PASAL I
Mengubah ketentuan Pasal 1 Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2000 tentang Perlakuan
Perpajakan di Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3949), sehingga keseluruhan Pasal 1 berbunyi
sebagai berikut :
"Pasal 1
Kepada Pengusaha yang melakukan kegiatan usaha di dalam Kawasan Pengembangan Ekonomi
Terpadu, untuk selanjutnya disebut KAPET, diberikan perlakuan di bidang Pajak Penghasilan sebagai
berikut :
a.
Pengurangan penghasilan neto sebesar 30% (tiga puluh persen) dari jumlah penanaman modal
yang dilakukan;
b.
Pilihan untuk menerapkan penyusutan dan atau amortisasi yang dipercepat, sebagai berikut :
..
|
| Masa
| Tarif Penyusutan dan|
|
| Manfaat
| Amortisasi Berdasarka|
| Kelompok Harta
| Menjadi
|
Metode
|
|
|
|
|
| Garis
| Saldo |
|
| Lurus
| Menurun|
.
| I. Bukan Bangunan
|
atau Harta Tak
|
Berwujud
|
Kelompok I
| 2 th
|
50%
| 100% |
|
Kelompok II
| 4 th
|
25%
|
50% |
|
Kelompok III
| 8 th
|
12,5% |
25% |
|
Kelompok IV
| 10 th
|
10%
|
20% |
..
|II. Bangunan
|
Permanen
| 10 th
|
10%
|
-
|
|
Tidak Permanen
| 5 th
|
20%
|
-
|
..
c. Kompensasi …
c.
Kompensasi kerugian fiskal, mulai tahun pajak berikutnya berturut-turut sampai paling lama 10
(sepuluh) tahun;
d.
Pengenaan Pajak Penghasilan atas Dividen yang dibayarkan kepada Subyek Pajak Luar negeri
sebesar 10% (sepuluh persen), atau tarif yang lebih rendah menurut Persetujuan Penghindaran
Pajak Berganda yang berlaku.”
Perpajakan di Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3949), sehingga keseluruhan Pasal 1 berbunyi
sebagai berikut :
"Pasal 1
Kepada Pengusaha yang melakukan kegiatan usaha di dalam Kawasan Pengembangan Ekonomi
Terpadu, untuk selanjutnya disebut KAPET, diberikan perlakuan di bidang Pajak Penghasilan sebagai
berikut :
a.
Pengurangan penghasilan neto sebesar 30% (tiga puluh persen) dari jumlah penanaman modal
yang dilakukan;
b.
Pilihan untuk menerapkan penyusutan dan atau amortisasi yang dipercepat, sebagai berikut :
..
|
| Masa
| Tarif Penyusutan dan|
|
| Manfaat
| Amortisasi Berdasarka|
| Kelompok Harta
| Menjadi
|
Metode
|
|
|
|
|
| Garis
| Saldo |
|
| Lurus
| Menurun|
.
| I. Bukan Bangunan
|
atau Harta Tak
|
Berwujud
|
Kelompok I
| 2 th
|
50%
| 100% |
|
Kelompok II
| 4 th
|
25%
|
50% |
|
Kelompok III
| 8 th
|
12,5% |
25% |
|
Kelompok IV
| 10 th
|
10%
|
20% |
..
|II. Bangunan
|
Permanen
| 10 th
|
10%
|
-
|
|
Tidak Permanen
| 5 th
|
20%
|
-
|
..
c. Kompensasi …
c.
Kompensasi kerugian fiskal, mulai tahun pajak berikutnya berturut-turut sampai paling lama 10
(sepuluh) tahun;
d.
Pengenaan Pajak Penghasilan atas Dividen yang dibayarkan kepada Subyek Pajak Luar negeri
sebesar 10% (sepuluh persen), atau tarif yang lebih rendah menurut Persetujuan Penghindaran
Pajak Berganda yang berlaku.”