PP NOMOR 8 TAHUN 2014

PENAMBAHAN PENYERTAAN MODAL NEGARA REPUBLIK INDONESIA KE DALAM MODAL SAHAM PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT ANGKASA PURA I

Status: NOT_FULLY_VERIFIED
Diundangkan: 2014-01-01
Total Pasal: 3 naskah terverifikasi
URN: urn:lex:id:gov:pemerintah_pusat:pp:2014:8
Buka di Peramban Interaktif LexWondera → Bagikan ke WhatsApp

Batang Tubuh & Naskah Pasal Terverifikasi

PASAL 1

- 3 -

PASAL 2

(1) Nilai penambahan penyertaan modal Negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 sebesar Rp2. 117,86 (dua triliun sembilan ratus dua puluh enam miliar seratus enam puluh enam juta lima puluh sembilan ribu seratus tujuh belas rupiah koma delapan puluh enam sen).

(2) Penambahan penyertaan modal Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berasal dari pengalihan Barang Milik Negara pada Kementerian Perhubungan yang pengadaannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 1991/1992, 1992/1993, 1994/1995, 1997/1998, 1998/1999, 2000, 2002, 2004, 2005, 2006, 2007, 2008, 2009, 2010 dan 2011, dengan perincian sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Pemerintah ini.

PASAL 3

Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar . . . Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Pemerintah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 12 Februari 2014 , ttd DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO Diundangkan di Jakarta pada tanggal 12 Februari 2014 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA, ttd AMIR SYAMSUDIN LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2014 NOMOR 30 DAFTAR RINCIAN DAN NILAI PENAMBAHAN PENYERTAAN MODAL NEGARA REPUBLIK INDONESIA KE DALAM MODAL SAHAM PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT ANGKASA PURA I NO. URAIAN APBN TAHUN ANGGARAN NILAI 1 Tanah seluas 313.922 m2, hasil proyek fasilitas Bandar Udara Sam Ratulangi Manado di Manado. 1991/1992 dan 1992/1993 Rp33.012.164.000,00 2 Landasan pacu, taxiway, apron, lapangan, jalan, pagar, gedung terminal, bangunan gudang, bangunan kantor, alat-alat perhubungan udara, alat-alat kantor, instalasi listrik, instalasi air, instalasi air condition, instalasi telepon, public information system, peralatan mekanik, detector, Flight Data Processing System (FDPS), aktiva tetap lainnya, dan penghubung jalan masuk tol, hasil kegiatan satuan kerja pengembangan Bandar Udara Juanda Surabaya di Surabaya. 1994/1995, 1997/1998, 1998/1999, 2000, 2002, dan 2007 Rp1. 386,65 LAMPIRAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2014 TENTANG PENAMBAHAN PENYERTAAN MODAL NEGARA REPUBLIK INDONESIA KE DALAM MODAL SAHAM PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT ANGKASA PURA I

3. Landasan . . . 3 Landasan pacu, rumah pompa, Visual Approach Slope Indicator (VASI), Precision Approach Path Indicator (PAPI), dan Runway End Identifier Lights (REIL), hasil kegiatan satuan kerja pengembangan Bandar Udara Achmad Yani Semarang di Semarang. 2004, 2005, dan 2006 Rp49.518.071.000,00 4 Airport Security Equipment (X- Ray) pada Bandar Udara Ngurah Rai Denpasar di Denpasar, Bandar Udara Hasanuddin Makassar di Makassar, Bandara Sepinggan Balikpapan di Balikpapan, Bandar Udara Sam Ratulangi Manado di Manado, dan Bandar Udara Adisutjipto di Yogyakarta. 2005 Rp12.476.800.981,08 5 Landasan pacu, hasil kegiatan satuan kerja pengembangan Bandar Udara Adisutjipto Yogyakarta di Yogyakarta. 2005 dan 2006 Rp7.167.072.008,00 6 Landasan pacu, taxiway, saluran (drainase) air, pagar, bangunan lapangan lainnya, electrical cable duct, dan manhole, hasil kegiatan satuan kerja Bandar Udara Hasanuddin Makassar Tahap I di Makassar. 2007 Rp106.779.838.000,00 7 Landasan pacu, rumah pompa, Visual Approach Slope Indicator (VASI), Precision Approach Path Indicator (PAPI) dan Runway End Identifier Lights (REIL), saluran (drainase), pagar keliling BRC, approach light, dan instalasi listrik, hasil kegiatan satuan kerja pengembangan Bandar Udara Achmad Yani Semarang di Semarang. 2007 Rp47.285.234.430,00

8. Apron . . . 8 Apron, lampu taxiway (taxiway light), lampu apron (apron light), Closed-Circuit Television (CCTV), flight progress display, dan instalasi listrik, hasil kegiatan satuan kerja pengembangan Bandar Udara Sam Ratulangi Manado di Manado. 2008 dan 2009 Rp43.298.067.918,00 9 Apron, taxiway, Aeronautical Lighting System (AFL), Precision Approach Path Indicator (PAPI), dan Closed-Circuit Television (CCTV), hasil kegiatan satuan kerja pengembangan Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar Tahap II di Makassar. 2007, 2008, dan 2009 Rp509.419.426.500,00 10 Box culvert dan urugan prasarana sisi udara, hasil kegiatan satuan kerja pengembangan Bandar Udara Adisutjipto Yogyakarta di Yogyakarta. 2009 Rp42.058.856.771,33 11 Apron dan taxiway terminal VIP Tahap II, saluran (drainase) terbuka, jembatan, electrical cable conduct, rambu udara, lampu apron (apron light), dan taxiway edge light, hasil kegiatan satuan kerja pengembangan Bandar Udara Juanda Surabaya di Surabaya. 2009 dan 2010 Rp69.613.661.134,90 12 Taxiway, paved shoulder, saluran (drainase), dinding penahan tanah, alat bantu navigasi dan marka, hasil kegiatan satuan kerja pengembangan Bandar Udara Adisutjipto Yogyakarta di Yogyakarta. 2010 dan 2011 Rp36.992.706.854,00

13. Jalan . . . 13 Jalan ke middle marker, saluran (drainase), lampu taxiway (taxiway light), lampu runway (runway light), power quality, dan jembatan, hasil kegiatan satuan kerja Bandar Udara Ahmad Yani Semarang di Semarang. 2010 dan 2011 Rp25.097.058.700,10 14 Apron, taxiway, shoulder apron dan taxiway, jalan Ground Support Equipment (GSE), marka/rambu udara, saluran (drainase), lampu apron (apron light), dan lampu taxiway (taxiway light), hasil kegiatan satuan kerja Bandar Udara Juanda Surabaya di Surabaya. 2011 Rp61.723.276.433,80 JUMLAH Rp2. 117,86 , ttd DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO