Daya Alam dalam TA 200g adalah sebesar Rp36.860.821.003.513 dengan rincian sebagai berikur (datam Rp): Bagi Hasil Minyak Bumi Bagi Hasil Gas Alam Bagi Hasil Pertambangan Umum Bagi Hasil Pertambangan panas Bumi Bagi Hasil Kehutanan Bagi Hasil Perikanan Bagi Hasil lukai Tembakau Jumhh Errgi llrsil SDA (lllcto) r4.61 3.344.635.284 1 L515.305.364.716
7. r 97.559.262.497 I .093.1 68.337.439 I .307.096.277.783 69.277.945.794 r.q65.069.1 80.000 r 8.9r 6.323.740.451 r 4. 1 78. I 99.225.782 6.r91.652.830.572 0 r .389.443.1 04.456 64.000.000.000 0 38.860.82 t.003.5 t 3 40.7 39.61 8.901 .26r Catatan atas Laporan Keuangan .190. taporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 200g lAuditedl Belanja Peryalanan Belanja Barang BIU Jumlah Belanja Barang ([tlcro) 15.156.091.21 1.519 5.r 83.760.897.789 I r.109.638.927.693 2.534.399.610.1 00 80.664.398.t 6t.767 55.887.772.437.81 3 Belanja Penbayaran Bunga Utang sebesar 8p93,70 triliun Dengan demil:ian, Belanja Barang TA 2009 inilebih besar 8p24.775.62s.723.gs4 atau 44,33 persen dari Tr\ 2008. 0.2.6. Belan ;r P.e. mbaya ra n Plqtgq_ _U lUn Belanja Pembayaran Bunga utang pada TA 2009 sebesar Rpg3.7gl.g32.4zz.g13 merupakan pembayaran 'rang dilakukan atas kewaliban penggunaan pokok utang loutstanding principall, baik utang dalam negeri maupun utang luar negeri, yang dihitung berdasarkan posisi pinlaman. Belanla BungirUtang mengalamikenaikan Rp5.429.606.579.693 atau 6,'15 persen dariBelanja Bunga Utang IA 2008 sebesar Rp88.352.325.843..l 20. Rincian Belanla Bunga Utang tersebut terdiri dari Pembayaran Bunga atas Urang Dalam Negeri dan Luar Negeri masing-masing sebesar Rp75.33g.942.9s9.629 dan Bptg.44i.gg9.564.lg4 dengan rinciarr sebagai berikut: Pemhaya,,an Bunga atas lltang Dalan llegeri Belanla P:mbayaran Bunga atas Utang Daram Negeri sebesar 8p7b.33g.g42.g5g.62g merupakarr pembayaran bunga dan kewajiban lain atas surat Berharga Negara baik berdominasi rupiah maupun valas, serla pembayaran imbalan denda, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 lAaditcd TA 2008 lAuditcd Belanja Pembayaran Bunga ()bligasi Negara DN Belanja Pembayaran lmbalan SBSN 0N Belanla Pembayaran Discount Obligast Negara DN Belanja Pembayar an loss 0n Bond Bedenption Belanle Pembayaran 0iscount SBSN DN Belanla Pembayaran Bunga 0bligasi Negara Valas Belanla Pembayaran lmbalan SBSN Valas Belanja Pembayar an liscount Obligasi Negara Valas Belanja Pembayaran 0enda Jumlan Pcmbayaran Bunga Utang DN (ltJcto) 75.339.942.858,629 66,r37.t45.378.309 55.835.1 1 9.57 1.928 1 .242.704.483.099 5.400. I 84.906.000 200.53 1.500.000 20.51 1.309.000 r 1.057.884.166.031 286.65 r .303.58s 239.658.250.000 r .056.697.368.986 50.656. I 77.098.456 9.644.400.000
8. r 90.473.1 66.800 68.887.500.000 5.609.586.833.745 693.2r 3.930.000 909.162.449.308 Rclanja Pembayaran Bunga atas lltang laar llegeri Belanja Pembayaran Bunga alas utang Luar Negeri sebesar Rp1g.44l.ggg.s64.lg4 merupakarr pembayaran bunga dan kewaliban lain atas pinjaman program dan piniaman proyek, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rpl: Uraian TA 2009 Auditcdt TA 2008 Belanja Bunga Pinlaman program 4.01 2.667.518.042 Belanja Bunga Pinjaman Proyek Jumlah l)embayaran Bunga Utang [N (Neto) 14.429.3 142 3.629.784.77 1.1 74 l 8.585.395.693.637 r 8.441.989.564.184 22.215.180.464.81 I Catatan atas Laporan l(euangan .17g Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2009 lAuditedl Eelanja lain-lain sebesar Rp38,96 triliun 0BH Pajak sebesar 8p39,27 fiiliun DBH S0A sebesar frp36,86 triliun D.2-.3. Eclarr :r Lar_n-llain Belania Lain.lain pada TA 2009 adalah sebssar Rp38.955.711.251.756, dengan rincian (dalam RP), Uraian TA 2009 Auditcd TA 2008 lAaditcdl Belanla Rekon struksi Aceh Kerjasama Teknis lnternasional Pengeluaran Iak Tersangka Cadangan Um rm Pemilu Tahunirn Cadangan Tunlangan Beras PNS/TNl/Polri Cadangan Dar a Reboisasi Tunggakan dan Klalm Pihak Ketiga 0ana Cadangan Tanggap Darurat (Dana Kontijensi) Belanja Lainnl a Jumlah Behrrlr tain.lrin (tlletol r.761.238.677 9.8 1 5.0 r 6.1 63 {1 68.474.382) fi 28.292. r 88) I .967.422.531 .623 r 2.302.535.600 1.853.993.336.1 58 22.960.3 r 0.040 r 66.96 r .798.926 3s.763.1 55.882.562 27.228.698.835.370 0engan de nikian, Belanla Lain.lain TA 2009 Rp7.859.054 213.695 atau25,27 person dari TA 2008. mengalami kenaikan sebesar q_,?. 1 tl. Dani Baqr LleStl Paie.! Bagi Hasil Palak merupakan transfer oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah berupa penerimaan pajak yang merupakan bagian pendapatan Pemerintah 0aerah. Transfer Bagi Hasil Pajak pada Tr\ 2009 adalah sebesar Rp3g.289.126 .s7s.424, dengan rincian {dalam Rp): Uraian TA 200S tAuditcd TA 2008 lAuditedt 2.r68.250.071.603 (9.8s6.000) 548.8 r 9.540.925 2.560.3r 6.000 305.973.497,740 Bagi Hasil Palak Penghasilan Bagi Hasil PBB Bagi Hasrl BPHTB Jumlah Bagi Hasil Paiak (l[eto) 10.2 r 9.078.886.979 23.073.895.1 00.055 5.S76.1 52.588.390 9.988,288.799. I 68 22.251 .77 1 .7 46.068 5.638.895.057.6 I 1 39.2 69.1 2 6.57 5.424 37.8 7 8.9 5 5.602.847 Oengan demi<ian, Bagi Hasil Pajak TA 200g rebih besar Bpl.3g0.17o.g7z.s77 arau 3,67 persen dari Tr\ 2008. o.2J-l,Qel , Baqi Hasil Sum ber Daya Alatn Bagi Hasil Sumber Daya Alam (SDA) merupakan transfer oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah berupa penerimaan sumber daya aram yang merupakan bagian pendapatan Pemerintah Daerah. Transfer Bagi Hasil Sumber Daya Alam dalam TA 200g adalah sebesar Rp36.860.82 I .003.5 1 3 dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 lAuditadl IA 2008 lAuditod Bagi Hasil Minyak Bumi Eagi Hasil Gas Alam Bagi Hasil Pertambangan Umum Bagi Hasil Pertambangan Panas Bumi Bagi Hasil Kehutanan Bagi Hasil Perikanan Bagi Hasil lukai Tembakau Jumhh Brrgi Hrril SDA (ltlcrol r4.6r 3.344.635.284 r r,5r 5.305.364.i16
7. I 97.559.262.497 I .093.168.337.439 r .307.096.277.783 69.277.945.794 1 .065.069.1 80.000 1 8.91 6.323.740,451 r 4. r 78.1 99.225.782 6.r91.652.830.572 0 1 .389.443.104.456 54.000.000.000 0 36.860.82 t.003.513 40.7 39.61 8.901 .261 Catalan atas Laporan l(euangan .180 38.955.711.251.750 31.096.657.038.06t Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2009 lAudftedl 0AU sebesar Rpl86,4l tnliun 7AK sebesar Bp24,7l triliun 7ana 0tonomi Khusus sebesar Rp9,53 trihun 0ana Penyesuaian sehesar Rpl l,8l tnlrun Penurunan kas darr Aktivitas lnvestasi Asel Nonkeuangan sebesar 8p75,74 triliun Dengan demikran, DBH sDA TA 2009 lebih kecil Rp3.878.797.897.748 atau 9,52 persen dan TA 2OOB. 0.2 1?. Dart, Alokas_i Untum Dana Alokasr Umum merupakan transfer oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerinlah Daerah yang digunallan untuk membiayai kebutuhan propinsi dan kabupatenlk0ta dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. Transfer Dana Alokasi Umum pada TA 2009 sebesar Rp186.414.100.000.000, iumlah tersebut lebih besar Rp6.906.955.129.000 arau 3,85 persen dari TA 2008 sebesar Rp179.507.144.871.000. 0.2.1 3. Dan; Alokar;r t(hrrsus
Dana Alokasr Khusus adalah alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara kepda propinsi/kabupaten/kota teilentu dengan lujuan untuk mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan Pemerintah Daerah dan sesuar dengan prioritas nasional. Transfer Dana Alokasi KhusLs pada TA 2009 sebesar Rp24.707.415.400.000, jumlah lersebut lebih besar Rp3,920.068 700.000 atau 18,86 persen dari TA 2008 sebesar Rp20.787.346.700.000. 0.2. 1 4. D a ni 0to norn r l( h us us
Dana Otononi Khusus adalah dana yang dialokasikan untuk membiayai pelaksanaan otonomi khusus suatu daerah. Penggunaan Dana 0tonomi Khusus ditetapkan dalam Undang.Undang Nomor l8 Tahun 2001 lentang 0tonomi Khusus Bagi Provinsi Daerah lstimewa Aceh Sebagar Provinsi Nanr]groe Aceh Darussalam dan Undang.Undang Nomor 2l Tahun 2001 tentang 0tonomi Khurrus Bagi Provinsi Papua. Transfer Dana Otonomi Khusus pada TA 2009 sebesar Rp9.526.564 000,000, jumlah tersebut tebih besar Rp2.0r6.278.206.000 atau 26,g5 persen dari TA 2008 sebesar Rp7.510.285.794.000. 0.2,15. Dan; lgryqslu,u
Dana Penyestraian adalah dana yang dialokasikan untuk membantu daerah dalam melaksanakan kebijakan Pererintan Pusat. Transfer Dana Penyesuaian pada TA 2009 adalah sebesar Rp11.807.205.004,000, lebih besar 8p5.598.669.049.348 atau g0,tg persen dari TA 2008 sebesar Rp6.1108.535.954.655. ARUS KAS T ABI AKTIVITAS INVESTASI ASET N()N KEUANGAN Arus Kas dari Aktivitas lnvestasi Aset Non Keuangan menjelaskan penerimaan dan pengeluaran kas bruto dalam rangka perolehan dan pelepasan sumber daya ekonomi yang be11uluan untuk meningkatkar dan mendukung pelayanan pemerinlah kepada masyarakat di masa yang akan datang. Aktivitas lnvestasi Aset Non Keuangan Pada TA 2009 menunjukkan arus kas keluar neto sebesar 1p75.742.929.743.141dengan rincian sebagaiberikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 Uaditedl TA 2008 (Auditcdt Arus Masuk Dikurangi Arus Keluar Arus Kas Bersih I 09.437.667.665 75.852.367.41L406 88.856.436.436 72.768.839.635.1 96 175.742.925.7 43.7411 (7 2.679.983.1 98.7 60) Catatan atas Laporan Keuangan .l8l
a. Pajak lrenghasitan
Penerinraan pajak penghasilan (pph) pada TA Z00g adalah sebesar Rp317 614'988.311.G24 yang-berasar dari palak penghasiran Migas dan Non Mrgas. Rincian penerimaan kas dari pph pada TA 200'g dan TA 2008 adarah sebagai berikur (dalam Rp); TA 2009 Auditcdl TA 2008 lAaditcdl PPh Mrgas l,Ph Minyak Bumi l,Ph Gas Alam l,Ph tainnya Minyak gumi l'Ph Migas tainnya Jumlah PPh Migas PPh Nrrn Migas l,Ph pasal 2l t,Ph pasal22 l,Ph Pasal 22 lmpot l,Ph pasal 23 t,Ph pasat 25/29 0rang pribadi l'Ph Pasal 25/29 Badan l'Ph Pasal 26 1 8.360.480.065.849 3l.683.1 94.144.689 29.634.966.041 .552 47.383.937.086.253 50.043.674.2t 0.s38 77.0 I 8.903.t 27.805 52.072.653.972.683 4.368.552. I 38.289 I 9.202.894.609.796 r 6.032.496.664.21 7 3.346.803.263.201 I 20.31 2.764. I 56.957 18.365,1 76.514.472 51 .709,584.47 4.27 1 4.950.928.530. I 34 2s.06 L597.325.045 I 8.073.368.980.207 3.608,085.804.988 r06.368.031.139.1 10 r 4.880.3 I 9.679.351 Catatan atas Laporan Keuangan .172 PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 (Auditedl
e. Gukai Uraian Penerirnaan cukai pada TA 2009 adarah sebesar Rps6.7rg.46g.sgr.gs6, dengan rincian sebagai berikul {dalam Rpl: TA 2009 TA 2008 Cukai Nasil Tembakeu 55.379.914.472.652 385.069.410.227 s27.224.651.121 15.946.685.476 r 0.313.362.480 49.926.361 .20 6.384 420.655.725.793 878.524.341.908 I 1.664.567.796 r 4.546.781.770 cukai Erhyt Atkohot Cukai [tlinuman mengandung Ethyl Alkohol 0enda r\dministrasi Cukai Cukai L ainnya Jumlal Penerimaan Cukai (lUcto) Uraiarr 56.718.468.58tJl6 51.25t.7s2.624.651 Dengar, demikian, pgne,rrrsE, cukai pada TA z00g lebih besar 8ps.466.7r5.g57.305 alau ll),67 persen dari penerimaan Cukai TA 200g.
f. Pajak Lainnya Penerirraan Palak Lainnya pada TA 200g adarah sebesar Rp3.l 16.04g.056.6r0. Rincian
Penerirraan Pajak Lainnya adalah sebagai berikut: TA 2009 tAuditedt TA 2008 rAuditedl Penjualan Benda dan Bea Materai Pajak lidak Langsung Bunga Penagihan paiak: - Burrga Penagihan pph - Burrga Penagihan ppN - Burrga Penagihan ppnBM - Burrga Penagihan pTLL Jumlal Bunga Penagihan pajak Jumlah Pajak Iainnya (Neto] Uraiirn Bea lVlasuk Bea Masuk Bea Masuk DTp atas Hibah (SpM Nihit) Pendapatan Denda Administrasi Pabean Bea Masuk dalam rangka KITE Bea Masuk .DTP Pabean Iainnya .lumlah Boa Masux {lUeto} 3.035.798.665.298 t.l s9.386.323 2.8 30.223.58 7.094 1.241.408.827 32,277,412,571 44,936,249,306 68,297,251 r,769,045,861 139.9r 2.417.040 62.91 2.s25.736 58.962.447 74.516.042 !e1Oar, demikian, penerimaan pajak Lainnya Rp81.625.639.424 atau 2,69 persen dari TA 200g. 79.05t.004.989 202.958.421 .265 3.r r6.04s.056.610 3.034.423.4t 7.t 86 pada TA 2009 lebih besar TA 2009 TA 2008
g. Pajak lrerdagangan tnternasional
Penerintaan Pajak Perdagangan lnternasional pada TA 200g adalah sebesar Rp18.663.227.993.605, yang terdiri dari penerimaan Bea Masuk sebesar Rp18.098.273.24i.280 dan penerimaan Bea Keruar sebesar npso+-gi+. 74g,32s.
Rincian Penerimaan pajak perdagangan lnternasional adalah sebagai berikut (dalam Rp): r 7.737.630.922.39 I 3.656.606.296 680.420.327.241 (366.083.630.565) 22.341.7 42.521.621 9l 0.079.236 42.649.019.9 t 7 662.02 I .390.304 1271.416.637 .07 tl 3.5 73.882.79 I 26.947.464.885 3.245.280 22.t63.778.101.1 65 t 8.0s8.27 Calatan alas Laporan Keuangan t7 4. Leporan Keua ngan Pemerintrh Pusal Ta hrrn 2009 lAuditedt Psnerirnaan ini terdiri dari (drlrm Rp) Urair n Pendirpatan Penjurlan Hasil Produksi/ Sitaarr Pendirpatan Penjualan dari Kegirtan Hulu Migar, Pendirpatan Sewa Pendirpatan Jasa I Pendlpatan Jasa ll Pendirpatan Jasa Luar Negeri Pendirpatan Jasa Perbankan Pendirpatan atas Pengelolaen (TSA) danlatau atas Penempatan Uang Negara Pendapatan Jasa Kepolisian Pendirpatan Jasa Pelayanan Tol Pendirpatan Jasa Iainnya Pendirpatan Bunga Pendrrpatan Gain 0n Bond Redemption Pendirpatan tee atas Security Landing Pendr,patan Premium atas 0bligasi Negar a Pendi patan Kelaksaan dan peradilan Pendi patan Pendidikan Pendi,patan Gratifikasi dan Uang Sitaan Hasil Korupsi Pendi patan luran dan Denda Pendr patan Pelunrsen piutang Pendr patan dari Penutupan Rekening Pendi patan tain.lain Pcnd rprtrn B[U Jrrmlah PlllBP Lainnya flIerol 0.2.3. Pener rnaan Hibah Uraian 81.435 6 6.964.396.t 7 t.290 009 5.245.1 74.7 1 9.960 r r.007.170.053.975 I 24.823.250.679 I 3.31 7.228.679.684 1.614.683.875.661 436.564.995.570 971.796.825 3.001 .226.634.244 1.756.304.250.420 7t.l 63.765.630 175.245.203.121 1.575.21 5.565. I 89 790.983.202.5s7 3 1.033. r 05 373.1 58.620.000 r 63,745.970.532 3.257.742.968.625 635.620.302.960 605.357.951.32S 80.51 6.516.546 217.842.978.081 9.255.900.940.724 106.041 2.780.70s.999.300 r 6.945.896,Ss9.837 r 05.804.495.424 r 3.603.569.484.065 1.542.435.1I1.832 337.097.503.805 2.779.99t.726 353.540.863.222 269.696.992.630 206.222,008.7 I 6 2r4.711.500.000 78,023.491 .000 483.533,775.8 I I 4.144.460.220.207 581.543.822.s50 648.294.535.990 8.252.846.640.991 r.968.682. I 02.559 10.710.252.479.5 t 8 3.734.294.1 86.t 07 T 6 !e1oa1 demikian, penerimaan pNBp Lainnya pada TA 2009 rebih kecir Rp4.9C8.193.789.8SS arau 7,33 porsen dari TA 2608. Penerinaan Hibah sebesar Rpl,67 triliun Penerimaan l{ibah pada TA 2009 adarah sebesar Rpr.666.643.s04.3g7. pendapatan ini merupakan penerimaen negara yrng berasar dari sumbangrn daram negeri perorangan, lembaga/badan usahe den hibah daram negeri rainnya. serain itu jrga uror.iiari ruar negeri polorangan, hilateral, murtiraterar dan hibah ruar negeri rainnya. Rincian pendaparan Hibah adalah sebagr,i berikut (dalam Rpl: TA 2009 TA 2008 Hibah Dalam [tleged Hibah Dalam Negeri - perorangan Hibah 0alam Negeri - lembagalBadan Usaha Hibah 0alam Negeri Iainnya Jumlah Hibah Dalam lllcgari 385.1 73.221?s6 t 8.0 r 59.266 77.350.000 1 r.628.100.575 430.000 15.361.000 r 7.994.568.266 Catatan atas Laporan l(euangan .176. ' Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2009 lAuditeol Belanja Perlalanan Belania Barang BIU Jumlah Be lanjr Barrng (Nctol r5.156.091.21 1.519 5.r 83.760.897.789 r 1,r09.638.927.693 2.534.399.610.100 Rehnja Penbayaran Eunga Utang sehesar Rp93,78 trilian 80.604.398. I 6 t.767 55.887.772.437.8 I 3 Dengan demil:ian, Belanja Barang TA 2009 ini lebih besar 8p24.775.62s.723.gs4 arau 44,33 persen dari Tr\ 2008. !L._6_&tiUt a Pe nrb.qya ra n Bunoa_ _U ta og Belanja Pembayaran Bunga uiang pada TA 2009 sebesar Rpg3.7gl.g32 .4zz.gl3merupakan pembayaran 'rang dilakukan atas kewajiban penggunaan pokok utang loutstanding principah, baik utang dalam negeri maupun utang luar negeri, yang dihitung berdasarkan posisi pinjaman. Belania Bungir Utang mengalami kenaikan Rp5.429.606.579.693 atau 6,15 persen dari Belanja Bunga Utang fA 2008 sebesar Rp88.352.32S.843.120. Pemhaya,,an Bunga atas lltang Dalan llcgcri Belanja P:mbayaran Bunga atas utang Dalam Negeri sebesar 8p75.33g.g42.g5g.629 merupakarr pembayaran bunga dan kewajiban lain atas surat Berharga Negara baik berdominasi rupiah maupun valas, serla pembayaran imbalan denda, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 TA 2008 Belanja Pembayaran Bunga 0bligasi Negara DN Bincian Belania Bunga Utang tersebut terdiri dari Pembayaran Bunga atas Ulang palam Negeri dan Luar Negeri masing-masing sebesar Rp7E.33g.g42.gsg.62g dan Rplg.44l.ggg.564.lg4 dengan rinciarr sebagai berikut: Belan;a Pembayaran lmbalan SBSN DN Belanja Pembayaran Discount 0bligasi Negara DN Belan,ja Pembayaran Loss 0n Bond fredenption Belanje Pembayaran 0iscount SBSN 0N Belanja Pembayaran Bunga 0bligasi Negara Valas Belanla Pembayaran lmbalan SBSITJ Valas Belanja Pembayaran liscount 0bligasi Negara Valas Belanja Pembayaran Denda Jumhn Pcmbryaran Bungr Utang DN (lUctol 75.339.942.8 58.629 66.137 t45.378.309 55.835.r 19.571.928 r .242.704.483.099 5.400. I 84.906.000 200.531.500.000 20.51 1.309.000 1 r.057.884.166.031 286.65L303.585 239.658.250.000 r .056.697.368.986 50.656. r 77.098.456 9.644.400.000 8.r90.473.166.800 68.887.500.000 5.609.586.833.745 693.2t 3.930.000
909. I 62.449.308 Eclanja Penhayaran Runga atas lltang luar ltegeri Belanja Pembayaran Bunga atas utang Luar Negeri sebesar Bplg.44r.ggg.s64.lg4 merupakarr pembayaran bunga dan kewajiban rain atas pinjaman i,ogrm dan pinlaman proyek, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rpl: Uraian TA 2009 Aaditcdt TA 2008 Eelanja Eunga Pinjaman program 4.012.667.518.042 14.429.322.046.142 3.629.784.77 LI74 r 8.585.395.693.637 Belanja Bunga Pinjaman proyek Jumlah l)embayaran Bunga Utang tN (Neto) r 8.441 .989.564.1 84 22.2t5.180.464.81I Catatan atas Laporan l(euangan .l 7g, PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAuditedj Relanja lain.lain sehesar 8p38,96 triliun 08H Pajak sebesar Rp39,27 triliun 08H S0A sebesar Rp36,86 triliun Dr2_.€. B-clirrr ;t Lairr.{airr Belanla Lain'lain pada TA 2009 adalah sobesar Rp38.955.711.251.750, dengan rincian (dalam Rpl: Urairn TA 2003 TA 2008 tAuditcdl Belanja Rekonstruksi Aceh Kerjasama Teknis lnternasional Pengeluaran I ak Tersangka Cadangan Um,rm Pemilu Tahunirn Cadangan Tunlangan Beras PNS/TNl/polri Cadangan Dara Reboisasi Tunggakan dan Klaim Pihak Ketiga 0ana Cadangan Tanggap Darurat (Dana Kontilensi) Belanja lainn1 a Jumlah Bchrrja tain.lrin (ihto) 2.r68.250.071.603 (9.856.000) 548.81 9.540.925 2.560.316.000 305.973.497.740 r 66.961,798,926 35.783.1 55.882.582 r.761.238.677 9.8 r 5.01 6. I 53 l1 68.474.382) (r 28.2S2. I 88) r .967.422.531 .623 1 2.302.535.600 r .853.993.336. I 58 22.960.310.040 27.228.698.836,370 3 1 1 .251 .7 50 .038.06r Dengan de nikian, Belanja Lain.lain TA 2009 mengalami kenaikan sebssar Rp7.859.054 213.695 atau 25,27 persen dari TA 2009. q,?..l.q. Dani Bagi Ha!! PaiQ.! Bagi Hasil Palak merupakan transfer oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah gaerah berupa penerimaan pajak yang merupakan bagian pendapatan Pemerintah Daerah. Transfer Bagi Hasil Pajak pada T/\ 2009 adalah sebesar Rp3g.26g.l26 .s7s.4z4,dengan rincian (datam Rp): Uraian TA 2009 fiuditcd TA 2008 lAuditctt Bagi Hasil Palak Penghasilan Bagi Hasil PBB Bagi Hasil BPHTB Jumlah Bagi Hasit pajak (tllcto) 1 0.2r 9.078.886.979 23.073.8S5.1 00.0s5 5.976.'t 52.588.390 9.988.288.799. I 68 22.251 .771 .7 46.088 5.638.895.057.61 I 39.269.r 26.575.424 37.878.955.602.847 Dengan demi<ian, Bagi Hasil pajak TA 2009 lebih besar Rpl.3g0.1lo.g7z.g77 arau 3,67 perssn dari TA 2008. 0.2.1 i. Dali Baqi Hasil Sumber Daya Alarn Bagi Hasil Sumber Daya Alam (SDAI merupakan transfer oleh Pemerintah pusat kepada Pemerintah Daerah berupa penerimaan sumber daya alam yang merupakan bagian pendapatan Pemerintah Daerah. Transfer Bagi Hasil Sumber t)aya Alam dalam TA 200g adalah sebesar 8p36.860.82 1.003.51 3 dengan ilncian sebagai berikur (dalam Rpl: Urairn TA 2003 TA 2008 Bagi Hasil Minyak Bumi 14.61 3.344.635.284 r L515.305.364.716
7. I 97.559.262.497 r.093.1 68.337.439 r ,307.098.277.783 69.277.945.794 r 8.9 r 6.323.740.451 14.178.199.225.782 6.r91.652.830.572 0 I .389.443.1 04.456 64.000.000.000 0 Bagi Hasil Gas Alam Bagi Hasil Perlambangan Umum Bagi Hasil Pertambangan panas Bumi Bagi Hasil Kehutanan Eagi Hasil Perikanan Bagi Hasil lukai Tembakau Jumlah Blgi Hrril SDA (lthtol I .003.5 t 3 40.739.6t 8.901.26t 1 80.000 Catalan atas Laporan Keuangan .lg0 Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAuditedl Penjualan Aset sebesar flp|09,44 nilier Eelanja Aset Tetap sebesar frp75,85 triliun Kenai*an kes dari Aktiuitas Penbiayaan sebesar 8pl 12,58 triliun Penjualan Kendaraan Bermotor Penlualan Serua Beli Penlualan Asrrt Tetap Lainnya .,. Penjualan Asrrt Lainnya Jumlah Pcnluahn Asrt (t[rto) 28.539.972.7t I 1.250.275.075 45.972.247.413 417.757.500 33.257.414.966 2.508.71 1.855 r.380.325.056 50.342.1 04.439 2.523.973.328 32.101,321.758 Dengan demikian, Arus Kas Keluar Bersih dari Aktivitas lnvestasi Asel Non Keuangan pada TA 2009 lebih besar Rp3.062.940.544.981 atau 4,21 persen dari TA 2008. Urrhn Panlualan Rur 2009 TA 2008 nah, Gedung, Brngunrn, dan Trnrh .0-?._1 Q.-Pe lj ra la-n Aser Pendapatan f'enjualan Aset merupakan pendapatan yang berasal dari penjualan Asel Telap baik berupa rumalr tinggal, kendaraan bormolor, dan aset yang rusak atau berlebihan. pendapatan yang berasal dari Penjualan Asot Totap pada TA 200g adatah sebesar Rp109.437.667.665 dengan rinciar sebagai berikut (dalam Bp): I 0s.437.007.685 88.856.436.436 Dengan demil<ian, Pendapatan ini pada TA 2009 lebih bssar Rp2O.Egl.23l .zzg atau 23,16 persen dari T/\ 2008.
0. U_2._! q E,, a_ Asq!_J_qEr Belanja Aset Tetap pada TA 200g adarah sebesar Rp75.gs2.367.411.406 dengan rincian sebagai berikut (dalam Rpl: Urrian TA 2009 tAaditcd TA 2008 IA Belanja ilodal Tanah Belanja l,lodal Peralatan dan Mesin Belanja i4odal Gedung dan Bangunan Belanja irlodal Jalan, lrigasi, dan Jaringan Belanja f emeliharaan Yang Dikapitalisasi Belanja llodal Aset Tetap Lainnya Belanja trtodat BLU Jumlah Belanja Asct Tctap (Ncto) L7 r 3.705.981 .324 20.r 64.01 0.627.379 r 3.236.296.487.81 2 37.529.420.81 9.921 r ,353.41 6.610.290 20.094.404.266.955 r 3,842.369.999.536 3r.503.297.1 09.25 I r .057,91 0,007.841 4,685.620.833.654 23 L820,807.669 Belanja ini parla TA 2009 lebih besar Rp3.0g3 .szl .776.210 arau 4,z4persen dari TA 200g. Dengan Arus Kas Masuk Bersih dariAktivitas 0perasi sebesar minus Rp12.g75.g54.630.S43 dan Arus Kas Bersih Keluar dari Aktivitas lnvestasi Aset Non Keuangan sebesar minus Rp75.742.929.743.741 mengakibarkan defisit anggaran sebesar Rpgg.6tg.7g4.374.zg4. Defisit anggaran tersebut ditutup dari sumber.sumbei pembiayaan sebagaimana dijelaskan pada bagian berikur ini. ARUS KAS DARIAKTIVITAS PEMBIAYAAN Arus Kas darr Aktivitas Pembiayaan menjelaskan aktiviras penerimaan dan pengeluaran kas sehubungan dangan pendanaandelisit atau penggunaan surprus anggaran yang bertuiuan untuk memprediksi I laim (tuntutan] pihak lain terhadap arus kas pemerintah dan tuntutan pemerintah 2.428.592.778.794 720.340.736,1 76 7s.852.367.41 1.406 72.768.839.63s.t96 Catatan atas Laporan Keuangan .lg2 c PRES I DEN rrrFilFl I lK lNtnrlt.rtrsr^ Lrporen Keuangan Pernerintah Pusal lalrun 2009 lAuditedl Perbendlharaan Negarr (SPN), 0bligasi Negrra, drn Surat Berhargr Syariah Negrrr (sBsN), baik berdominasi rupiah mrupun valas. penerimaan pembiayaan sBN pada TA 2009 se:esar 8p148.537.685.651.903. dengan rincian sebagai berikur (datam Rp): Urrirn I4 2009 Auditod IA ?008 lAadittdl Penerbilirn/Penjualan SPN Penerbitan/Penjuahn 0bligasi Negara DN Utang Bringa 0bligasi Negara DN Penerbitirn/Penjualan 0bligasi Negara . Valas Penerbitan/Penjualan SBSN . DN Penerbitirn/Penjualan SBSN . Valas lmbalan l)ibayar di muka SBSN .DN fotal Pcncrimrrn SBN 25.200.000,000.000 65.974.730.000.000 1 .027.625.034.000 39.770.426.000.000 s,5r 9.290.000.000 7.03 r .748.227.903 I 3.866.390.000 r 0.0 r 2,000.000.000 76.791 .640.000,000 r .248,846,053.000 39.309.830.43 I .s00 4,699,700.000.000 616.621.652.4'14 r 6.665.1 66.900 Penerinaan Penbiayaan lN sebesar 8p58,66 triliun I 48.537.085.65 1.S03 r 32.695.303.303.844 Dengan demikian, penerimaan pembiayaan sBN pada TA 2009 lebih besar Hp I 5.842.382.348.059 arau I I ,94 persen dibanding TA 200g. D. 2 1 !J P'; n r i r nr a i, rr _P1i!Ul g y_rry1. L-rr,r r_lUr.g.., r Penerimaan )embiayaan Luar Negeri dalam TA 200g sebesar Rpsg.662.045.g06.54g merupakan seluruh penerimaan Pemerintah sehubungan dengan penarikan pinjaman luar negeri yang terdiri dari pinjaman plogram dan pinjaman proyek, serta penjadualan kembali bunga uting luar negeri. Rincian Pembiayaan Luar Negeri adarah sebagai berikut (dalam Rpl: Uraian TA 2009 TA 2008 tAuditcd Pinjaman Prog'am Pinjaman Proy.,k Jumlah Penorimaan Pembiayaan U[ 28,937.702.908.655 29.724.342.897.894 30.100,439,755.1 74 20.1 r8.310.176.732 58.662.045.806.549 50.2r 8.749.931.906 0engan dem kian, penerimaan Pembiayaan Luar Negeri dalam TA 200g lebih besar Rp8.443.295 874.643 atau 16,81 persen dari TA 2009,
a. Pinjaman Program
Pinjaman Program yang diterima daram TA 200g adalah sebesar Rp2g.937.702,g0g.65s, dengan r ncian (dalam Rpl: Uraian TA 2009 lAuditctt TA 2008 Progran Bilateral Progran Mutilateral Jumhh Pinjaman Progrrm
9. I 36.727.594.800 r9.800.975.3 r 3.855 8.021.748.614.400 22.078.691.140.774 28.937.702.908.65s 30.1 00.439.755.1 74 Dengan rlemikian, Pinjaman program TA 2009 lebih kecil Rp1.162.736.g46,51g atau 3,g6 persen d,rri TA 2008.
b. Pinjamrn Proyck
Pinjaman Proyek yang direrima dalam TA 200g adalah sebesar Rpzg.724.342.gg7.gg4 , dengan nncian (dalam Rp): Catatan alas Laporan Keuangan .194. PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 200g lAuditeo) 0engan denrikian, Pengeluaran Pembiayaan Dalam Negeri Rp2.287.746.030.819 atau 4,89 persen dibandingkan 8p46. 779.04 1 .97 7 .082. TA 2009 lebih besar TA 2008 sebesar Pmgeluann Pcnbiayaen lll sebasar Rp08,03 triliun PMil/0ana lnyestasi Pcneriotah sebesar frp13,08 triliun Penerusan Pinjanan lR0l/RP0) sebesar Rp6,l8 triliun PMN UNIUK BUMN lnvestasi Pemerintah untuk BLU PIP Dana Bergulir Jumlah
9. 2, ? l._lp tU r) U ?.r*q rLtgrn!.!_ry ! a n [_uar 1u-e gl ; r Pengeluaran Pembiayaan Luar Negeri dalam TA 200g sebesar Rp69.031.113.9s7.077 merupakan pr:mbiayaan cicilan pokok utang luar negeri, yang lerdiri dari (dalam Rpl: Uraian TA 2009 lAuditolt TA 2008 lAuditcd Pinlaman Program 8.755,976.S68.9 I 0 5.866,i22. I 94.538 Pinjaman Proyek 59.275.130.880.188 57.490,860.565.371 Pengembalian Pinlaman karena Pengeluaran lneligibte samlrai dengan Tahun 1008 77 '727'982' I 68 Jumlah Panarimatn Pcmbiryarn Lttl 88.031.fi 3.857.077 63.435.310.142.017 Dengan dernikian, Pengeluaran Pembiayaan Luar Negeri TA Rp4.595.803.1 I 5.000 arau 7,24 perssn dibandingkan dengan Rp63.a35.31 0.7 42.077 . 2009 lebih besar TA 2008 sebesar 0.2.2_4&U q(aa! Modal NeqaraiDana lrtveslirsr Prrp1,yin1.1' Pengeluaran Penyertaan Modal Negara (pMNl/Dana lnvestasi pemerintah merupakan penyertaan nrodal Pemerintah Pusat dalam rangka pendirian, pengembangan, dan peningkalan kinerja Badr n Usaha Milik Negara/Daerah atau Badan Hukum lainnya yang dimiliki Negara/Daerah, serta investasi dalam bentuk dana bergulir. PMN/Bana lnvestasi Pemerinlah dalam TA 201)9 adalah sebesar Rp13.084.g4g .l7S.Zg1, yang rerdiri dari: Uraian Jumhh (Bpl r 1.673.967.076.291 500.000.000,000 g 10.982,699,000 1 3.084.949.775.29 I Oengan demikian, PMN/Oana lnvestasi pemerintah TA 2009 lebih besar Rp1 0.584.929 .775.291 arau 423,3g persen dari, TA 200g sebesar Rp2.s00.020.000.000. sejak TA 2109, investasi Pemerinlah dalam bentuk dana bergulir dianggarkan sebagai pembiayaan. !.L 2 !... f-e1r ;usan Pirrjaman Pembiayaan R0llBPD merupakan pengeluaran pemerintah atas pemberian pinjaman dan penerusan pirrjaman luar negeri yang disalurkan untuk pemerintah daerah, dan BUMNIBUMD.
Penerusan pirjaman luar negeri pada TA 2009 adalah sebesar Rp6.1g0.700.434.07g untuk pemda dan luMN. Jumlah tersebut lebih besar Rpggl.3g4.230.l97 atau lg,l0 persen dibandingkan dengan TA 2008 sebesar Rpb.lgg.3l6.203.gg2. Catalan atas Laporan Keuangan .lgE. s PR ES I DEN REPIJBLIK INDONESIA Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAuditedt Pengembr ran Penermaln pFK Berrs Bulog Pengembr ian Psnenmmn ?lK Ztl pcnda Pengembr ran Pencrimarn pFK Lrin.hin Pengeluarirn Non Anggaran pFK karcna Kesalahan Rekening Jumhh Pcngcluurn pFK PFI( (flletol PFK Prelinancing sebasar ninus frp2,50 tiliun Kirinan Uang sebesar ninus 8p1,55 triliun 1.23t 1244.r 55.293.370) p.. ?.? q,- | f !! 11 ry {_i 1.1 11 qrgn rt a1_f_F( L a-i ri r r y a PFK Prefinan:ing dan PFK Lainnya TA 2009 sebesar minus Rp2.s00.000.000.000 merupakan transaksi yartg dilakukan BUN berupa prelinancing (pembiayaan pendahuluan), penerimaan/ pengembalian dana talangan, dan pembayaran rekening khusus kosong (reksus kosongl, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Urrian TA 2009 TA 2008 Pencrimrrn PFI( Prclinancing: Penerimarn 0ana Talangan Jumlah Penerimaan PFK prrlinencing Dikurangi: Pcmbayrnrr PIK Prcfinrncing dan pFK BUIiJ Irinnya dan Pcngcmbrlirn Danr Trlrngrn: Pembayarirn kepada PPHTN . p engeluarn ln.Eligible Pembayarirn dari Rekening BUN . Reksus (osong Pengemba ian Dana Talangan ke Rekening SAI_ Pengemba'ian Dana Talangan ke Dana Moratorium Jumlah Pembayrrun pFK pralinancing Jumlrh Ptl( Prclinancing lilctol Unirn TA TA Penerimaan l.iriman u'ang !_,_2. ? 9._tt irg,{L_Ueln Kiriman Uang (KU)Neto TA 2009 sebesar minus Rp1.545.543.155.898 antara tain merupakan penerimaan dan pengeluaran kiriman uang antar rekening pemerintah yang berasal dari KppN ke Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan.Deparlemen Keuangan dan sebaliknya, Pemindahbukran intern rekening BUN, pemindahbukuan intern KppN, dan wesel pemerintah. Dalam transeksi KU TA 2009 masih terdapat selisih antara penerimaan dengan pengeluaran ;1U yang disebab(an bslum sspenuhnya seluruh transaksi atas rekening yang s;ling terkait dengan transaksi kas dibukukan dalam Sistem Akuntansi Pusat, dan ketidaktepatan dalam penggunaan akun. Hincian KU adalah ssbagai bedkut (dalam Rp): r0.000.000.000.000 1.000.1000.000.000 r0.000.00m ,"1331;:',iilii ( r 2.500.000.000.000) ( r 3.3 I 9.254.729.5 I 3) {1.000. 000.000.000) [2.500.000.000.0001 0 4.385.978.626.337t (2.500.000.000.0001 (1 3.385.978.626.3 371 Penerimaan I iriman Uang Dalam Rangkr TSA Penerimaan I rriman Urng Dahm Rangkr Reksus Penerimaan I emindrhbukuan Psnerimaan f emindrhbukuan penutupan Rekening Penerimaan Iemindahbukuan 0ahm Rangka Penempatan Penenmaan U/esel Pemerintah Koreksi Peng,lluaran pemindrhbukurn Jumlah Penurimran (U 587.1 88.1 87.776.4 1 3 485.55 t.004.467.303 1 93.533.422.980 742.252.369.032.078 1.274.445 2.202.0 I 7.6 I 8.830.220 5 79.985.78 7.982.268 443.632.666.104. I 79 43.092. I 85.232 722.93 7.549.558.797 365.000 72.564. .475 30.566. 324.000 ll t.l00 6 7.215.2 Catatan atas Laporan Keuangan .lgg fl74.361.917.476) [54.143.839.301] { 1.698.969.644.025) ( I .423.298. I 47.8041 (360.744.778.000) 1353.172,719.326) 1243.344.229.042t (185.260.833.754) {t5.064.28tm Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun Z00g lAuditedl rekening salah dan rekening tutup sebesar Rpg72.162.762 untuk 2 (dua) kabupaten yattu:
l. Kabupaten Tapanuti Utara ssbesar Rp765.103.83g
2. Kabupaten Wonosobo sebesar Rp207.658.923 2l Koreksi pembukuan kredir sebesar Rp781.832.710,00 adalah koreksi kredrl akrbat rotur pemindahbukuan pembayaran PBB panas Bumi Triwulan ll Tahun 200g untuk Kabupaten Tapanuli Ulara. 3) Pembayaran PBB Panas Bumi sebesar Rp24S.0l 7.477.786 terdiri darr:
1. Pembayaran PBB Panas Bumi Tahun 200g sebesar Rp1g2.097.757.7g6.
2. Pembayaran PBB Panas Bumi Tahun 2008 untuk 5 wilayah Ke4a panas Bumr yang baru sebesar Rp62.929.720.000. 4l Pembayaran kembali PPN kepada pengusaha panas bumi sebesar Rp70.764.g2g.g54 tardiri dari:
l. Pembavaran kembarr PpN yang pengajuannya pada Tahun 200g sebesar Rp66.400.278.1 77
2. Pembayaran kembali PPN yang talah dicadangkan pada akhirTahun 200g sebesar Rp4.36 4.651 .777 . 5) Pemindahbukuan PNBP Pertambangan panas Bumi ke Rekenrng guN sebesar Rp400.393.666.556 lerdirr dan: I ' PNBP Pertambangan panas Bumi Trrwulan r 2009 sebesar Rp79.2'17.756.61 7;
2. PNBP Perrambangan panas Bumi Trrwuran il 2009 sebesar Rp81.32 l. I 90.657; 3' PNBP Pertambangan panas Bumi Triwuran ilr 2009 seoesar Rpl 19.589.81 1.699;
4. PNBP Pertambangan panas Bumi Triwuran rv 2009 sebesar Rp 1 20.264.907.583; 6) Koreksi pembukuan debit sebesar Rp.|.754.5gs.472 adalah koreksi dehr akibat retur pemindahbukuan pembayaran pBB panas gumi tahun 2009 sebesar R9972.762.762 dan pBB panas Bumi Triwutan ll Tahun 200g unrul Kabuparen Tapanuli Ulara sebesar Rp781.832,71 0. 7l saldo akhir sebasar Rp1g0.638.768.899,49 merupakan cadangan pembayaran kenbali VeimbursenentlppN panas bumi kepada:
1. pT psrtamina (persero) ssbesar RpS5.g61.720.143,73
2. Chevron Geothermal Satak. hd sebesar Rp6g.363.1g7.207,50
3. Chevron Geothermal lndonesra, Ltd sebesar Rp61.973.40g.367,75
4. Oayabumi Salak Pratama, Lrd sebesar Rp3.340.442.1g0,51
2. Penertiban Barang Milik Ncgara Berdasarkan Laporan Hasil pemeriksaan BpK atas LKpp Tahun 2004, LKpp Tahun 2005, LKPP Tahun 2006. dan LKpp Tahun 2007 terdapat beberapa temuan yang terkait dengan Barang Milik Negara (BMN), antara lain: (r) BMN yang disajikan pada Neraca belum dapat diyakini kewajarannya, (rr) Aset Tetap Kementerian Negara/Lembaga belum disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, (iii) prosedur pencatatan dan pelaporan barang milik negara tidak dilakukan sesuai dengan sistem akuntansi yang telah diterapkan, dan (vi) sistem Catatan atas Laporan Keuangan .lb0 Fpgs Keuangan Pemerintah Pusat Tah.rn 2009 lAuditedl PRESIDEN REPUBLIK INDONESII\ I l. Kementrrian Perindurtrian 1 2. Kemcnterian Enrrgi drn Sumber 0aya Mrnerrl
13. Kem.ntarian Prndrdrlan Nrsronal
14. (.mrnhrirn Krsrhrtrn I 5. (rmontcrian Agamr I 5. Kcmenterran Trnaga Kerjr dan Transmrgrasr 1 7. Ksmtnterirn Sosirl
18. Krmrntnian (ehutanrn I 0. l(rmcnt.rirn Krltutrn drn Penkrnrn
20. (amrntuirn Prkrrjran Umum 21, Ktmtntrirn (oordinrtor Bid.ng pohlrl dan Kmmantn 22, Kemrntcrian (oordinrtor Btdrng Perokonomran 23, Kcmanterian Koordinrtor Erdang Xesejahteraan R:kyat
24. Xemrnterian Kcbud:yran dan Pariwlsata
25. X.mtntilian Nrgan Brdrn Usaht Mrlik Negarr
26. Kementrrien Ntgrrr Rrsrt den Teknologr
27. Kamrntrrian Nrgarr Lingkungan Hrdup
28. Xrmrntrrirn Negrrr Xopcrasr dan U(M
29. (emantlrrn Ncgrrr Prmberdayaan plnmpuan
30. Kemrntcrirn Nrgrrr Pendrytgunra0 Aparatur Na0an
31. B.d.n lnt.lijtn N.g.rr
32. tembaga Sendi Nrgara
33. Dewrn Krtahanan Narional
34. Badan Pus.t Statistrt
35. (ementarirnNrgrrrPPN/Eappenrs
45. Badan Xoordrnrrr Keluargr Blrencrnr Nastonal
46. Komlsl Nasronal Hak Asasr Manusra
47. Badan Mrteorologr, Geofrrrkr, dan Xftnratologr
48. (omrsi Pcmrhhrn Umum
49. Mahkamah Konstttust Rr
50. Pusat Palaporan dan Analsrs Transaksr Xeurngan 5 I . Lrmbaga llmu Pcngrlrhurn lndonrsra
52. Brdan Tenaga Nuklir Nesional
53. Brdan Pcngkejirn den Prnrrapan Trknologr
54. Lrmbrgr Ptn.rbeng.n den Antrrits. Ns3iofil
55. Brdrn Koordrnrsi Survgy d.n Ptm0t.an Nrsronal 56, Badan Standansasr Nasronrl
57. Badan Pengawas Trnrga Nuklr
58. Lembrga Admrntstrasr N6g.ra
59. Arsrp Nasronrl Bepublk lndonerra
50. Badrn Kepcgrwarrn Negare
61. Eadan Pengtwrsan Xeurngan dan Pembrngunan
62. KrmenterranPerdagangrn
63. Krmrnterran Negara Perurnahan Rakyat
64. Xrmcnttnrn Nagarr Prmudr dan 0lalr Rrga
65. Komiu Prmbcnntrsln Korupsr
66. Badan Rehabrltasi dan Rlkonstruksi N.d.Nr.s
67. 0swan Perwakrlan Orerah
68. Xomrsi Yudrsral
63. 8(NP8
70. BNP2TKI sementara ilu, K/L yang belum selesai merakukan rnventarisasi dan penilaran (lp) adalah:
1. Kementerian Keuangan telah mencapai penyeresaian inventarisasi dan ponilaian 99,71 % dengan nitai koreksi sebesar Rp1 3.g6g.925.567.140;
2. Kementerian Perhubungan telah mencapai penyelesaian inventarisasi dan penilaian 98% dengan nilai koreksi sebesar Rp16,ga6.g56.7r0.g06; dan
3. Kementerian Pertahanan lelah mencapai penyelesaian invenlarisasi dan penilaian 73% dengan nilai koreksi Rp76.653.637.644.991. sedangkan aset pada Badan Penanggulangan Lumpur sidoarlo tidak dilakukan lp. Rincian mengenaiHasilPenertiban BMN per K/L dapat dilihat pada Daltar 3g. lenertiban Rekenino rintah pada Kementerian Neoar a Dalam rangka melanjutkan penerliban rekening pemerinlah untuk mewuiudkan akuntabilitas dan transparansi keuangan negara serra untuk memenuhi amanat undang'undang yang meniadi randasan bagi reformasi pengeroraan keuangan negara, Menteri Keuangan melakukan rangkah-rangkah lanjutan penerriIan rekening pemerintah pada seluruh instansi K/L melalui 3 pMK, yaitu: o Nomor 57iPMK.05/2007 tentang pengeroraan Rekening Mirik Kementenan Negara/ LembagaiKantor/Satuan Kerla; o Nomor 58iPMK.05/2007 tentang penertrban Rekening pemerintah pada Kementerian Negara/Lembaga; Catalan atas Laporan l(euangan .152 Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAudited clear and free. IPRP tsrus mengupayakan penyelesaian terhadap rekening. tekening tersebul agar statusnya segera ditetapkan sebagai rekening yang clear and free. Termasuk di dalamnya adalah K/L yang memiliki kantor vertikal (diantaranya satker Bekonsentrasi dan Tugas Pembantuan) yang sangat banyak antara lain: Mahkamah Agung, Kejaksaan Agung, Kementenan Pendidikan Nasional, Kementerian Agama, Badan Pusat Statistik, dan Kepolisian Rl. Penertiban Rekening Pemerintah masih lerus dilanjutkan pada TA 2010, dengan tugas antara lain Updating data; Tindak lanjut terhadap rekening.rekening diinvestigasi; Penyusunan daftar rekening yang telah disetuiui; lnventarisasi Rekening Bendahara Umum Negara (BUN), termasuk Rekening Kas Umum Negara (RKUN); Percepatan penyelesaian data rekening pada 43 KlL, anlara lain Mahkamah Agung, Kelaksaan Agung, Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Agama, Badan Pusat Statistik, dan Kepolisian Rl; dan Pengulianlpengkajian ulang rekening.rekening yang telah diberi persetujuan. Laporan lengkap mengenai Penertiban Rekening Pemerinlah Tahun 200g disajikan tersendiri dalam benluk Suplemen.
4. Aset Berseiarah (//erifa.qe /ssels) Aset Bersejarah pada K/L antara lain:
a. Kementerian Perhubungan berupa Tugu Peringatan.
b. Kementerian Luar Negeri, berupa aset dari Museum Konlerensi Asia Afrika (KAA) Bandung sebanyak 67 unit dan aset yang berada pada Gedung Pancasila yang pengelolaannya berada pada Sekretariat Jenderal sebanyak 524 buah.
c. Arsip Nasional Republik lndonesia, berupa arsip/dokumen negara yang terdirr atas: . Arsip Kertas sebanyak27.247 km linier . Arsip Kartografik dan Kearsitekturan sebanyak gg.7g4 lembar o Arsip Film sebanyak 70.060 reel . Arsip Video sebanyak 30. 1 25 buah r Arsip 0ptical Disc sebanyak 427 keping . Arsip Mikrofilm sebanyak 13.648 reel . Arsip Rekaman Suara sebanyak 37.34g kaset . Arsip Foto sebanyak 1.663.000 lembar
d. Lembaga llmu Pengetahuan lndonesia. berupa tumbuhan langka yang terdapat pada Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor, Konservasi Tumbuhan Kebun Raya cibodas, Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi, dan Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Eka Karya Bari,
e. Kementerian Energi dan sumber Daya Mineral, pusat survei Geologr berupa Gedung Museum yang terletak di Jalan Diponegoro 57 Bandung beserta berbagai koleksi yang ada di dalamnya. Catatan alas Laporan l(euangan .l 54 Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAuditedl Rekonstruksi Wilayah dan Kehidupan Masyarakat Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Kepulauan Nias Provinsi Sumatera Utara dan Kesinambungan Rehabilitasi dan Bekonstruksi di Wilayah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Kepulauan Nias Provinsi Sumatera Ulara serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 167/PMK.0512008 tentang Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan Ponutup dan Laporan Keuangan Likuidasi Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah dan Kehidupan Masyarakat Provinsi Nanggroe Aceh 0arussalam dan Kepulauan Nias Provinsi Sumatera Utara. Tugas Tim Likuidasi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 118/KMK.0512009 antara lain menyusun Laporan Keuangan Likuidasi Bagian Anggaran 094 (BRB NAD.Nias). Namun demikian, sampai dengan penyusunan LKPP Semester I Tahun 2010, LK Likuidasi belum diterbitkan, sehingga Neraca BRR NAD-Nias yang disajikan dalam LKPP LKPP Semester I Tahun 20'10 merupakan Neraca Penutup yang disusun berdasarkan Neraca per 31 Desember 2008 lAuditedl, sebagai berikut: NERACA PENUTUP PER 3I DESEMBER 2(lO8 Asct Aset Lancar Piutang Xepada Pihak Ketiga Uang Mukr Belanla Eelanja Dibayar Di Muka Persediaan Jumlah Aset Lancar Aset Tetap Tanah Peralatan Dan Mesrn Gedung Dan Bangunan Jalan lrigali [)an Jaringan Aset Tetap Lainnya Konslruksi Dalam Pengeriaan Jumlah Aset Tetap Aset Lainnya Aset Lain.Lain Jumlah Aset [ainnya Jumlah Aset Kewrjiban Ekuitas Dant Ekuitas Dana Lancar Cadangan Piutang Cadangan Persediaan Jumlai Ekuitas Dana Lancar Ekurtas 0ana lnvestasi Dlinvestasrkan Dalam Aset Tetap 0unvestasikan Dalam Aset Lainnya Jumlah Ekuitas 0ana lnvestasi Jumlah Eluitas Dana 5 r 6.968.200 24.546.204.400 r 2.r49.584.5r0 78.951.r23.7r3 r 06. r 63.880.823 572.821.7l9.812 r.538.503.845.802 i 3.35r.099.589.5r0 l 4.771.805.420.047 I 27.483.007. r 1 r r.049.831.238.560 | 1 1.3r r.544.820.842 66 r.364.926.29 I 66 r.364.926.2S 1 12.079.073.627.956 r 0 27.212.757.110 , 78.95 r. 1 23.7 I 3 r06.163.880.823, 1 r.3 r r.544.820.842 66 r.364.926.29 I r 1.972.909.747.t33 , I -*l?,01!'-073,627'956 i j t-2.079.073.627.9561 Jumhh den Ekuitos Oanr Catatan atas Laporan Keuangan .l 55. Uraian PRESIDEN REFUBLIK INDONESIA l.efgg [fgllgg lem_e.rg1gh Pusar Tah rn 2009 lAuditedt i'. lembaga Non Struktura] dan Yayasan di tinqkungan Kementerian Negaraltembaga Lembaga Non struktural merupakan bagian eksekutif (berada di bawah atau bertanggung jawab kepada presiden atau menteri), namun bukan merupakan struktur/bagian dari kemsnterian negara/lembaga (K/L), Eksistensi dan lungsinya diatur dalam uu, PP, Keppres maupun Peraturan Presiden. pembentukan lembaga negara non struktural dimaksudkan untuk membantu pemerintah menangani masalah yang belum bisa dilaksanakan dan diselesaikan oleh lembaga negara formal. lstilah non struktural dikaitkan dengan tidak adanya hubungan organisatoris antara lembaga ini dengan K/L selain hubungan kerja meskipun pendanaannya menginduk ke K/1. lstilah tersebut secara eksplisit juga diungkap dalam peraturan perundangan yang membentuknya. Kata "independen" atau mandiri, ofon0m terkadang menjadi kata lambahan dalam peraturan pembentukan lembaga tertentu. Biasanya dikaitkan dengan keterlibatan pihak.pihak diluar pemerinlahan sepe(i: praktisi, pakar dan lokoh masyarakat dalam komposisi keanggotaan atau pengurus LNS. Nomenklatur lembaga itu bermacam.macam. Ada Akademi, badan, dewan, komisi, komite, konsil, korps, lembaga, majelis, otorita, dan unir kerja. Kesekrelariatan LNSII biasanya berada di K/L atau instansi resmi pemerintah yang sudah ada sebelumnya, sedangkan pegawai seluruhnya berasal atau merupakan piniaman dari K/1. Gajr pegawai sekretariat LNS sebagai pegawai Negeri sipil (pNS) tetap dibayar oleh instansi asal, sedangkan dari LNS biasanya mereka mendapat tunjangan tambahan, Hingga akhir Tahun 2009, Kementerian Keuangan terah mengidenrilikasi g0 lembaga non struktural. Dari g0 lembaga tersebut, lebih dari sepertiganya {35 lembaga) merupakan amanat yang tertulis dalam undang-undang. Menirik legalitas pembenrukannya, sebanyak 20yo dibenluk berdasarkan peraluran pemerintah. sedangkan yang dibentuk berdasarkan kepulusan presiden sebanyak 60% dan 20 % berdasarkan peraturan presiden. Komposisi sumber dana untuk membiayai kegiatan operasional LNS bisa dikategorikan dalam 3 jenis: 1' sekitar 75% (68 LNS) dibiayai dari ApBN. sebanyak 43 sekrerariat LNS merupakan satker yang berada dibawah Kementerian Negara/Lembaga (K/L), sedangkan 25 sekretariat LNS dibiayai dari Kegiatan K/1. 0ari 4i sarker tersebut, diantaranya adarah 1 3 Badan pengelora Kawasan pengembangan Ekonomi Terpadu (Bp KAPETI yang didanai ApBN melalui Dana Dekonsentrasi di SKPD Dinas pU & Kimpraswil. 2' Empat LNS yakni: Bapertarum, Badan pengerora Dana Abadi Umat, 0torita Asahan, dan LPS mendanai kegiatannya dari penerimaan terrentu tanpa kucuran dana dari APBN.
3. Empat Lembaga Non strukturar yang menerima dana dari ApBN dan Non APBN yakni: Badan Wakaf lndonesia (BWl), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap perempuan (K0MNAS PEREMPUAN) dan Komisi penanggulangan AIDS Nasional (KpAN). ,} Catalan atas Laporan Keuangan .l 58 Laponn Keurngtn Pamerintrh Pusat Tahrrn 2009 lAuditedl
4. Yayasan Kesejahteraan pegawai Bhumibhakti Adhiguna di ringkungan Badan Pertanahan Nasional.
5. Yayasan Gedung Arsip Nasional Rl
6. Yayasan Yustitia Dharmayukti Karini di lingkungan Mahkamah Agung
7. Yayasan Purna Bhakti (yARNATI) di lingkungan Kemenrerian Dalam Negeri 8' Yayasan Pengembangan BUMN di ringkungan Kementerian Negara BUMN Badan Pemeriksa Keuangan mengkonfirmasi telah melakukan pembekuan kegiatan yayasan di lingkup BpK.Rl yaitu Yayasan Cakra Bhakti dan pT pentas milik negara di BpK.Bl, yang ditindaklanjuti negarallembaga, yang menurut Akta Notaris dan Anggaran Oasarnya didirikan atau dipimpin oleh pelabat pemerintah aktif di kementerian negara/rembaga tertentu atau yayasan yang menerima dan memanfaatkan aset negara daram melaksanakan kegiatannya. ldentifikasi atas yayasan di lingkungan kementerian negara/lembaga ini diperlukan untuk kemaluan tata kelola pemeiintahan melalui transparasi dan akuntabilitas sektor publik, ldentifikasi lebih lanjut atas.,yayasan di lingkungan kementerian negara/lembaga dipisahkan dari yayasan-yayqsan yang bernaung dibawah institusi TNr. Har rni karena karena pasal 76 undang-undang nomor 34 tahun 2004 tentang TNr lerah mengamanatkan bahwa dalam jangka waktu s (lima) tahun sejak -berlakunya undang'undang ini, pemerintah harus mengambil alih seluruh aktiliias bisnis yang dimiliki dan dikelola oleh TNI baik secara langsung maupun tidak langsung. !aat ini ada 900'an unit bisnis baik berupa yayasan maupun koperasi di bawah naungan TNI yang telah teridentifikasi oleh Badan pengelola Translormasi Bisnis TNI yang diketuai oleh Sekretaris Kementerian Negara BUMN unruk diserahkan kepada Presiden. Selanlutnya yayasan ,ruprn koperasi lersebut ditransformasikan dalam korporasi atau dimasukkan dalam mekanisme ApBN, sehingga TNI bisa berkonsentrasi mengembangkan profesionalitas tentara dan meninggalkan bisnis. sejauh ini, yayasan dalam lingkup keuangan negara yang sudah teridentifikasi dan menyampaikan laporan keuangan yakni:
1. Yayasan Harapan Kita dalam hal ini Badan pengerora dan pengembangan TMll yang mengelola ,Taman Mini lndonesia lndonesia lndah.
2. Yayasan Sarana Wana,Jaya dalam hal ini Badan pengelola Gedung Manggala Wanabakti yang berada di Kementerian Kehutanan.
3. Yayasan Gedung veteran Rr yang mengerora gedung "Graha purna yudha,,di Jalan Sudirman, Semanggi - Jakarta pusar. Yayasan Kesejahteraan pegawai Bhumibhakti Adhiguna (yBBA) di ringkungan Badan Perranahan Nasionar terah dibubarkan sesuai Akta Notaris s.-nurm, c'Hardiyanto Hoesodo, sH Nomor 3 tanggar rg Desember 200g dan menunjuk Tim Likuidasi yang bertugas merakukan riiuidasi arau pemberesan hak.hak dan kewajiban yayasan meriputi administrasi, kekayaan, dan keuangan yayasan. saat ini tim likuidasi yayasan telah melakukan audiensi dengan Direktorar Jenderat Kekayaan Negara menyangkut tata cara penyerahan dan perimpahan aset-aset YBBA. Cakra Bhakti datam pengelolaan asel Catatan atas Laporan l(euangan .l 60 _t.lg!n l(rggltt Pernednrah pusat T ahrrn 2009 lAuditedl
e. dihibahkan;
f. dikembalikan kepada pemilik perorangan yang sah; atau
g. dikeluarkan dari daftar Aset Bekas Milik Asing/Cina, sampai dengan 31 Desember 200g, dari totar r.00g asel yang berum teridentifikasi berdasarkan Lampiran pMK No. lgg/pMK.0ot200g'ranggiL io November 2008, telah teridentifikasi sebanyak E aset. sehingga jumrah asset yang belum teridentifikasi adalah .|.004 aset. Assel' aset yang sudah teridentifikasi tersebut adalah sebagai berikut:
1. Pemantapan status hukum ABMA/C di Jalan Kartini No. l6 Oenpasar Bali menjadi Barang Milik Negara yang digunakan
2. Pemantapan status hukum ABMA/C di Jalan Karrrni No. 36 Denpasar Ba[ menjadi Barang Milik Negara yang digunakan TNr AD berdasarkan SKMK No. 197/KM.6/2009.
3. Pelepasan ABMA/O di Jr. Kerenteng No. r 7g Tg pandan Beritung kepada Yayasan Budi Darma Hok Tek dengan kompensasi Rp346,4Oi,SOO,OO berdasarkan SKMK No. I 67/KM.6/2009.
4. Pengeluaran ABMA/O berupa tanah gedung perkumpuran Kemarian cina Dharma Bhakti di Jaran p. Hidayatuilah samarinda Karimantan Timur berdasarkan SKMK No. I 6g/KM.6/2009
5. Pengeluaran ABMA/C berupa tanah kosong (lapangan pemuda) di Jalan Mulawarman Samarinda Kalimantan Timur berdasarkan SKMK No. 176/KM.6/2009 Pemerintah masih rerus merakukan inventarisasi dan peniraian ABMA/O daram rangka updating dala. pada tahun 2007 telah dilakukan penilaian atas sejumlah 67 aset dengan nilai rotar Rp6r3.6rg.r3r.523 yang terah diungkapkan pada LKPP Tahun 2007 . pada rahun 200g. terah dirakukan penilaian alas sejumlah 1 3g aset dengan nilai rotal Rp733.g20.331.364. pada rahun 200g telah dilakukan penilaian atas sejumrah 6g aset dengan nirai totar Rp102.497,551.696, sehingga jumlah ABMA/C yang telah dinilai pada tahun 2007, 200g, dan 200g aoatatr sejumlah 27S unir dengan nilai totat Rp1.449.g37.014.bg3. ienoan demikian, dari iumrah keseruruhan r.00g aset yang berum seresai status hukumnya per 31 Desember 200g, 5 (rima) aset terah diseresaikan, 645 aset atau 64% aset telah dilakukan cek fisik, dan z7E asel atau zr% rerah dirakukan penilaian. Selama semester ll tahun 2009 tidak ada peningkatan jumlah ABMA/C yang telah dinilai, karena adanya hambatan dari pihak penghuni, serta prioritas'perierlaan saat ini adalah ditujukan untuk penyeresaian irrt* hrk* ABMA/0 sesuai Peraturan Menteri Keuangan No. r gg/pMK.06/200g. Hambaran orri -p,ili penghuni dalam pelaksanaan peniraian di rapangan menyebabkan penirai DJKN tidak dapat melaksanakan survei fisik atas aset'ipenghuni/penguasatpif,ri fet,f, yang menempati tidak memperkenankan penirai DJKN masuk k-e otiri yang ,krn dinilail. Dalam rangka peniraian aset, jika survei fisik aset tidak dapat drrakukan maka dengan sendirinya penilaian tiUat aapat dilaksanakan. Catatan atas Laporan l(euangan I 62 EpgtU [gggy p_.pql[{' Pusat Tah rn Z00g tAuditedt Kebijakan Fiskal. Adapun estimasi besaran kewaliban kontinjensi untuk lahun 2009 yang dialokasikan dalam ApBN.p TA 2009 sebesar Rp1,000.000.000.000, namun tidak terealisasi, Terdapat ketidakpastian atas waktu dan jumlah kewajiban yang mungkin timbul terkait dengan penjaminan kepada pT pLN {persaro}, rawalLan PEmerintah kepada kreditur PT PLN (persero) baru akan timbul jika pT ptN (Persero) tidak dapat memenuhi kewajibannya/gagat bayar. Terjidinya gagal bayar PT PLN (Persero) tergantung dengan kondisi keuangan pT-p-LN (PerseroI. Untuk memperkirakan terjadinya gagal bayar, digunakan rasio clct lconsolidated lnterest coverage fratill dan DSCR (0efr service Coverage fratiol. sesuai dengan PMK 44 Tahun 2008, apabila terjadi gagal bayar, pemerrntah sebagai penjamin akan membayar kewaliban kepada kredrtur pT pLN (Perserol sejumlah utang yang jatuh tempo. Kewajiban yang dibayarkan Pemerintah tersebut akan diperhitungkan sebagar piutang pemerintah kepada PT PLN (Persero), Berdasarkan PMK Nomor 44 Tahun 200g tentang persyararan dan Pelaksanaan Pemberian Jaminan pemerintah untuk percepatan pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Yang Menggunakan Batubara, Direktur Jenderal Pengelolaan urang ditunjuk sebagai Kuasa penggunaan Anggaran (KpA) dalam kegiatan penjaminan pemerintah pada proyek percepatan pernbangunan pembangkit listrik 10.000 MW berbahan bakar batubara oteh PT PLN (Persero). a Janinan Pcnhanganan Proyek Monorail Jakarta Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor r03 Tahun 2006 tentang pemberian Jaminan Pemerintah untuk pembangunan proyek Monorail Jikarta yang ditetapkan tanggal 13 Desember 2006, pemerintah memberikan lrrlnrn melalui mekanisme APBN terhadap pembangunan proyek Monorair Jakarta yang dilakukan Pemerintah provinsi DKI Jakarta melalui kerla sama dengan Badan Usaha. Jaminan diberikan sebesar s0% dari sho,tfail atas batas penumpang minimum sebanyak 160.000 penumpang per hari atau S0% dan nilai maksimum sebesar USD22,S00,000 perlahun selama lima tahun. Jaminan berlaku efeklif sejak tanggar r s Maret 2007 untuk jangka waktu 36 bulan, Apabila ketentuan dimaksud tidak dapal dipenuhi, maka berdasarkan PMK Nomor 30/pMK.02/2007 pemberian jamrnan dinyatakan batal dan tidak berlaku. sampai pertengahan tahun 200g, investor proyek Pembangunan Monorair Jakarta berum berhasir mendapalkan fasiritas pembiayaan lfinancial e/ase) sesuai dengan perjanlian perjasama yang telah ditandatangani bersama dengan pemerintah piovlnsi DKI Jakarta. ierkait dengan hal tersebur, terdapat kemungkinan proyek ini akan ditinjau kembari oleh pihak'pihak terkair. Mengingat hal rersebut, untuk rahun 200g diperkirakan belum ada risiko fiskar terkair dengan proyek ini karena proyek monorail belum beroperasi pada tahun 200g mendatang. Catatan alas Laporan l(euangan .164 -L rglrn [qlgrl Pegg11! gh Pusat_Ta hr rn 2009 lA u-d it e d _ dan THT lunfunded liabilityl THT adalah pos belanja yang dialokasikan untuk memenuhi kewajiban Pemerintah dalam rangka penyesuaian perhitungan besarnya manfaat THT PNS dan Hakim. Pada Laporan Keuangan PT TASPEN (program THT) Tahun 2009 diungkapkan bahwa terdapat Piutang PSL Pemberi Kerja atas THT yang diestimasi, akibat kenaikan gaji pokok PNS tahun 2007,2008 dan 2009 dengan rincian sebagai berikut: Uraian Jumlah (Rp) PSL Pemberi Kerja akibat PP 9/2007 r .639,066.231 .444 PSL Pemberi Kerla akibat PP 14/2008 Perubahan gali pokok 2.451.864.039.858 Perubahan tingkat bunga tahun 2008 93.946.230.524 Jumlah 2.545.8 1 0.270.382 PSL Pemberi Kerla akibat PP 812009 Perubahan gaii pokok 3.026.994.536,0l 0 Perubahan tingkat bunga tahun 2008 128.761.758.479 Jumlah
3. r 55.756.294.489 Total 7.340.632.796.31 5 Atas Utang Kepada [)ana Pensiun dan THT lunfunded liabilityl tersebut, pT TASPEN (Persero) telah menyampaikan surat nomor SRT.37lDir, I l20l 0 ranggat g April 2010 hal penyelesaian Utang Kepada Dana Pensiun dan THT (unfunded liabilityl Pemerintah akibat kenaikan gaji pokok PNS tahun 2007, 2008, dan 2009 kepada PT TASPEN (Persero). Dalam menanggapi surat tersebut, l)irjen Anggaran bersama Ketua BApEpAM LK melalui Nota Dinas Bersama kepada Menteri Keuangan Nomor N0.370/AG/20.l0 - ND.45/BL/201 0 pada huruf d menyatakan bahwa sesuai prinsip pertanggunglawaban Pemerintah atas kelangsungan penyelenggaraan program THT PNS, dan prinsip "conpliance", maka untuk kepentingan penyusunan laporan keuangan program THT PNS Tahun Buku 2009, Pemerinlah perlu menyatakan bertanggungjawab atas kewaiiban yang timbul tanpa harus secara langsung menyebutkan besarannya sampai dengan disepakatinya besaran kewaliban berkenaan. Utang Kepada Dana Pensiun dan THT lunfunded liahilityl sebesar Rp7'340.632.796.315 merupakan estimasi sepihak oteh pT TAspEN (perserol, belum bersifat definitif. Pemerintah sedang melakukan perhitungan ulang dan verifikasi sehingga angka tesebut dapat berubah sesuai hasrl verifikasi Pemerinlah. Pemerintah juga sedang melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap program THT untuk menjamin penyelenggaraan yang berkelanjuran berdasarkan best practices yang berkeadilan dan akunlabel. Penyelesaian Utang Kepada Dana Pensiun dan THT lunfunded tiahilityl lersebul akan disesuaikan dengan perhitungan ulang oleh pemerintah dan ditelapkan dalam APBN pada tahun.tahun yang akan datang. Catatan atas Laporan Keuangan .166 ltp_o,.g$grlgg Prmodnrrh purar Tahun 2009 (Auditei _ C.4. KEJADIAN PENTING SETEI.AH TANGGAI. PEI.APOBAN Pcncairan Drna Crdangan SubridilPS0, Dana Cadansan PMlll, dan Drnr ladanqan DBH sirmpaidengan LKPP Tahun 200g inidisusun, dariroralRplg.6g6.E0l .73z.31zdana ci dangan subsidi/PS0 dan dana cadangan DBH (lihat catatan c.2.26. Asct lainnya. Ona yang Dibatasi Panggunaannya) yang telah disalurkan kepada pihak ketiga stbesar Rp13.582.041.873.038 dan disetorkan ke Kas Negaia sebesar 81t6.090.096.302.655. Dengan demrkian, masih terdapar rrtoo sebesar Rp14.032.115.059 yang merupakan subsidi pangan program Baskin (ps0 perum Bulog) tahun anggaran yang lalu. Rincian dana cadangan yang disarurkan kepada pihak ketiga, disetorkan ke Kas N,)!ara, saldo adalah sebagai berikut (dalam Bpl: 0rnr Crdrngrn Disrlurkrn kcpada Oiselor&rn kc K!s Totrl Pihrk l(rtigt Itlcgrrr .s_,I!_s 1!i_ltenr.ul!,_... -_ Subsidr Minpt-Tan_ah Subsidi Minvak Solar Subsidi LPG - SutsiAi langin. _ _ Subsidi Bsnih - s,liidi-i*,ir -- _ SubsidlPlLNl Subsidi PT KAI Subsidr PT Por dan Giro Konversi mrnyal taneh ke tpc. BPH Migas OBH .lumrirr 722.872.125.300 388.308.655.458 2.1 41.902.683.8 I 7 r 50..000.000.000 r 23.146.034.378 43.750.000.000 2.233.27.5.511 .842 7.7 78.78 5.856.233 672.69 7.576.336 360.903.902.45 7 509.086.1 27.020 596.428.709.593 -295.926.992.400 r 89. I 55.925.554 2.096.269.534.003 . 6-72.697.576.335 360.903.902.457 509.086. I 27.020 596.428.709.593 r.018.799,il7.700 . 5_77.464.58 1.022 4.218.172.211.820 . 150.000.000.000 r 33.750.000.000 . 43.750.000.000 2.357.600.62 1.50 I | 0.503.965.622 r 24.325. I 03.659 l.234.698.466,05 I 9.0 r 3.485.322.284 I 3.582.04t.87 3.038 6.090.0 96,3 02.695 r s.67 2. r 38. I 75.73 3 Catatan alas Laporan l(euangan .16g. PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Laporan Xeuangan Pemerintah Pusat Tah rn 2009 lAuditedt Komposisi Ars Kas Bersih dari riap aklivitas disajikan daram Grafik 43 1s0.000 r 25.000 r 00.000 /5.000 50.000 25.000 {2s.000) { 50.000) 1 i 5.000) r I 2.583 ", TA 2009 r TA 2008 788 & (9t 84.072 E e =E G = 68.559 (75.7431 [ 2.875) Aktivltas 0pcrasr ,,ffi' (28. r 74) (5 r.857) AklrvrtasNon Penggunaan penyesuaran Angg.r.n SAL pembukurn Altrvrtas I nvs!tasr Aset Non Keuangan Aktrvttas Pembrayaan Gralik 43: Komposisi Arus Kas Bersih per Aktivitas Saldo Akhir Kas per 3l 0esenbcr 2009 sebeser 8p81,37 triliun SALDO AKH R KAS DAN BANK saldo Akhir l'as dan Bank per 3r Oesember 200g sebesar Bpg1.36g.7,l0.r52.403 merupakan kas Pemerintrh Pusat yang tenedia dan siap digunakan untuk membiayai aktivitas pemerintah tahun berikutrrya, dengan rincian (dalam Bp): Uraian TA 2009 lAudited TA 2008 tAuditcdl (as BUN, KPPN & BLU .) Rekenrng Ptmerintah Iainnya Kas di Bendahara Pengeluaran Kas di Bendahara penerimaan Kas Lainnyir dan Setara Kas Kas pada B,.U *.) Jumlah Srldo Akhir Kas 46.062.7 46.044.414 32.218.505.71 1.694 1 .036.241 .894.53 7 r .040.200.1 95.970 901 .887.42 7.630 75.830.1 97.373.908 35.642.938.767.447 1 .1 54.7 I 2. I 27.961 r .308.388.040.590 1 09. r 28.878. I 58 1.021.550.862.953 81 .368.7 t 0.1 52.403 1 14.957.787.r 72.859 ') Saldo Aklrir Kas BUN, KppN & BLU rerdiri dari: Uraian TA 2009 (, TA 2008 Rekenirg Kas BUN di Bl Rekenirg Kas di KppN Kas di t;LU Jumhl 32.185.520.242.213 8.309.379.301 .258 67,707.599.065.065 6.7 55.052.343.271 1.367.545.965.572 5.567.846.500.943 46.0 62.746.044.414 75.830.197.37 3.908 Keterantpg Rekennp Kas Btlil di Br ternasuk frekening atas penermaan Hibah sunatera sebesar frp483.t'80.666.908. *'l Kas pada BLU sebesar Rpr0g.r2g.g7g.r5g merupakan Kas pada BLU yang berum disahkan Catatan atas Laporan Keuangan .l 70 PF ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Lrporrn Pemerintah Pusat Tahun 2009 lAuditedj Pcncrinttn Pupthhn lilcto) Rp6l9,9l triliun U. 2. 1 . -Pe.ne r rlg i11 .{l_clp-aigL(-Ul Penerimaan Perpajakan pada TA 2009 sebesar Rp619.914.9g5,0 63.499 terdrri dan Penerimaan lrajak Dalam Negeri sebesar Rp601.251.757.069.994 dan penerimaan p'ajak Perdagangan lnternasional sebesar Rp18.663.227.993.60S. penerimaan perpajakan ini merupak an prnerimaan Pemerintah yang d n dari sektor perpalakan sepanjang TA 2009 ihimpu setelah dikurrngi pengembalian penda patan perpaiakan. Rincian penerimaan Perpalakan TA 2009 dan 2Ot)B adalah sebagai berikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 Pajak Dalam Negeri TA 2008 (Auditedl Pajak Pengha,;ilan (pph) Pajak Pertamhahan Nilai dan penjualan Barang Mewah (ppN & ppnBM) Pajak Bumi dr n Bangunan (pBB) Bea Perolehar Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Cukai Pajak Lainnya Jumlah Penerimaan pajak Dlll (lUeto) Pajak Perdal;angan lnternasional Bea Masuk Bea Keluar Jumlah Penerimaan pajak perdagangan lnternasiona I Penerimaan perpajakan
a. Pajak lrenghasilan Uraiatr 56.718.468.581,956 51.251.752.624.651 3.r 16.049.05 6.6 l0 3.034.423.41 7.1 86 60r .25 t .757.069.894 622.358.691.31 3.241 1 8.098.273.245.280 22.7 63.778.701 .766 564.954.748.32 5 13.578.320.649.2 29 I 8.663.227.993.605 3 6.342.09S.350.995 619.914.S85.063.499 658.700.790.664.236 3r7.614.988.311.624 193.067.541.998.7i5 24.270.191.705.513 6.464.51 7.415.416 327 .497.716.210.155 209.64 7.424.433.640 25.354.279.618.301 5.s 73.095.008.708 Dengan demikian, penerimaan perpajakan dalam TA 200g lebih kecil 8p3g.7g5.g0b.600.737 atau 5,89 persen dari TA 2009.
Penerinraan pajak penghasilan (pph) pada TA Z00g adalah sebesar Bp3l7'614'988.311'624 yan-g berasar dari palak penghasilan Migas dan Non Migas. Rincian penerimaan kas dari pph pada TA 200g dan TA 2008 adarah sebagai berikut (dalam Rp); TA 2009 r uditedl TA 2008 Uuditedl PPh Migas t,Ph Minyak Bumi l,Ph Gas Alam l,Ph lainnya Minyak gumi l,Ph Migas tainnya Jumlah pph Migas PPh Nun Migas t,Ph pasal 21 t,ph pasal 22 l,Ph Pasal 22lnpor l,Ph pasal 23 t,Ph pasal 25/29 0rang pribadi l,Ph pasal 25/2g Badan I,Ph Pasal 26 1 8.360.480,065.849 3 L683.1 94.144.689 29.634.966.041 .552 47.383.937.086.2s3 50.043.874.2t 0.538 77.018.903.127.805 52.072.653.972.683 4.368.552. I 38.289 I 9.202.894.609.796 r 6.032.496.664.217 3.346.803.263.201 r 20.31 2.764.1 56.957 r8.365.176.514.472 51 .709.584.47 4.271 4.950.928.530. I 34 25.06 L597.326.045 I 8.073.368.980.207 3.608.08 5.804.988 r06.368.031.139.110 1 4.880.3 I S.679.35 1 Calalan atas Laporan lhuangan .ll2- Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahr rn 2009 lA u diteo)
e. Cukai Uraian
Penerirnaan cukai pada TA 2009 adalah sebesar Rps6.7lg.46g.sgl.gs6, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rpl: TA 2009 uditcd TA 2008 lAaditcd Cukai Hasil Tembakau 55.379.914.472.652 385.069.410.227 921.224.651.121 r 5.946.685.476 10.313.362.480 49.926.361 ,206.384 420.655.726.793 878.524.341.908 1 1.664.567.796 r 4.546.78 1 .7 70 Cukai Erhyl Atkohot Cukai Minuman mengandung Ethyl Alkohol Denda r\dministrasi Cukai Cukai Iainnya Jumlah Penerimaan Cukai (Nato) 56.718.468.581 .956 51.251.752.624.651 Dengar demiki?n, pefl€rrrnaar cukai pada TA 2009 lebrh besar Rp5.466.7.l5.g57.305 atau ll),67 persen dari Penerimaan Cukai TA 200g.
f. Pajak Lainnya
Penerinaan Pajak Lainnya pada TA 200g adalah sebesar Rp3.l 16.04g.056.610. Rrncian
Penerirraan Pajak Lainnya adalah sebagai berikut: Uraialr TA 2003 tAudited TA 2008 tAaditcd Penjualan Benda dan Bea Materai Pajak iidak Langsung Bunga Penagihan Pajak: - Burga Penagihan Pph - Burrga Penagihan PPN . Burrga Penagihan PPnBM - Burrga Penagihan PTLL Jumlal Bunga Penagihan pajak Jumlah Paiak lainnya (Neto] 3.035.798.66 5.298 1.1 9S.386.323 2.8 30.223.587.094 1.241.408.827 32,277,412,571 44,936,249,306 68,297,2s1 r,7 69,045,86 1 139.912.41 7.040 62.9 I 2.s25.736 58.962.447 74.516.042 Dengar demikian, penerimaan pajak Lainnya Rp81.625.639.424 atau 2,6g persen dari TA 200g. 79.051.004.989 202.958.42 L265 3.t I 6.049.056.61 0 3.034.423.417.t 86 pada TA 2009 tebih besar
g. Pajak irerdagangan lnternasional
Penetinlaan Pajak Perdagangan lnternasronal pada TA 200g adalah sebesar Rpl 8.663.227.993.60s, yang rerdiri dari penerimaan Bea Masuk sebesar Rp18.098.273.245.280 dan penerimaan Bea Keruar sebesar Rps64.g54. r4g.3zi.
Rincian Penerimaan pajak perdagangan rnternasional adalah sebagai berikut (daram Bpl: Uraiirn TA 2009 tAudiled TA 2008 (/4uditcll Bea lvlasuk Bea Masuk Bea Masuk DTp atas Hibah (SpM Nihit) Pendapatan Denda Administrasi Pab ean Bea Masuk dalam rangka KITE Bea Masuk. DTP Pabean Lainnya ,lumlah Bea Macux (tueto) r 7.737.630.922.391 3.656.606.296 680.420.327.241 (365.083.630.565) 22.341.7 42.521.621 9l 0.079.236 662.021.390.304 (27r.4t6.637.07I) 3.5 73.88 2.79 I 42.649.019.91 7 26.947.464.885 r 8.098.273.245.280 22.763.178.70 r.755 Calatan alas Laporan Keuangan .l 74 Lrporan Keurngan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAuditedl Penerirnaan ini terdiri dari (dalam Rp) Urair n TA 2009 TA 2008 (rqditoti Pendirpatan Penjualan Hasil Produksi/ 5.245.1 74.7 I 9.960 I r.007.1 70.053.975 124.823,250.679 r3.3r 7.228.679.684 r .614.683.875.661 436.564.995.570 971 .796.825 3.00 1.226.634.244 I .756.304.250.420 7 l. I 63.765.630 175.245.203.121 I .575.21 5.565. I 89 790.983.202.537 31.033.105 373.1 58.620.000 I 63.745.970.532 3.257.742.968.625 635.620.302.960 605.357.951.328 60,51 6.516.546 2l 7.842.978.081 9.255.900.940.724 Sitaarr Pendirpatan Pen;ualan dari Kegiatan Hulu Migar, Pendirprtan Sewa Pendirpatan Jasa I Pendirpatan Jasa ll Pendirpatan Jasa Luar Negeri Pendirpatan Jasa Perbankan Pendirpatan atas Pengelolaan (TSA) dan/atau atas Penempatan Uang Negara Pendapatan Jasa Kepolisian Pendirpatan Jasa Pelayanan Tol Pendirpatan Jasa Lainnya Pendi,patan Bunga Pend.rpatan Gain 0n Bond Redemption Pendirpatan Fee atas Security landing Pendt,patan Premium atas 0bligasi Negar a Pendi patan Kejaksaan dan peradilan Pendi patan Pendidikan Pend; patan Gratifikasi dan Uang Sitaan Hasil Korupsi Pendr patan luran dan Denda Pendt patan Pelunasan piutang Pendr patan dari Penutupan Rekening Pendi patan Lain.lain Pandrpatrn B[U Jrrmlah PitBP tainnya flIetol 2,780.709.999.300 r 6.945.896.959.837 r 05.804.495.424 r 3.603.569.484.065 r.542.435.1 I 1.832 337.097.503.805 2.779.997.726 353.540.863.222 269.696.992.630 206.222.008.716 214.71 t.500.000 78.023.491 .000 483.533.775.8 I I 4.144.460.220.207 58 1 ,543.822.550 648.294,535.990 8.2s2.846.640.99 t r.968.882. I 02.559 r 0,710.252.479.518 9rlg_rl demikian, penerimaan pNBp Lainnya pada Rp4.9C8.193.789.885 arau 7,33 persen dari TA 2b0g. 106.041 3,734.294.1 86.t 07 62.056.202.38 t.43s 66.964.396.1 7 t.290 TA 2009 lebih kecit Penerinaan Hibah sebesar frp1.67 triliun D._2.3.?errer rnaan Hibah Penerimaan tlibah pada TA 2009 adarah sebesar Rpr.666.643.s04.3g7. pendapatan ini merupakan penerimaan negara yang berasar dari sumbangan daram negeri perorangan, lembaga/badan usaha dan hibah dalam negeri lainnya. selain itu luga berar.iiari luar negeri pororangan, hilateral, murtiraterar dan hibah ruar negeri rainnya. iincian pendapatan Hibah adalah sebagi,i berikut (dalam Bpl: Uraian TA 200s t, TA 2008 (/uditet'l Hibrh Dalam ftlegari Hibah Dalam Negeri - perorangan Hibah Dalam Negeri - tembagafBadan Usaha Hibah Dalam Negeri lainnya Jumlah Hibah 0alam tlcgari 77.350.000 r 1.628.100.575 385.1 73.221 430.000 I 5.361.000 r 7.994.568.266 r 2.090,623,796 r 8.010.35 9.266 Catatan atas Laporan l(euangan .l l6 Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009lAuditedl Eelanja Penbayaran Bunga Utang sebesar frp93,78 triliun 80.664.398.r 6t.767 55.887.772.437.81 3 Dengan demiJ:ian, Belanja Barang TA 2009 ini lebih besar 8p24.776.62s.723.gs4 arau 2t4,33 persen dari Tr\ 2008. Q. 2.-6, B e t:L,t ;r P e nr b aya ra n Plglgq_,U llltt Belanja Pembayaran Bunga uiang pada TA z00g sebesar Rpg3.7g1 .932.422.g13 merupakan pembayaran 'rang dilakukan atas kewaiiban penggunaan pokok utang loulstanding principah, baik utang dalam negeri maupun utang luar negeri, yang dihitung berdasarkan posisi pinlaman. Belania Bunga Utang mengalami kenaikan Rp5.429.606.579.693 atau 6,15 persen dari Belanja Bunga Utang IA 2008 sebesar Rp88.352.325.843.120. Belanja Perlalanan Belanja Barang B[U Jumlah Belanja Barang (l[lcto] r 5.1 56.091 .21 1 .5 I I 5.1 83.760.8S7.789 r 1 . 109.538,927.693 2.534.399.61 0. I 00 Rincian Belania Bunga Utang tersebut terdiri dari Pembayaran Bunga atas Utang Dalam Negeri dan Luar Negeri masing.masing sebesar Rp78.339.942.g59.629 dan Rplg.441.ggg.564.lg4 dengan rinciarr sebagai berikut: Pembaya,,an Banga atas lltang Dalan llegeri Belanja P"'mbayaran Bunga atas utang Daram Negeri sebesar Rp75.339.g42.gsg.629 merupakarr pembayaran bunga dan kewajiban lain atas Surat Berharga Negara baik berdominasi rupiah maupun valas, serta pembayaran imbalan denda, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): TA 2009lAudibni TA 2008 rAuditcd Belanja Pembayaran Bunga 0bligasi Negara DN 55.835.r 19.57t.928 r .242.704.483.099 5.400. I 84.906.000 200.53 1.500.000 20.51 r.309.000 I 1.057.884.166.031 286.65L303.585 239.658.250.000 50.656. r 77.098.456 9.644.400.000
8. r 90.473.1 66.800 68.887.500.000 Belanja Pembayaran lmbalan SBSN 0N Belanla Pembayaran Discount 0bligasi Negara DN Belanja Pembayaran loss 0n Bond fredenption Belanle Pembayaran 0iscount SBSN DN Belanja Pembayaran Bunga 0bligasi Negara Valas Belanla Pembayaran lmbalan SBSN Valas Belanja Pembayaran liscount 0bligasi Negara Valas Belanp Pembayaran 0enda Jumlan Pcmbayaran Bunga Utang DN (Neto) 5.609.586.833.745 7.368.986 693.2 I 3.930.000
909. r 62.449.308 75.339.942.858.629 66.1 37.145.378,309 Eelanja Pemhayaran Bunga atas lltang luar llegeri Belanja Pembayaran Bunga atas utang Luar Negeri sebesar Rplg.441.ggg.s64.lg4 merupakarr pembayaran bunga dan kewajiban lain atas pinjaman program dan pinjaman proyek, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 lAuditcd TA z008 (,udited Belania Bunga Pinjaman program Belania Eunga Pinjaman Proyek 4.0r 2.667.518.042 3.629.784.77 l.l 74 1 8.585.395.693.637 22.046.142 Jumlah lrembayaran Bunga Utang LIU (Neto) 1 8.441.989.564.1 84 22.215.180.464.81 r Catatan atas Laporan l(euangan .17g. Uraian PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 200g lAuditedl Eelanja lain.lain sebesar flp38,96 triliun OBH Pajak sebesar 8p39,27 fiiliun 1BH 80A sebesar Rp36,86 uiliun D.2,.-3. B_cla rr ;r Larn.{ain
Belanja Lain-lain pada TA 2009 adalah sebesar Rp38.955.711.251.756, dengan rincian (dalam BP)' Uraian TA 2009 lAuditod TA 2008 lAuditcdl Belanja Rekonstruksi Aceh Kerjasama Teknis lnternasional Pengeluaran Iak Tersangka Cadangan Um,rm Pemilu Tahunirn Cadangan Tun;angan Beras PNS/TNl/polri Cadangan Dar a Reboisasi Tunggakan dan Klaim Pihak Ketiga Dana Cadangan Tanggap Darurat (Dana Kontijensi) Belanla lainny a Jumlah Bchrrja Lain.lain (ltlctol r.761.238.677 9.81 5.01 5.1 63 {1 68.474.382) (r 28.292. I 88) I .967.422.531 .623 1 2.302.535.500 1 .853.993.336.1 58 22.960.31 0.040 166.961 .798.926 35.763.1 55.882.562 27.228.698.836.370 38.955.7t 1.251.750 3 r.096.657.038.061 mengalami kenaikan sebesar
2. r 68.250.07 L603 (9.8s6.000) 548.81 9.540.925 2.560,31 6.000 305.973.497.740 Dengan de nikian, Belanja Lain.lain TA 2009 Rp7.859.05a 213.695 atauZ1,ZT persen dari TA 2009. q,2..1q ,Qani BaglHlq! Paiq.tt Bagi Hasil Pa;ak merupakan transfer oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah berupa penerimaan pajak yang merupakan bagian pendapatan Pemerintah Daerah. Transfer Bagi Hasil Paiak pada Tr\ 2009 adalah sebesar Rp3g.26g.r26 .s7s.424, dengan rincian (dalam Rp): Uraian TA 2009 $uditcdt TA 2008 tAuditedt Bagi Hasil Pajak Penghasilan Bagi Hasil PBB Bagi Hasrl BPHTB Jumlah Bagi Hasil Pajak (t[cto) 1 0.2r 9.078.886.979 23.073.8S5.1 00.05s 5.976. I 52.588.390 9.988.288.799.1 68 22.251.771.7 46.068 5.638.895.057.61 I 3S.269.1 26.575.424 37.878.955.602.847 Dengan demi<ian, Bagi Hasil pajak TA 200g tebih besar Rp1.390.llo.glz.sll atau 3,67 persen dari Tr\ 2008. 0.2.11. Darri Baqi Hasil $qmber Daya Alarn Bagi Hasil Sumber Daya Alam (SDAI merupakan transfer oleh pemerintah pusat kepada Pemerintah Daerah berupa penerimaan sumber daya alam yang merupakan bagian pendapatan Pemerintah Daerah. Transfer Bagi Hasil Sumber Daya Alam dalam TA 200g adalah sebesar 8p36.860.821.003.513 dengan rincian sebagai berikur (dalam Rp): Uraian TA 2009 TA 2008 Bagi Hasil Minyak Bumi 14.61 3.344.635.284 r r.515.305.364.716
7. r 97.559.262.497 r .093.I 68.337.439 I .307.0S6.277.783 69.277.945.794 r ,065.069.1 80.000 r 8.9 r 6.3 23.740.45 I 1 4. 1 78. I 99.225.782 6.r 91.652.830.572 0 1 .389.443.1 04.455 64.000.000.000 0 Bagi Hasil Gas Alam Bagi Hasil Pertambangan Umum Bagi Hasil Pertambangan panas Bumi Bagi Hasil Kehutanan Bagi Hasil Perikanan Bagi Hasil lukai Tembakau Jumlah Birgi Hrril SDA (lUrto) 38.880.82 t.003.s!3 40.739.618.90t.261 Catatan atas Laporan l(euangan .190. Laporan Keuangan Pemerinlah Pusat Tahrrn 2009 lAuditeo) Penjualan Aset sebesar frp109,44 niliar Eelanja Aset letap sebesar frp75,85 tilliun Kenail<an kas dari Aktivitas Penbiayaan sehesar Rpl 12,58 Uiliun Dengan demikian, Arus Kas Keluar Bersih dari Aktivilas lnveslasi Asel Non Keuangan pada TA 2009 lebih besar Rp3.062.946.544.981 atau 4,21 persen dari TA 2008. Q.|J.Q. Pelt ralan Aset Pendapatan f'enjualan Aset merupakan pendapatan yang berasal dari penjualan Aset Tetap baik berupa rumalr tinggal, kendaraan bermotor, dan asst yang rusak alau berlebihan. Pendapatan yang berasal dari Penlualan AsBt Totap pada TA 2009 adalah sebesar 8p10g.437.667.565 dengan rinciar sebagai berikut ldalam Rp): U rrian TA 2009 Audhcdt TA 2008 Uaditcdl Penjualan Ru nah, Gedung, Brngunan, dan Trnrh Peniualan Kerrdaraan Barmotor Penlualan Se,ua Beli Penjualan Asrrt Tetap Lainnya Penlualan Asrrl Lainnya Jumlah Pcnlualan Arrt (Ncto) 1 09.437.867.E65 88.856.43 6.43 6 28.53S.S72,71 1 1.250.275.075 45.972.247.413 417.757.500 33.257.4r 4.966 2,508.71 r.855 r.380.325.056 50.342. r 04.439 2.523.97 3.328 32.10r.321.758 0engan demikian, Pendapatan ini pada TA 2009 lebih besar Rp20,5g1.231.22g arau 23,16 persen dari Tr\ 2008. 0.2 l_1._Bglq r1a {s_trt_lg@
Belanja Aset Tetap pada TA 2009 adalah sebesar Rp75.952.367.4,l1.406 dengan rincian sebagai berikrrt (dalam Rpl: U raian TA 2009 $uditcdl TA 2008 lAuditcdl Belanla i4odal Tanah Belanja lVlodal Peralatan dan Mesin Belanja i,lodal Gedung dan Bangunan Belanja i4odal Jalan, lrigasi, dan Jaringan Belanla Iemeliharaan Yang Dikapitalisasi Belania ilodal Aset Tetap Lainnya Eelanla ilodal BLU Jumlah Eelanja Asct Totap (Ncto) I .7 1 3.705.981 ,324 20.1 64.0 1 0.627.37S r 3.296.296.467.8I 2 37.529,420.81 9.921 2.428.592.778.794 720.340.736. I 76 r.353.416.610.290 20.094.404.266.S55 r 3.842.369.939.536 31.503.297.109.251 r.057.910.007.841 4.685.620.833.654 23r.820.807.669 Belanja iniparla TA 2009lebih besar Rp3.083.s27.7t6.210 atau4,z4persen dariTA 200g. Dengan Arus Kas Masuk Bersih dari Aktivitas Operasi sebesar minus Rp12.g75.g54.630.543 dan Arus Kas Bersih Keluar dari Aktivitas lnvestasi Aset Non Keuangan sebesar minus Rp75.742.929.743.741 mengakibatkan defisir anggaran sebesar npaa.ota.za+ 374.2g4. Defisit anggaran tersebut ditutup dari sumber.sumber pembiayaan sebagaimana dijelaskan pada bagian berikur ini. ARUS KAS DARIAKTIVTTAS PEMBIAYAAN Arus Kas darr Aktivitas Pembiayaan menielaskan aktivitas penerimaan dan pengeluaran kas sehubungan dengan pendanaan defisit atau p€nggunaan surplus anggaran yang bertujuan untuk memprediksi I laim (tuntutanl pihak lain terhadap arus kas Pemerintah dan tuntutan pemerintah 75.852.367.411.406 72.768.839.63s.1 96 Catatan atas Laporan Keuangan -lg2 PR ES I DEN r?FTrttFrt lK lNtnoiltrst^ Laporan Kourngrn Pernerintah PusaI Iahrrn 2009lAuditedl Perbendaharaan Negara (SPNl, 0bligasi Negara, dan Surat Berharga Syariah Negarr (SBSN), baik berdominasi rupiah mrupun valas. penerimaan pembiayaan sBN pada TA 2009 se,resar Rp148.537.685.651.903. dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Urrian TA 2009 lAuditodl TA 2008 lAaditcd Penerbitirn/Penlualan SPN Penerbitirn/Peniualan 0bligasi Negara 0N Utang Brrnga 0bligasi Negara DN Penerbitirn/Penjualan 0bligasi Negara . Valas Penerbitirn/Peniualan SBSN . DN Penerbit;rn/Penjualan SBSN . Valas lmbalan l)ibayar di muka SBSN .DN Total Pcnerimrrn SBN I 48.537.685.651.903 132.695.303.303.844 25,200.000.000.000 6s,974.730.000.000 r .027,625.034.000 39.770.426.000.000 s.5 r 9.290.000.000 7.03r .748.227.903 I 3.866.390.000 r 0.0 r 2.000.000.000 76,791 .640.000.000 r .248.846.053.000 39,309.830.43 I .s00 4.699.700.000.000 6r 6.621.652.444 1 6.665. I 66.900 Penerinaan Penbiayaan ltrl sebesar Rp58,66 triliun Dengan demikian, penerimaan pembiayaan sBN pada TA 2009 lebrh besar Rp15.842.382.348.059 atau I 1,94 persen dibanding TA 2008. qJ I I Ir:nr irnrodr.p!iirl.!lqy_4j-ll L-rr,rr-Nr.g. r Penerimaan rembiayaan Luar Negeri dalam TA 200g sebesar Rpbg.662.045.g06,s4g merupakan stluruh penerimaan Pemerintah sehubungan dengan penarikan pinjaman luar negeri yang terdiri d,rri piniaman program dan pinjaman proyek, serta penjadualan kembali bunga uting luar negeri. Rincian Pembiayaan Luar Negeri adarah sebagai berikut (dalam Rp): Uraian U 2009 tAuditett TA 2008 Uuditcdl Pinjaman Prog.am Pinjaman Proy.,k Jumlah Pencrimaan Pembiayaan LN Uraian 28.937.702.908,655 29.724.342.897.894 30.1 00,439.755.1 74 20.r 18.310,176.732 58.662.045.806.549 50.2 t 8.749.931 .906 Dengan dem kian, penerimaan pembiayaan Luar Negeri dalam TA 200g lebih besar Rp8.443.295 874.643 arau 16,81 persen dari TA 2008. Pinjaman Program
Piniaman Program yang diterima daram TA 200g adalah sebesar Rp2g.937.702.g0g,65s, dengan r ncian (dalam Rpl: TA 2009 lAuditedt TA 2008 Progran Bilateral Progran Mutilateral Jumlah Pinjaman Program 9.r 36,727.594.800 19.800.975.313.855 8.021 .748.614.400 22.078.691 .140.77 4 28.937.702.908.655 30.r 00.439.755.1 74 b. Dengan rlemikian, Pinjaman program TA z00g lebih kecil Rp1,162.736.g46.51g atau 3,g6 persen d,rri TA 2008, Pinjamrn Proyck
Pinjaman Proyek yang direrima dalam TA 200g adalah sebesar Rpzg.l24.34z.89i.gg4 , dengan rrncian (dalam Rp): Catatan alas Laporan Keuangan .194. Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAuditedl Dengan denrikian, Pengeluaran Pembiayaan Dalam Negeri TA Rp2.287.746.030.819 atau 4,89 persen dibandingkan TA Rp46. 779.04 I .97 7 .082. 2009 lebih besar 2008 sebesar Pengeluaran Penbiayaan LN sebesar flp60,03 triliun PMtl/0ana lnyestasi Penerintah sebesar Rpl3,08 triliun Penerusan Pinjanan lROl/BPD) sebesar Bp6,l8 triliun PMN untuk BUMN lnvestasi Pemerintah untuk BLU PIP Dana Bergulir Jumlah D_=!,_2.1._f eq *lgq.11 r1 |grn!_g1rean Luar 1Uegrr;r Pengeluaran Pembiayaan Luar Negeri dalam TA 2009 sebesar Rp68.031.1,l3.8s7.077 merupakan pcmbiayaan cicilan pokok utang luar negeri, yang terdiri dari {dalam Rp}: Uraian TA 2009 tAuditcd TA 2008 Auditod Pinjaman Program Pinlaman Proyek Pengembalian Pinjaman karena Pengeluaran lneligible sampai dengan Tahun 1008 Jumlah Pcncrimaan Pcmbiryarn tlU 8.755.976.968.9 r 9 59.275.r 36.888.1 58 5.866,722, r 94.538 57.490.860.565.371 77.727.982.168 68.031.1t3.857.077 63.435.310.142.077 Dengan dernikian, Pengeluaran Pembiayaan Luar Negeri TA Rp4.595.803,1 1 5.000 atau 7,24 psrsen dibandingkan dengan Rp63.435.3 1 0 .7 42.07 7 . 2009 lebih besar TA 2008 sebesar 0.2.24. Penr ertaarr M od.al Neqara/D.ana I rtvesl ;rs r P',rrrr,r in ta i' Pengeluaran Penyertaan Modal Negara (PMNI/Dana lnvestasi pemeilntah merupakan penyertaan nrodal Pemerintah Pusat dalam rangka pendirian, pengembangan, dan peningkatan kineria Bada n Usaha Milik NegarafDaerah atau Badan Hukum lainnya yang dimiliki Negara/Daerah, serta investasi dalam bentuk dana bergulir. PMN/Dana lnvestasi Pemerinlah dalam TA 201)9 adalah sebosar Rp13.084.949,775,291, yang rerdiri dari: Uraian Jumlah (Rp) 1 r.673.967.076.291 500.000.000.000 9r 0.982.699.000 r 3.084.949.775.29 I Dengan demikian, PMN/Dana lnvestasi Pemerintah TA 2009 lebih besar Rp10.584.929 .775.291alau 423,39 persen dari TA 2008 sebesar Rp2.b00.020.000.000. Seiak TA 2109, investasi Pemerintah dalam bentuk dana bergulir dianggarkan sebagai pembiayaan. Q.!,_7 !.. f e 1r ;rrsan Piniama :r Pembiayaan RDI,RPD merupakan pengeluaran pemerintah atas pemberian pinjaman dan penerusan pirrjaman luar negeri yang disalurkan untuk pemerintah daerah, dan BUMN/BUMD. Penerusan pirlaman luar negeri pada TA 200g adarah sebesar Rp6.1g0.700.434.07g untuk pemda dan IUMN. Jumlah tersebut lebih besar Rpggl.3g4.230.l97 atau lg,l0 persen dibandingkan dengan TA 2008 sebesar Bpb.l8g.3l 6.203.992. Catatan atas Laporan Keuangan .l86 Laporan Keuan gan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAuditeol Pengemba ran Penerrmarn PFK Beras Bulog Pengembr ran Ponerrmarn PFK 2$ pcmda Pengemba ran Pencrmaan PFK l_ain,lain Pengeluaran Non Anggaran PFK karena Kesalahan Rekenrng Jumhh Pengclurrrn PtK PFI( (ltleto) (1 74.36r.9r 7.476) { r .698.969.644.025) (360.744.778,000) t243.344.229.0421 ( r 54. 143.839.30't I { r.423.298. r 47.8041 (353.r72.719.326) ( r 85.260.833.754) PFK Prefinancing scbasar ninus f,p2,50 triliun Krinan Uang sebesar ninus Rpl,55 triliun fl 5.064.28r.293.r90) il3.30 r.946.39 1.388) 956.696.29r.231 (244.155.29 3.370) Q.?.?8.lf K 're{ilanuing d11P-F[ [aiririya PFK Prefinan:ing dan PFK Lainnya TA 2009 ssbesar minus Rp2.500.000.000.000 merupakan transaksi yarrg dilakukan BUN berupa prerinancing (pembiayaan pendahuruanl, penerimaan/ pengembalian dana talangan, dan pembayaran rekening khusus kosong (reksus kosong), dengan rincian sebagri berikut (dalam Rp); Uraia n TA 2009 lAuditcd TA 2008 tAuditedl Penarimaan PFI( Prclinancing: !l ?9._ttirg,q1_U_gns Kiriman Uang (KU)Neto TA 2009 sebesar minus Rp1.545.543.155.898 antara tain merupakan penerimaan dan pengeluaran kiriman uang antar rekening pemerintah yang berasal darr KppN ke Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan-Departemen Keuangan dan sebalrknya, Pemindahbukran intern rekening BUN, pemindahbukuan intern KppN, dan Wesel pemerintah. Dalam transaksi KU TA 2009 masih terdapat selisih anlara penerimaan dengan pengeluaran KU yang disebab<an belum seponuhnya seluruh transaksi atas rekening yang s;ling terkait dengan transaksi kas dibukukan dalam Sistem Akuntansi Pusat, dan ketidaktepatan daiam penggunaan akun. Rincian KU adalah sebagai berikut (dalam Rp): Penenmaen Dana Talangan Jumlah Pencrimaan PtX prrlinancing Drkurangi: Pambayarorr PFK Prelinrncing dan pFK BUN tainnya dan Pengembalirn Dant Talangan: Pembayar;r n kepada PPHLN . p engeluann tn.E lig ibte Pembayar; n darr Rekenrng BUN . Reksus Kosong Pengemba ran Dana Talangan ke Rekening SAL Pengemba ran 0ana Talangan ke Dana Moralonum Jumlah Pembayarrn pFK prclinancing Jumlah Ptl( Prcfinancing 0lcto) U ra ian r 0.000.000.000.000 r .000.000.000.000 r 0.000.000.000.000 r .000.000.00 0.000 ,uullSl:ll?:9?li (r2.500.000.000.000) il3.319.254.729.513) ( r .000.000. 000.000) (1 2.500.000.000 .0001 fl 4.38 5.9 78.62 6.33 7) .2.s00.000.000.000) (1 3.385.978.626.337) TA 2009 lAudittti TA 2008 (r,uditcd Penerimaan I iriman Uang 587.1 88. I 87.776.4 I 3 485.55 1.004.467.303 1 93.533.422.980 742.252.369.032.078 1.274.445 2.202.0 I 7.6 I 8.830.220 5 79.985.787.982.268 443.632.666.104.179 43.092. I 85.232 722.937.549.558.797 365.000 Penerimaan I rriman Uang Dalam Rangka TSA Penerimaan I rriman Uang Dalam Rangkr Reksus Penerimaan f emindahbukuan Penerimaan I emindahbukuan penutupan Rekenrng Penerimaan Iemindahbukuan Dalam Rangka Penempatan Penenmaan !/esel pemenntah Koreksi Peng lluaran pemrndrhbukuan Jumlah Pcn,rrimarn l(U 72.564.947.475 324.000 30.566.1 I 1.100 9.750.91 62.630.576 4.017.27 Catatan atas Laporan Keuangan .lgg. t. PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Laporan Ksu.ngan Pemerintah Pusat Tah rn 2009 lAuditedl Komposisi Arus Kas Bersih dari tiap aktivitas disajikan dalam Grafik 43 150.000 125.000 100.000 75.000 50.000 25.000 (25.000) ( 50.000) { /5.000) I r 2.583 84.072 TA 2009 u TA 2008 788 .E EL = EC .9 = 58.559 Aktivnas 0perrsi { 1 2.875) ,rrfl' 128.114)r * (5-1.857) AktrvrtasNon Penggunaan penyesuaan Angg.rrn SAL pembuluan (9) 7431 Altivrtas lnvsstast As€t Non Keuangan {4.08.01 Akttvttas Pembrayaan Grafik 43: Komposisi Arus Kas Bersih per Aktivitas Saldo Akhh Kas per 3l 0esenhcr 2009 sehesar frpi1,37 tilliun SATDO AKH R KAS DAN BANK saldo Akhir l'as dan Bank per 3r Desember 200g sebesar Rpgr.36g.7r0.rs2.403 merupakan kas Pemerintrh Pusat yang tersedia dan siap digunakan untuk membiayai aktivitas pemerintah tahun berikutlya, dengan rincian (dalam Rp): Uraian TA 2009 fiaditedl TA 2008 (/aditedl Kas BUN, KPPN & BIU .] 46.062.746,044.41 4 32.21 8,505.71 1.694 1 .036.241 .894.537 r.040.200. I 95.970 901.887.427.630 75.830.1 97.373.908 35.642.938.767.447 r .1 54.7 1 2. 1 27.961 1 .308.388.040.590 Rekening Pcmerintah Lainnya Kas di Bendahara pengeluaran Kas di Bendahara Penerimaan Kas Lainnyir dan Setara Kas Kas pada Bi-U '*) Jumlah Saldo Akhir Kas ') Saldo Aklrir Kas BUN, KppN & BLU rerdiri dari: Uraian I 09. r 28.878. I 58 r .0 21 .550.862.9s3 81 .368.7 t 0. t 52.403 1 r4.957.787.172.859 TA 200s I uditod TA 2008 lAaditcd Rekenirg Kas BUN di Bl Rekenirg Kas di KPpN Kas di tiLU Jumla] 32.185.520.242.213 8.309.379.301 .258 6i.707.599.065.065 6.755.052.343.2 7l 5.567 r .367.545.965.5 7 46.062.746.044.4t 4 7s,830.t 97.373.908 Keterantpg Rekeninp Kas Buil di Br rernasuk frekening atas penerinaan Hibah sunatera sebesar Rp48i.t'80.666.908. "l Kas pada BLU sebesar Rpr0g.r2g.g7g.15g merupakan Kas pada BLU yang berum disahkan 2 Catatan atas Laporan Keuangan r70 Pcncrintn Parptjthn lllcto) RpOl9,9l triliun PFJ'ES ID EN REPUBLIK INDONESIA (eu Pemerintah Pusat Tahrrn 200g lAuditedl U. ?,_.1._Pgtte' illa i! n .[)erpa]lltUr Penerimaan Perpajakan pada TA 2009 sebesar RpG19.914.985.063,499 rerdiri dari Penerimaan lrajak Dalam Negeri sebesar Rp601.281.757.069.994 dan penerimaan p'aiak Perdagangan lnternasional sebesar Rp18.663.227.993.60S, penerimaan perpajakan ini merupakan prrnerimaan Pemerintah yang dihimpun dari sektor perpajakan sepanjang TA 2009 setelah dikurangi pengembalian penda patan perpajakan. Rincian Penerimaan perpajakan TA 2009 dan 20t18 adalah sebagai berikut (dalam Rp): Uraian T! 2009 Wuditedt TA 2008lAuditcd Pajak Dalam Negeri Pajak Pengha,ulan (pph) Pajak Pertamlrahan Nilai dan penjualan Barang Mewah (PpN & ppnBM) Palak Bumi din Bangunan (pBB) Bea Perolehar Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Cukai Pajak Larnnya Jumlah Pencrimaan pajak Dlll (Ncto) Palak Perdallangan tnternasional 8ea Masuk Bea Keluar Jumlah Penerimaan pajak perdagangan Internasiona I Penerimaan Perpajakan Uraiarr 3r7.614.988.311,624 I 93.067,541.998.775 24.270.191.705.513 6.464.517.415.416 327 .497 .716.210.155 209.647.424.43 3.640 25.354.279.618.301 5.5 73.09s.008.708 56.7 r 8.468.58 1 .956 5 I .25 I .752.624.65 I 3.1 16.049.056.610 3.034.423.417.186 60t .25 t .757.069.8S4 622.358.69r.31 3.24t 1 8.098.273.245.280 22.763.7 78.701 .7 66 564.954.748.325 13.578.320.649.229 r 8.663.227.993.605 3 6.342.099.350,995 619.914.985.063,499 658.700.790.664.236 0engan demilrian, penerimaan perpajakan dalam TA 200g lebih kecil Rp3g.7g5.g05.600.737 atau 5,89 persen dari TA 200g.
a. Pajak l)enghasilan
Penerinraan Pajak penghasilan (pph) pada TA Z00g adalah sebesar Rp317.614'988.311.824 yang berasar dari palak penghasiran Migas dan Non Migas. Rincian penerimaan kas dari pph pada TA 200g dan TA 2008 adirah sebagai berikut (dalam Rp); TA 2009 Uuditett TA 2008 lAuditcdl PPh Mrgas l,Ph Minyak Bumi l'Ph Gas Alam l,Ph Lainnya Minyak gumi l,Ph Migas Iainnya Jumlah PPh Migas PPh Non Migas t,Ph Pasal 21 l,Ph Pasal 22 l'Ph Pasal ZZlmpot l'Ph Pasal 23 t'Ph pasal 25/29 0rang pribadi l,Ph Pasal 25/29 gadan l'Ph Pasal 26 I 8.360.480.065.849 31.683.1 94,1 44.689 29.634.966.041.552 47.383.937.086.253 50.043.674.2,l 0.538 77.01 8.903.1 27.805 52.072,653.972,683 4.368.552. I 38.289 r 9.202.894.609.796 r 6.032,496.664.21 7 3.346.803.263.20 1 r 20.31 2.764.1 56.957 18.365.1 76.514.472 51 .709.584.47 4.271 4.950.928.530. I 34 25.061 .597.325.045 18.073.368.980.207 3.608.085.804.9 88 r06.368.031.139.1 t0 14.880.3 I 9.679.35 I Catatan atas Laporan l(euangan .l 72 Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAuditeol
e. Cukai Uraian Penerirnaan cukai pada TA 2009 adarah sebesar Rp56.71g,46g.5g1.g56, dengan rincian sebagai berikul (dalam Rpl: TA 2009 TA 2008 (/4uditcll Cukai Nasil Tembakau Cukai Ethyl Alkohot Cukai ilinuman mengandung Ethyl Alkohol Denda r\dministrasi Cukai Cukai Iainnya Jumlah Penerimaan Cukai (Neto) Uraiarr 55.379.914.472.652 385.069,410.227 927.224.651.121 r 5.945.685.476 10.313.362.480 49.926.36 I .206.384 420.655.726.793 878.524.341.908 I 1.664.567.796 r 4.546.781 .770 56.718.468.58 t.956 51.25 t.752.624.65 r Dengar, demikian, p€rerrffidan cukai pada TA z00g lebih besar Hp5.466.7.l5.g57.305 atau 1l),67 persen dari penerimaan Cukai TA 200g,
f. Pajak Lainnya
Penerinaan Pajak Lainnya pada TA 200g adalah sebesar Rp3.l 16.04g.056.510. Rincian
Penerirraan Pajak Lainnya adalah sebagai berikut: TA 2009 Auditedt TA 2008 lAuditcdl Penjua lan Benda dan Bea Materai Palak 'fidak Langsung Bunga Penagihan Pajak: - Burrga Penagihan pph - Bunga Penagihan ppN . Burrga Penagihan PPnBM . Burrga Penagihan PTLL Jumlal Bunga Penagihan palak Jumlah Pajak l_ainnya (Neto) 3.03s.7S8.665.298 r.l s9.386.323 2.8 30.223.587.094 1.241.408.827 32,277.412,571 44,936,249,306 68,297,251 r,769,045,861 I 39.91 2.41 7.040 62.91 2.525.736 58.962.447 7 4.516.042 Dengar demikian, penerimaan pajak Lainnya Rp81.625.639.424 atau 2,6g persen dari TA 200g. 7S.051.004.989 202.958.421.265 3.r r6.04!,.056.610 3.034.423.41 7.1 86 pada TA 2009 lebih besar
g. Pajak irerdagangan lnternasional
Penerintaan Pajak Perdagangan lnternasional pada TA 200g adalah sebesar Rp18.663.227.993.00s, yang terdiri dari penerimaan Bea Masuk sebesar Rp18.098.273 -z4s.z8,1 dan penerimaan Bea Keruar sebesar npso+.si+. 74g.32s. Rincian Penerimaan pajak perdagangan rnternasionar adarah sebagai berikur (daram Rp): TA 2009 TA 2008 IAuditcll Bea lUlasuk Bea Masuk Bea Masuk DTp atas Hibah (SpM Nihil) Pendapatan 0enda Administrasi Pabean Bea Masuk dalam rangka KITE Bea Masuk .DTP Pabean Lainnya .lumlah Bea Masux (Neto) r 7,737.630.922.391 3.656.606.296 680.420.327.241 (366.083.630.565) 22.341.7 42.521.621 9l 0.079.236 662.021 .390.304 (271 .416.837 .0711 3.5 73.882.7S 1 42.649.0 I 9.91 7 26.947.464.885 18.0s8.273.245.280 22.763.778.701 766 Calatan alas Laporan Keuangan .l 74 PR ES I DEN REPUELIK INDONESIA Lrporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahr rn 2009 lA u diteol Penerirnaan ini terdiri deri (dalam Rp): Urair n T 2009 lAudhcnt TA 2008 Prril rpatan Penjualan Hasil produksi/ 5.245.1 74.7 1 9.960 1 I .007.1 70.053.975 r 24.823.250.679 r 3.3r 7.228.679.684 1 .6r 4.683.875.681 436.564.995.570 97 1 .796.82s 3.001.226.634.244 r.756.304.250.420 7l.l 63.765.630 175.245.203.121 1,575.21 5.565.1 89 7S0,983.202.537 3l.033.10s
373. I 58.620.000 I 63.745.970.532 3.257.742.968.62s 635.620.302.960 605.357.95 1.328 60.51 6.516.s46 217.842.978.081 9.255,900.940.724 8.369.529.1 06.041 Sitaarr Pendirpatan Penjualan dari Kegiatan Hulu Migar, Pendirpatan Sewa Pendirpatan Jasa I Pendirpatan Jasa ll Pendirpatan Jasa luar Negeri Pendirpatan Jasa Perbankan Pendirpatan atas Pengelolaan (TSA) danlatau atas Penempatan Uang Negara Pendirpatan Jasa Kepolisian Pend:rpatan Jasa Pelayanan Tol Pendirpatan Jasa tainnya Pendirpatan Bunga Pendapatan Gain 0n Bond Redemplion Pendi,patan Fee atas Security landing Pendi,patan Premium atas 0bligasi Negar a Pend: patan Kelaksaan dan peradilan Pendi patan Pendidikan Pendr patan Gratifikasi dan Uang Sitaan Hasil Korupsi Pendi patan luran dan Dende Psndi patan Pelunasan Piutang Pendi patan dari Penutupan Rekening Pendi patan Lain.lain Pandrpatan BtU Jrrmlah PltlBP [ainnya (ltleto] 2.780.70S.999.300 r 6.945.896.959.837 r 05.804.495.424 r 3.603.559.484.065 1.542.435.1 I 1.832 337.097.503.805 2.779.997.726 353.540.863.222 269.696.S92.630 206.222.008.716 214.7 I I .500,000 78,023.491.000 483.533.775.81r 4.144,460.220.207 58 I .543.822.550 648.294,535.990 8.252.846.640.991 r.968.682, I 02.559 r 0.710.252.479.518 3.734.294.t 86.t 07 62.056.202.381 .435 66.964.396.17 t.290 Penerinaan Hibah sebesar Rpl,67 triliun !e1o-ar demikian, penerimaan pNBp Lainnya pada TA 2009 rebih kecir Rpa.9C8.193.789.8SS arau 7,33 persen dari TA 200g. D-.2. 3.Tener rrua.n Hibah Penerimaan l{ibah pada TA 2009 adarah sebesar Rpr.666.643.s04.gg7. pendaparan ini merupakan penerimaan negara yang berasar dari sumbangan daram negeri perorangan, lembaga/badan usaha dan hibah dalam negeri lainnya. selain itu juga berasai dari luar negeri perorangan, hilateral, multilateral dan hibah luar negeri lainnya. Rincian pendapatan Hibah adalah sebagiri berikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 (,uditcdl TA 2008 fiudrtcd Hiba h Dalam lUegeri Hibah Dalam Negeri - perorangan Hibah Dalam Negeri - lembaga/gadan Usaha Hibah Dalam Negeri [ainnya Jumlah Hibah Dalam lUcgeri 7S6 1 8.0 t 0.359.266 77.350.000 r 1.628.100.575 385.1 73.22 I 430.000 15.361.000 1 i.994.568.266 1 Catatan atas Laporan l(euangan .l 76 Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 200g lAuditeol Belanja Peryalanan Belania Barang BIU Jumlah Belania Barang (Natol r5.156.091.21 1.519 5.1 83.760,897.783 1 1.109.638.927.693 2.534.399.610.1 00 80.664.398.t 6t.767 55.887.772.437.81 3 Eelanja Penbayaran Runga Utang sebesar Rp93,78 triliun Dengan demilrian, Belanja Barang TA 2009 ini lebih besar Rp24.776.62s.723.gs4 atau 214,33 persen dari Tr\ 2008. 0.2.6. Belan ;r _Pemb 1ya ra n 8u rlSp_.ptqrlfl Belania Pembayaran Bunga utang pada TA 2009 sebesar Rpg3.7g1,g32.422.g13 merupakan pembayaran'rang dilakukan atas kewajiban penggunaan pokok utang loutslanding principah, baik utang dalam negeri maupun utang luar negeri, yang dihilung berdisarkan posisi pinyaman. Belania Bungir Utang mengalami kenaikan Rp5.429.606.579.693 atau 6,lS persen dari Belanja Bunga Utang iA 2008 sebesar Rp88.352.325.843.120. Rincian Belanla Bunga Utang tersebut terdiri dari Pembayaran Bunga atas Utang galam Negeri dan Luar Negeri masing-masing sebesar Rp75.33g.942.gsg.62g dan Rptg.44i.9gg.b64.lg4 dengan rinciarr sebagai berikut: Pembaya,,an Bunga atas lltang Dalan llegcri Belanja P:mbayaran Bunga atas Utang Daram Negeri sebesar Rp75.33g.g42.g5g.629 merupakarr pembayaran bunga dan kewajiban lain atas surat Berharga Negara baik berdominasi rupiah maupun valas, serla pembayaran imbalan denda, dengan rincian sebagai berikut (delam Rpl: -qEE! TA 2009 TA 2008 Belanja Pembayaran Bunga 0bligasi Negara DN 55.835.1 19.571.928 1 .242.704.483.099 5.400. I 84.906.000 200.531.500.000 20.51 1.309.000 r r.057.884.166.031 286.65L303.s85 239.658.250.000 r .056.697.368.986 50,656. I 7 7.098.456 9.644.400.000
8. r 90.473.1 66.800 68.887.500.000 5.609.586.833.745 Belanja Pembayaran lmbalan SBSN 0N Belanja Pembayaran Discount Obligasr Negara DN Belanla Pembayaran loss 0n Bond Bedenption Belanp Pembayaran 0iscount SBSN DN Belanja Pembayaran Bunga 0bligasr Negara Valas Belanla Pembayaran lmbalan SBSN Valas Belanje Pembayar an liscount 0bligasi Negara Valas Belanja Pembayaran 0enda Jumlan Pcmbryaran Bunga Utang DN (ltlcto) .858.629 66.1 37.145.378,309 693.2r 3.930.000
909. r 62.449.308 75.339.942 Rclanja Penhayaran Bunga atas lltang luar llcgeri Belanja Pembayaran Bunga atas utang Luar Negeri sebesar Rplg.44r.ggg.s64.rg4 merupakarr pembayaran bunga dan kewajiban lain atas pinlaman program dan pinjaman proyek, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 lAaditcd T A z008 (/uditcd Belanja Bunga Pinjaman proqram Belanja Bunga Pinjaman proyek 4.01 2.667.518.042 14.429.322.046.142 3.629.784.77 1. r 74 1 8.585.395.693.637 Jumlah l)embayaran Bunga Utang LN (Neto) 1 8.44t.S89.564. 1q4 22.215.t80.464.8il Catatan atas Laporan l(euangan .l 7g. PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Laporan Keuangan Pemerinlah Pusat Tahun 2009 lAuditedl Relanja Lain.lain sebesar Rp38,96 triliun DBH Pajak sehesar Rp39,27 triliun 08H S0A sebesar Rp36,86 triliun D.2.9. 8cl;rrr ir Larrr-iltrirr Belanja Lain'lain pada TA 2009 adalah sebesar Rp38.955.711.251.756, dengan rincian (dalam RP)' Uraitn TA 2009 Auditod TA 2008 lAuditcdl Belanla Rekon struksi Aceh Kerjasama Tel(nis lnternasional Pengeluaran Iak Tersangka Cadangan Umrm Pemilu Tahunirn Cadangan Tunjangan Beras PNS/TNl/Polri Cadangan Dara Reboisasi Tunggakan dan Klaim Pihak Ketiga Dana Cadangan Tanggap Darurat (0ana Kontilensi) Belanla Lainnya Jumlah Bchrrja Lain.lain (tlctol 1.761.238.677 9.815.016.163 fl 68.474.382) (1 28.292.1 88) r .967.422.531 .623 1 2,302.535.600 1 .853.993.336. I 58 22.960.3 I 0.040 1 66.961 .798.926 35.783.1 55.882.562 27.228.698.836.370 38.955.7r 1.25r.758 31.096.657.038.06 t Dengan de nikian, Belanja Lain-lain TA 2009 mengalami kenaikan sebesar Rp7.859.054 213.695 atau25,27 persen dari TA 2008. q,41q. Uani Bagr t!q_sll Paie.[ Bagi Hasil Palak merupakan transfer oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah berupa penerimaan paiak yang merupakan bagian pendapatan Pemerintah Daerah. Transfer Bagi Hasil Pafak pada T/\ 2009 adalah sebesar Rp3g.26g.l26 .s7s.424, dengan rincian (datam Rpl: Uraian TA 2009 lAuditcd TA 2008 lAuditedt 2.168.250.071.603 (9.856,000) 548.81 9.540.925 2.560,31 6.000 305,973.497.740 Bagi Hasil Pajak Penghasilan Bagi Hasrl PBB Eagi Hasrl BPHTB Jumlah Bagi Hasil Pajak (Neto) 1 0.2r 9.078.886.979 23.073.895.1 00.055 5.976. I 52.588.390 9.988.288.799.1 68 22.251.771.7 46.068 5.638.895.057.6 I I 39.269.r26.575.424 37.878.955.602.847 Dengan demi<ian, Bagi Hasil pajak TA 200g lebih besar Rp1.3g0.170.g72,i77 atau 3,67 persen dari Tr\ 2008. 0.2,f i. Dani Baqi Hasil Sumber Daya Alatn Bagi Hasil Sumber Daya Alam {SDA} merupakan transfer oleh pemerintah pusat kepada Pemerintah 0aerah berupa penerimaan sumber daya alam yang merupakan bagian pendapatan Pemerintah Daerah. Transfer Bagi Hasil Sumber Daya Alam dalam TA 200g adalah sebesar Rp36.860.82 I.003.51 3 dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Urrian TA 2009 tAuditcd TA 2008 (4uditcdl Bagi Hasil l\4inyak Bumi Bagi Hasil Gas Alam Bagi Hasil Pertambangan Umum Bagi Hasil Pertambangan panas Bumi Bagi Hasil Kehutanan Eagi Hasil Perikanan Bagi Hasil lukai Tembakau Jumhh Brrgi Hrril SDA (lUcto) I 4.61 3.344.635.284 r r.5r 5.305.364.716
7. r 97.559.262.497 r .093.1 68.337.43S r ,307.096.277.783 69.277.945.7S4 r 8.91 6.323,740.45l 14.178.199.225.782
6. I 9r.652.830.572 0 1 .389.443. I 04.456 64.000.000.000 1.065.069.1 80.000 0 36.880.82 r.003.51 3 40.7 39.61 8.901 .26 t Catalan atas Laporan Keuangan .190. PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Laporan Keuangan Pemerintah Pusal Tahrrn 2009lAuditedl Penerirnaan ini terdiri dari (dalam Rpl: Urair n 2009lAudltodr TA2 008 Prril rpatan Penjuala n Hasil Produksil 5.245.1 74.7 1 9.960 r r .007.1 70.053.975 r 24.823.250.679 r 3.3r 7.228.67S.684 r .614.683.875.661 436.564.995.570 971 .796.825 3.00 r .226.634.244 r.756.304.250.420 7 l.t 63.76s.630 175.245.203.121 r.575.215.565.189 790.983.202.537 31.033.105
373. I 58.620.000 r 63,745,970.532 3.257 .742.968.625 635.620.302.960 605.357.95 1.326 60,51 6,516.548 21 7.842.978.081 9.255.900.940.724 8.369.529.1 06.041 Sitaarr Pendirpalan Penjualan dari Kegiatan Hulu Miga, Pendirpatan Sewa Pend;rpatan Jasa I Pendirpatan Jasa ll Pendirpatan Jasa Luar Negeri Pendirpatan Jasa Perbankan Pendirpatan atas Pengelolaan (TSA) dan/atau atas Penempatan Uang Negara Pendirpatan Jasa Kepolisian Pendirpatan Jasa Pelayanan Tol Pendirpatan Jasa Lainnya Pendirpatan Bunga Pend; patan Gain 0n Bond Redemption Pendirpatan Fee atas Security tanding Pendirpatan Premium atas 0bligasi Negar a Pendi patan Kejaksaan dan peradilan Pendi patan Pendidikan Pendi,patan Gratifikasi dan Uang Sitaan Hasil Korupsi Pendi patan luran dan Denda Pendi patan Pelunasan piutang Pendi patan dari Penutupan Rekening Pendi patan Lain.lain Pandrpatan BtU Jrrmlah PltlBP tainnya fl[eto] 2.780.709.999.300 r 6.945.896.959.837 105.804.495.424 r 3.603.569.484.065 r.542.435.1 1 1.832 337.097.503.805 2.779.997.726 353.540.863.222 269.696.992.630 206.222.008.716 2r4.71t.500.000 78.023.491.000 483,533.775.81 r 4.144.460.220.207 58 r .543.822.550 648.294,535.990 8.252,846.640.99 t r.s68.682. I 02.559 r 0.710.252.479,518 3.734.294.1 86.t 07 2.38 t.435 66.964.396.1 7 t,290 lenO1r demikian, penerimaan pNBp Lainnya pada Rp4.9C8.193.789.855 atau 7,33 persen dari TA 200g. TA 2009 lebih kecit Penerinaan Hibah sebesar Rp 1,67 triliun 0.2.3._Perrer rrEan Hibah Penerimaan llibah pada TA 2009 adarah sebesar Rpr.666.643.s04.397. pendaparan ini merupakan penerimaan negara yang berasar dari sumbangan daram negeri perorangan, lembaga/badan usaha dan hibah dalam negeri lainnya. selain itu juga berasai dari luar negeri pelorangan, hilateral, multilateral dan hibah luar negeri lainnya. iincian pendapatan Hibah adalah sebagiri berikut (dalam Rpl: Uraian TA 2009 TA 2008 Hibah Dalam Negcri Hibah Dalam Negeri - perorangan Hibah Dalam Negeri - Lembaga/gadan Usaha Hibah 0alam Negeri Iainnya Jumlah Hibah Dalam tlcgeri 3,796 r 8.010.359.266 77.350.000 r 1.628.100.575 430.000 I 5.361 .000 1 7.994.568.266
385. I 73.22 I r 2,090,62 Catalan atas Laporan l(euangan .l 76 PR ES I DEN REPUBLIK INDONESIA Laporan Keuangan Pemerinlah Pusat Tahrrn 2009 lAudited Belanja Per;alanan Belania Barang BLU Jumlah Bclanja Barang (Natol 15.156.091.21 1.519 5.1 83.760,897.789 1 r.1 09.638.927.693 2.534.399.61 0.1 00 Relanja Penbayaran Eunga Utang sebesar Rp93,78 triliun 80.664.3S8.16t.767 5s.887.772.437.813 Dengan demilrian, Belanja Barang TA 2009 inilebih besar Rp24.776.62s.723.gs4 atau 44,33 persen dari Tr\ 2008. 0.2.6. Belan ;r _P e mbirya ra n P,iUgq.U!l:tt Belanja Pembayaran Bunga utang pada TA 2009 sebesar Rpg3.7g1 .932.422.g13 merupakan pembayaran 'rang dilakukan atas kewaiiban penggunaan pokok utang loutstanding principah, baik utang dalam negeri maupun utang luar negeri, yang dihitung berdasarkan posisi pinlaman. Belania Bunga Utang mengalami kenaikan 8p5.429.606.579.693 atau 6,15 persen dari Belanja Bunga Utang IA 2008 sebesar Rp88.3S2.325.843.120. Rincian Belan;a Bunga Utang tersebul terdiri dari Pembayaran Bunga atas Utang Dalam Negeri dan Luar Negeri masing-masing sebesar Rp7s.339.g42.gs9.629 dan Rplg.44l.gg9.b64.lg4 dengan rinciarr sebagai berikut: Pcmbaya,,an Bunga atas lltang Dalan llegcri Belanja P:mbayaran Bunga atas utang Daram Negeri sebesar Rp75.33g.g42.8sg.62g merupakarr pembayaran bunga dan kewajiban lain atas surat Berharga Negara baik berdominasi ruprah maupun valas, serta pembayaran imbalan denda, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 TA2008 Bela nja Pembayaran Bunga 0bligasi Negara DN Belan;a Pembayaran lmbalan SBSN 0N Belanja Pembayaran Drscount 0bligasi Negara DN Belanla Pembayar an loss 0n Bond Bedenption Belanla Pembayaran 0iscount SBSN [)N Belanla Pembayaran Bunga 0bligasi Negara Valas Belanja Pembayaran lmbalan SBSII Valas Belanja Pembayar an Discount 0bligasi Negara Valas Belanja Pembayaran 0enda Jumlrn Pcmbayaran Bunga Utang DN (ileto) 5.609.586.8 33.745 r.056.697.368. 986 693.2 r 3.930.000
909. r 62.449.308 75.33 9.942.858.629
66. r 37.1 45.378.309 55.835.r 19.571.928 1 .242.704.483.099 5.400. I 84.906.000 200.53 1.500.000 20.51 1.309.000 I r .057.884. I 66.03 I 286.65 L303.s85 239.658.250.000 50.656. r 7 7.098.456 9.644.400.000
8. r 90.473.1 66.800 68.887.500.000 Relanja Pemhayaran Bunga atas lltang laar llegeil Belanja Pembayaran Bunga atas Utang Luar Negeri sebesar Rprg.44r.ggg.b64.rg4 merupakarr pembayaran bunga dan kewajiban lain atas pinjaman program dan pinjaman proyek, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 lAuditcdt TA 2008 (/ Belanja Bunga Pinjaman Program Belanja Bunga Pinlaman proyek Jumlah l)embayaran Bunga Utang [N (Neto) 4.01 2.667.51 8.042 14.429.322.046.142 3.629.784.77 1.1 74 r 8.585.395.69 3.637 I 8.441 .989.564.1 84 22.21 5.1 80.464.81 I Catatan alas Laporan l(euangan .l 7g Laporan Keua ngan Pemerintah Pusat Tahrrn 2009 lAuditedj Belanja lain.lain sebesar 8p38,96 triliun 1BH Pajak sebesar Rp39,27 triliun 0BH S0A sebesar Rp36,86 uiliun D.2.3. B--clarr lr. Larrr-lairr Belania Lain'lain pada TA 2009 adalah sebesar Rp38.955.711,251.756, dengan rincian (dalam RP)' Uraian TA2009 lAuditcdt TA 2008 Waditcdl Belanja Rekonstruksi Aceh Kerjasama Tel(nis lnternasional Pengeluaran Iak Tersangka Cadangan Um,rm Pemilu Tahunirn Cadangan Tunlangan Beras PNS/TNl/polri Cadangan Dar a Reboisasi Tunggakan dan Klaim Pihak Ketiga Dana Cadangan Tanggap Darurat (Dana Kontijensi) Belanla [ainny a Jumlah Bchrrja Lain.lain (lllato) r.761.238.677 9.8 r 5.01 6. I 63 {168.474.382) (1 28.292.1 88) r .967.422.53 I .623 1 2.302.535.600 r .853.993.336. I 58 22.950.31 0.040 166.961,798.S26 5.763,1 55.882. 27.228.698.836.370 38.955.711.251.756 3 1 .096.657.038.06 r mengalami kenaikan sebesar 2.r 68.250.071.603 {9.856.000) 548.81 9.540.925 2.560.316.000 305.973.497.740 Dengan de,nikian, Belanja Lain.lain TA 2009 Rp7.859.054 213.695 atau25,27 persen dari TA 200g. q,2.1 q. Uan; Bagr Llesl&iet( Bagi Hasil Pavak merupakan transfer oleh Pemerintah Pusal kepada Pemerintah Daerah berupa penerimaan palak yang merupakan bagian pendapalan Pemerintah 0aerah. Transfer Bagi Hasil Pajak pada T/\ 2009 adalah sebesar Rp3g.26g.126.s7s.4z4,dengan rincian (datam Rp): Uraian TA 200S fiudiled TA 2008 tAudited Bagi Hasil Pajak Penghasilan Bagi Hasrl PBB Bagi Hasrl BPHTB Jumlah Bagi Hasil Pajak (Neto) I 0.21 9.078.886.979 23.073.895.1 00.055 5.976. r 52.588.390 9.988.288.799.1 68 22.251.771.746.068 5.638.895.057.6 1 l 3S.269.126.575.424 37.878.955.602.847 Dengan demi<ian, Bagi Hasil pajak TA 200g lebih besar Rp1.390.170.972.s77 arau 3,67 persen dari Tr\ 2008. !.zI-,-Qett, Baqi Hasil Sumlrer Daya Alarn Uraian TA 2009 Auditcdl TA 2008 Uaditolt Bagi Hasil Sumber Daya Alam (SDA) merupakan transfer oleh Pemerintah pusat kepada Pemerintah Daerah berupa penerimaan sumber daya alam yang merupakan bagian pendapatan Pemerintah Daerah' Transfer Bagi Hasil Sumber Daya Alam dalam TA 200g adalah sebesar Rp36.860.821.003.513 dengan rincian sebagai berikur (datam Rp): Bagi Hasil Minyak Bumi Bagi Hasil Gas Alam Bagi Hasil Pertambangan Umum Bagi Hasil Pertambangan panas Bumi Bagi Hasil Kehutanan Bagi Hasil Perikanan Bagi Hasil lukai Tembakau Jumhh Errgi llrsil SDA (lllcto) r4.61 3.344.635.284 1 L515.305.364.716
7. r 97.559.262.497 I .093.1 68.337.439 I .307.096.277.783 69.277.945.794 r.q65.069.1 80.000 r 8.9r 6.323.740.451 r 4. 1 78. I 99.225.782 6.r91.652.830.572 0 r .389.443.1 04.456 64.000.000.000 0 38.860.82 t.003.5 t 3 40.7 39.61 8.901 .26r Catatan atas Laporan Keuangan .190. taporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahrrn 200g lAuditedl Belanja Peryalanan Belanja Barang BIU Jumlah Belanja Barang ([tlcro) 15.156.091.21 1.519 5.r 83.760.897.789 I r.109.638.927.693 2.534.399.610.1 00 80.664.398.t 6t.767 55.887.772.437.81 3 Belanja Penbayaran Bunga Utang sebesar 8p93,70 triliun Dengan demil:ian, Belanja Barang TA 2009 inilebih besar 8p24.775.62s.723.gs4 atau 44,33 persen dari Tr\ 2008. 0.2.6. Belan ;r P.e. mbaya ra n Plqtgq_ _U lUn Belanja Pembayaran Bunga utang pada TA 2009 sebesar Rpg3.7gl.g32.4zz.g13 merupakan pembayaran 'rang dilakukan atas kewaliban penggunaan pokok utang loutstanding principall, baik utang dalam negeri maupun utang luar negeri, yang dihitung berdasarkan posisi pinlaman. Belanla BungirUtang mengalamikenaikan Rp5.429.606.579.693 atau 6,'15 persen dariBelanja Bunga Utang IA 2008 sebesar Rp88.352.325.843..l 20. Rincian Belanla Bunga Utang tersebut terdiri dari Pembayaran Bunga atas Urang Dalam Negeri dan Luar Negeri masing-masing sebesar Rp75.33g.942.9s9.629 dan Bptg.44i.gg9.564.lg4 dengan rinciarr sebagai berikut: Pemhaya,,an Bunga atas lltang Dalan llegeri Belanla P:mbayaran Bunga atas Utang Daram Negeri sebesar 8p7b.33g.g42.g5g.62g merupakarr pembayaran bunga dan kewajiban lain atas surat Berharga Negara baik berdominasi rupiah maupun valas, serla pembayaran imbalan denda, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 lAaditcd TA 2008 lAuditcd Belanja Pembayaran Bunga ()bligasi Negara DN Belanja Pembayaran lmbalan SBSN 0N Belanla Pembayaran Discount Obligast Negara DN Belanja Pembayar an loss 0n Bond Bedenption Belanle Pembayaran 0iscount SBSN DN Belanla Pembayaran Bunga 0bligasi Negara Valas Belanla Pembayaran lmbalan SBSN Valas Belanja Pembayar an liscount Obligasi Negara Valas Belanja Pembayaran 0enda Jumlan Pcmbayaran Bunga Utang DN (ltJcto) 75.339.942.858,629 66,r37.t45.378.309 55.835.1 1 9.57 1.928 1 .242.704.483.099 5.400. I 84.906.000 200.53 1.500.000 20.51 1.309.000 r 1.057.884.166.031 286.65 r .303.58s 239.658.250.000 r .056.697.368.986 50.656. I 77.098.456 9.644.400.000
8. r 90.473.1 66.800 68.887.500.000 5.609.586.833.745 693.2r 3.930.000 909.162.449.308 Rclanja Pembayaran Bunga atas lltang laar llegeri Belanja Pembayaran Bunga alas utang Luar Negeri sebesar Rp1g.44l.ggg.s64.lg4 merupakarr pembayaran bunga dan kewaliban lain atas pinjaman program dan piniaman proyek, dengan rincian sebagai berikut (dalam Rpl: Uraian TA 2009 Auditcdt TA 2008 Belanja Bunga Pinlaman program 4.01 2.667.518.042 Belanja Bunga Pinjaman Proyek Jumlah l)embayaran Bunga Utang [N (Neto) 14.429.3 142 3.629.784.77 1.1 74 l 8.585.395.693.637 r 8.441.989.564.184 22.215.180.464.81 I Catatan atas Laporan l(euangan .17g Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2009 lAuditedl Eelanja lain-lain sebesar Rp38,96 triliun 0BH Pajak sebesar 8p39,27 fiiliun DBH S0A sebesar frp36,86 triliun D.2-.3. Eclarr :r Lar_n-llain Belania Lain.lain pada TA 2009 adalah sebssar Rp38.955.711.251.756, dengan rincian (dalam RP), Uraian TA 2009 Auditcd TA 2008 lAaditcdl Belanla Rekon struksi Aceh Kerjasama Teknis lnternasional Pengeluaran Iak Tersangka Cadangan Um rm Pemilu Tahunirn Cadangan Tunlangan Beras PNS/TNl/Polri Cadangan Dar a Reboisasi Tunggakan dan Klalm Pihak Ketiga 0ana Cadangan Tanggap Darurat (Dana Kontijensi) Belanja Lainnl a Jumlah Behrrlr tain.lrin (tlletol r.761.238.677 9.8 1 5.0 r 6.1 63 {1 68.474.382) fi 28.292. r 88) I .967.422.531 .623 r 2.302.535.600 1.853.993.336.1 58 22.960.3 r 0.040 r 66.96 r .798.926 3s.763.1 55.882.562 27.228.698.835.370 0engan de nikian, Belanla Lain.lain TA 2009 Rp7.859.054 213.695 atau25,27 person dari TA 2008. mengalami kenaikan sebesar q_,?. 1 tl. Dani Baqr LleStl Paie.! Bagi Hasil Palak merupakan transfer oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah berupa penerimaan pajak yang merupakan bagian pendapatan Pemerintah 0aerah. Transfer Bagi Hasil Pajak pada Tr\ 2009 adalah sebesar Rp3g.289.126 .s7s.424, dengan rincian {dalam Rp): Uraian TA 200S tAuditcd TA 2008 lAuditedt 2.r68.250.071.603 (9.8s6.000) 548.8 r 9.540.925 2.560.3r 6.000 305.973.497,740 Bagi Hasil Palak Penghasilan Bagi Hasil PBB Bagi Hasrl BPHTB Jumlah Bagi Hasil Paiak (l[eto) 10.2 r 9.078.886.979 23.073.895.1 00.055 5.S76.1 52.588.390 9.988,288.799. I 68 22.251 .77 1 .7 46.068 5.638.895.057.6 I 1 39.2 69.1 2 6.57 5.424 37.8 7 8.9 5 5.602.847 Oengan demi<ian, Bagi Hasil Pajak TA 200g rebih besar Bpl.3g0.17o.g7z.s77 arau 3,67 persen dari Tr\ 2008. o.2J-l,Qel , Baqi Hasil Sum ber Daya Alatn Bagi Hasil Sumber Daya Alam (SDA) merupakan transfer oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah berupa penerimaan sumber daya aram yang merupakan bagian pendapatan Pemerintah Daerah. Transfer Bagi Hasil Sumber Daya Alam dalam TA 200g adalah sebesar Rp36.860.82 I .003.5 1 3 dengan rincian sebagai berikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 lAuditadl IA 2008 lAuditod Bagi Hasil Minyak Bumi Eagi Hasil Gas Alam Bagi Hasil Pertambangan Umum Bagi Hasil Pertambangan Panas Bumi Bagi Hasil Kehutanan Bagi Hasil Perikanan Bagi Hasil lukai Tembakau Jumhh Brrgi Hrril SDA (ltlcrol r4.6r 3.344.635.284 r r,5r 5.305.364.i16
7. I 97.559.262.497 I .093.168.337.439 r .307.096.277.783 69.277.945.794 1 .065.069.1 80.000 1 8.91 6.323.740,451 r 4. r 78.1 99.225.782 6.r91.652.830.572 0 1 .389.443.104.456 54.000.000.000 0 36.860.82 t.003.513 40.7 39.61 8.901 .261 Catalan atas Laporan l(euangan .180 38.955.711.251.750 31.096.657.038.06t Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2009 lAudftedl 0AU sebesar Rpl86,4l tnliun 7AK sebesar Bp24,7l triliun 7ana 0tonomi Khusus sebesar Rp9,53 trihun 0ana Penyesuaian sehesar Rpl l,8l tnlrun Penurunan kas darr Aktivitas lnvestasi Asel Nonkeuangan sebesar 8p75,74 triliun Dengan demikran, DBH sDA TA 2009 lebih kecil Rp3.878.797.897.748 atau 9,52 persen dan TA 2OOB. 0.2 1?. Dart, Alokas_i Untum Dana Alokasr Umum merupakan transfer oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerinlah Daerah yang digunallan untuk membiayai kebutuhan propinsi dan kabupatenlk0ta dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. Transfer Dana Alokasi Umum pada TA 2009 sebesar Rp186.414.100.000.000, iumlah tersebut lebih besar Rp6.906.955.129.000 arau 3,85 persen dari TA 2008 sebesar Rp179.507.144.871.000. 0.2.1 3. Dan; Alokar;r t(hrrsus
Dana Alokasr Khusus adalah alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara kepda propinsi/kabupaten/kota teilentu dengan lujuan untuk mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan Pemerintah Daerah dan sesuar dengan prioritas nasional. Transfer Dana Alokasi KhusLs pada TA 2009 sebesar Rp24.707.415.400.000, jumlah lersebut lebih besar Rp3,920.068 700.000 atau 18,86 persen dari TA 2008 sebesar Rp20.787.346.700.000. 0.2. 1 4. D a ni 0to norn r l( h us us
Dana Otononi Khusus adalah dana yang dialokasikan untuk membiayai pelaksanaan otonomi khusus suatu daerah. Penggunaan Dana 0tonomi Khusus ditetapkan dalam Undang.Undang Nomor l8 Tahun 2001 lentang 0tonomi Khusus Bagi Provinsi Daerah lstimewa Aceh Sebagar Provinsi Nanr]groe Aceh Darussalam dan Undang.Undang Nomor 2l Tahun 2001 tentang 0tonomi Khurrus Bagi Provinsi Papua. Transfer Dana Otonomi Khusus pada TA 2009 sebesar Rp9.526.564 000,000, jumlah tersebut tebih besar Rp2.0r6.278.206.000 atau 26,g5 persen dari TA 2008 sebesar Rp7.510.285.794.000. 0.2,15. Dan; lgryqslu,u
Dana Penyestraian adalah dana yang dialokasikan untuk membantu daerah dalam melaksanakan kebijakan Pererintan Pusat. Transfer Dana Penyesuaian pada TA 2009 adalah sebesar Rp11.807.205.004,000, lebih besar 8p5.598.669.049.348 atau g0,tg persen dari TA 2008 sebesar Rp6.1108.535.954.655. ARUS KAS T ABI AKTIVITAS INVESTASI ASET N()N KEUANGAN Arus Kas dari Aktivitas lnvestasi Aset Non Keuangan menjelaskan penerimaan dan pengeluaran kas bruto dalam rangka perolehan dan pelepasan sumber daya ekonomi yang be11uluan untuk meningkatkar dan mendukung pelayanan pemerinlah kepada masyarakat di masa yang akan datang. Aktivitas lnvestasi Aset Non Keuangan Pada TA 2009 menunjukkan arus kas keluar neto sebesar 1p75.742.929.743.141dengan rincian sebagaiberikut (dalam Rp): Uraian TA 2009 Uaditedl TA 2008 (Auditcdt Arus Masuk Dikurangi Arus Keluar Arus Kas Bersih I 09.437.667.665 75.852.367.41L406 88.856.436.436 72.768.839.635.1 96 175.742.925.7 43.7411 (7 2.679.983.1 98.7 60) Catatan atas Laporan Keuangan .l8l