PERPRES NOMOR 32 TAHUN 2017

PENGESAHAN PERSETUJUAN ANTARA PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA DAN PEMERINTAH KERAJAAN YORDANIA HASYIMIAH MENGENAI PEMBEBASAN VISA BAGI PEMEGANG PASPOR DIPLOMATIK DAN DINAS (AGREEMENT BETWEEN THE GOVERNMENT OF THE REPUBLIC OF INDONESIA AND THE GOVERNMENT OF THE HASHEMITE KINGDOM OF JORDAN ON VISA EXEMPTION FOR HOLDERS OF DIPLOMATIC AND SERVICE PASSPORTS)

Status: BERLAKU (IN FORCE)
Diundangkan: 2017-03-22
Total Pasal: 10 naskah terverifikasi
URN: urn:lex:id:gov:presiden:perpres:2017:32
Buka di Peramban Interaktif LexWondera → Bagikan ke WhatsApp

Batang Tubuh & Naskah Pasal Terverifikasi

PASAL 1 1h

| PEMBEBASAN VISA N |

1. Warga negara Republik Indonesia, pemegang paspor diplomatik dan | | paspor dinas yang sah, wajib tidak dipersyaratkan untuk memperoleh visa | | untuk masuk, transit dan tinggal di wilayah Kerajaan Yordania Hasyimiah | 3 untuk suatu jangka waktu yang tidak melebihi 30 (tiga puluh) hari terhitung Ih 5 | sejak tanggal masuk. | 1 | | YAA” TA" TEFYAT TA" TA" TA" TA TA" TA" TA" TA TA" TA" TA" SE) 1 1 Kh | | |

2. Warga negara Kerajaan Yordania Hasyimiah pemegang paspor diplomatik, | | paspor dinas atau paspor khusus yang sah, wajib tidak dipersyaratkan K KI untuk memperoleh visa untuk masuk, transit dan tinggal di wilayah | | Republik Indonesia untuk suatu jangka waktu yang tidak melebihi 30 (tiga | ! puluh) hari terhitung sejak tanggal masuk. | |

3. Warga negara dari salah satu Pihak memegang paspor diplomatik dan | dinas, yang berkeinginan untuk masuk ke wilayah Pihak lain dan tinggal di 9 | wilayah tersebut untuk jangka waktu melebihi 30 (tiga puluh) hari atau | 9 untuk tujuan pekerjaan, menguntungkan atau sebaliknya, studi atau | RI kegiatan berbayar lainnya harus mendapatkan visa masuk atau ijin yang (f | tepat sesuai dengan hukum dan peraturan perundang-undangan negara | | penerima sebelum kedatangan mereka ke wilayah Pihak lainnya. | | B | |

PASAL 2

| | | MASA BERLAKU PASPOR | | Masa berlaku paspor dari warga negara salah satu Pihak wajib sekurang- K j kurangnya 6 (enam) bulan sebelum memasuki wilayah Pihak lain. K |

PASAL 3

| | VISA BAGI ANGGOTA MISI DIPLOMATIK ATAU KONSULER k Y Warga negara salah satu Pihak, pemegang paspor diplomatik dan dinas yang | 1 sah dan ditugaskan sebagai anggota sebagai anggota misi diplomatik atau | Ul konsuler di wilayah Pihak lain, termasuk anggota keluarganya (istilah |. | 1 “anggota keluarga” merujuk pada suami atau istri dan anak-anak mereka | IP yang berusia kurang dari 25 tahun) wajib dipersyaratkan untuk memperoleh k y visa masuk yang sesuai dari Kedutaan Pihak lainnya sebelum masuk. | | k | | S| j | | Al PA TA TAS TAS TAS CAT TMT TATO TA TA TA TA TA TA TA TA" TA 1g |

PASAL 4

$ | KETENTUAN MASUK DAN KELUAR ! | Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas yang sah dari salah satu Pihak | ) sebagaimana dimaksud dalam Persetujuan ini dapat memasuki dan | | meninggalkan wilayah Pihak lainnya, di setiap titik lintas batas yang diizinkan £ ) untuk tujuan tersebut oleh pejabat imigrasi yang kompeten, tanpa PI pembatasan apapun, kecuali di tempat - tempat yang ditentukan bagi syarat - | syarat keamanan, migrasi, bea cukai, kesehatan dan lainnya yang dapat H | diterapkan kepada pemegang paspor yang berlaku tersebut. | | | |

PASAL 5

| 1 HAK PIHAK YANG BERWENANG | |

1. Persetujuan ini tidak membebaskan warga negara dari salah satu Pihak | | dari kewajiban untuk menghormati hukum dan peraturan perundang- | undangan Pihak lainnya saat memasuki wilayah negara Pihak tersebut, S Ig | termasuk namun tidak terbatas pada hukum dan perundang-undangan K y mengenai masuk, tinggal dan keluarnya orang asing. | WI 2 Persetujuan ini tidak akan mempengaruhi hukum davatau perundang- | 1 undangan yang berlaku di kedua negara berkaitan dengan keamanan | 1 internal dan masuk, tinggal atau pergerakan orang asing. ! | .. p |

3. Para Pihak berhak untuk menolak memberikan izin masuk atau | A memperpendek masa tinggal setiap orang berdasarkan Pasal 1 dan 3 dari Ii | Persetujuan diwilayahnya. Apabila orang tersebut dianggap tidak N | dikehendaki atau dianggap berbahaya bagi kedamaian masyarakat, 1 1 ketertiban umum atau keamanan nasional. | ,| |( -- —— Tm ————— Me en ae Uang aa Teng nge mg om og ag om Tema oma ma UG) | | U | | &|

PASAL 6

| | PENANGGUHAN dl | ( .|-

4. Setiap Pihak dapat menangguhkan sementara waktu Persetujuan ini baik 3 1 seluruhnya maupun sebagian, dengan alasan keamanan nasional, | | ketertiban umum atau kesehatan masyarakat. Pemberlakuan dan 1 pengakhiran dari tindakan ini harus segera diberitahukan kepada Pihak | M4 lainnya melalui saluran diplomatik terlebih dahulu. ! 9

2. Penangguhan Persetujuan ini, baik secara keseluruhan atau sebagian, | 4 wajib tidak mempengaruhi warga dari salah satu Pihak pemegang paspor | | ! diplomatik dan dinas yang telah diberikan ijin masuk ke dalam dan sudah | | ada di wilayah Pihak lain berdasarkan Pasal 1 dan 3 dari Persetujuan ini 1 j pada saat penangguhan. K 4 IS Ii

PASAL 7

| | | CONTOH DAN PENERBITAN PASPOR ATAU DOKUMEN PERJALANAN , h

1. Para Pihak wajib saling bertukar, melalui saluran diplomatik, dalam jangka e waktu 30 (tiga puluh) hari setelah penandatanganan Persetujuan ini, | | contoh-contoh paspor diplomatik dan dinas yang sah dari masing-masing | f Pihak | 1 L | |

2. Dalam hal pengenalan paspor diplomatik, paspor dinas atau paspor | | khusus baru serta modifikasi terhadap yang telah ada, pejabat berwenang | | Para Pihak wajib saling memberitahukan secara tertulis, melalui saluran | | diplomatik, mengenai setiap perubahan dan mengirimkan contoh- | | contohnya tidak lebih dari 30 (tiga puluh) hari sebelum pengenalan | 1 resminya. K | 1 | | | | Tw, 6 | | ( Le

3. Dalam hal warga negara dari salah satu Pihak kehilangan paspor "3 | diplomatik, dan dinas yang sah di wilayah Pihak lain, warga negara | f tersebut wajib memberitahukan kepada pejabat yang berwenang di negara | | penerima melalui misi diplomatik atau konsuler kebangsaan mereka, misi Ih | | diplomatik atau konsuler yang bersangkutan wajib menerbitkan kepada $ | orang yang dimaksud, sesuai dengan peraturan yang berlaku di | 1 negaranya, dokumen untuk kembali ke negaranya. | y

PASAL 8

| 8 PENYELESAIAN SENGKETA ki BI Setiap sengketa antara Para Pihak mengenai penafsiran atau penerapan dari || 8 Persetujuan ini wajib diselesaikan secara damai melalui konsultasi atau 8 | negosiasi antara para Pihak. N 9 |,

PASAL 9

| | PERUBAHAN | MI Persetujuan ini dapat diubah atau direvisi setiap waktu melalui kesepakatan 8 bersama secara tertulis oleh kedua Pihak. Perubahan atau revisi dimaksud Vi N wajib mulai berlaku sesuai dengan ketentuan pada ayat 1 dari pasal 10 I y Persetujuan ini dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Ki $ Persetujuan ini. ' 4

PASAL 10 1h

Bi MULAI BERLAKU, JANGKA WAKTU DAN PENGAKHIRAN , | | WI

4. Persetujuan ini wajib mulai berlaku 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal 1 RI penerimaan pemberitahuan terakhir secara tertulis dimana Para Pihak g || saling memberitahukan, melalui saluran diplomatik, bahwa semua | | persyaratan untuk mulai berlakunya Persetujuan ini, sebagaimana | Kl tercantum dalam masing-masing perundang-undangan nasionalnya telah g | dipenuhi. HI 1| gL ea PAT TA TA CAT TA TA TA KA RA Aa AA | 9 1 Ji

2. Persetujuan ini wajib berlaku untuk jangka waktu yang tidak ditentukan, $ ih | kecuali salah satu Pihak memutuskan untuk mengakhiri Persetujuan ini | || dengan pemberitahuan secara tertulis kepada Pihak lainnya, melalui | 5 saluran diplomatik, setidak-tidaknya 90 (sembilan puluh) hari sebelum Ig | tanggal pengakhiran yang diinginkan. K | | 9 ' SEBAGAI BUKTI yang bertanda tangan di bawah ini, telah diberi kuasa oleh | "| Pemerintahnya masing-masing, telah menandatangani Persetujuan ini. $ f DIBUAT di Amman pada tanggal tiga belas bulan Maret tahun dua ribu enam | "II belas, dalam dua rangkap asli, masing-masing dalam Bahasa Indonesia, Arab B | dan Inggris, semua naskah memiliki kekuatan hukum yang sama. Dalam hal | INI terjadi perbedaan penafsiran, naskah Bahasa Inggris wajib berlaku. | | | 1 | $ NI UNTUK UNTUK | PEMERINTAH PEMERINTAH | 1 REPUI INDONESIA KERAJAAN YORDANIA HASYII 9 Ih | | | | | 1 IN | | | ETNO/L. P. MARS NASSER JUDEH | Kl M RI LUAR NEG DEPU 'ERDANA MENTERI DAN Ip | IENTERFEUAR NEGERI DAN | 5 EKSPATRIAT 1 | | || 1| 5l F 1Kk 9 | 9 | I| y| BJ 8 IM Ig 9 | NN YEL ALA AUIAOAAAA. AWALAN AAA ALAN AsSEE (ha ag Tag Tag Tap Tap ap aa as Maasas aa aa $ Kao | 9 ta i $ SA | Bl REPUBLIK INDONESIA N Ip 1 | Aas Ig || kau yail Ayaypran Zagta LI H Tg || 4 | N Hail Ani) Alan! Laga | 3 Hasil! Callgng Kukagla! callgnt) Alai Gydlill Cilallata ya pls) ki MI Ad, € Kail! Tita)! Kilat! Laga Clyunsiyail Kayygan La. Hj | Kl lg | Folk ang ai Laga 1 | h| W i . | | Sem oya Tila SDS JukeYI Ujang p3RI ki BI id! Cab Alam Ups Jia JA Uya Till! CLS Tagis d Hat) | BI ad! Ata, batasi Kayen 0 Dalil Hall Oioay Galagkt KI Sayati jl Ih | HI | | Sesal! DS aa Babad! Kebal Al) A33, || | K | Ia bude GNI sia | LI) Di JI | | | |inBanadaTT Tor ri 88 |

(1) saudi 8 g Bos ja siy) | 8 Walah jual Sial oellal benbaal Aan sila ca 1 Modena patle Ule Uya! Callata oa Jana Anu kasat hay IN | (BO) jas YA Am AN ala sai aya |N | Da SB RAI Ta ya Laga ADE $ kasat ia Ca lala Ayda Rao) Ala piala gag «2 IM Ino pat ie Om Laka 00 pia Raha Karat alay Ian ab (0) ats Yati Tune padi AU jaka 8 an Sui daa tato aa AA Obat Gala dala Gia Ge glue cma 3 OI ay AI abal ab Jok3 Laty Jaaiall Rp Kasal alas IN BI an JI ata Ka Ha Gaya ln (00) sesat 1 Tamat Il pia Bad le Jual ya! engan Cilok JAN! | MA Aa LA Ola AN Ly lia na 1 MAS Gal | 88 8

(2) sat V | G1 uilelyad Kanal! jigay abaya! Ja! Kala San JS Y ol Gang 9 | LAIN Hn gal dl JR ane Ji sel Tata Ye Ui Ya y 3 |M |h ip 1 Pa